4 Mitos Seputar Seks, Apa Hubungan Alat Vital dengan Hidung?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan dengan masalah seks. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan dengan masalah seks. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak kepercayaan yang beredar di masyarakat tentang seksualitas pada pria. Sayangnya, tidak semuanya terbukti benar. Sebaliknya, banyak dari pernyataan yang justru hanyalah sebuah mitos belaka.

    Baca juga: Awas Disfungsi Ereksi, Kenali 6 Tanda Awal yang Kerap Diabaikan

    Dilansir dari Daily Mail dan Medical News Today, ini empat mitos yang sering Anda dengar. 

    1. Alat vital dapat diukur dengan kaki, tangan, atau hidung

    Tidak sedikit orang yang mempercayai bahwa meneropong besar-kecilnya ukuran alat vital pria dapat dilakukan melalui kaki, tangan, atau hidung. Sayangnya keyakinan itu tidak terbukti. Sebuah studi di Kanada dapat membuktikannya. Penelitian kepada 70 pria menunjukkan hubungan yang lemah antara panjang penis dengan ukuran sepatu. Selain itu, tak ada pula korelasi antara panjang penis dan tinggi seseorang atau ukuran hidung.

    2. Pria berpikir tentang seks setiap saat

    Pria memang selalu diidentikkan dengan aktivitas dan pemikiran yang merujuk pada seksualitas. Sayangnya, jika Anda berpikir bahwa pria melakukannya setiap saat, hal tersebut tidaklah benar adanya. Walaupun data penelitian di Amerika Serikat menandakan bahwa pria memikirkan seks lebih sering daripada wanita, namun hanya sebanyak 40 persen dari 100 pria yang memikirkannya beberapa kali dalam sebulan atau beberapa kali dalam seminggu. Sisanya, yakni 60 persennya hanya berpikir tentang seks kurang dari sekali dalam sebulan.

    3. Tiram adalah obat kuat yang mujarab

    Tidak sedikit orang yang percaya bahwa tiram dapat meningkatkan gairah seksual. Sayangnya, belum pernah ada penelitian yang bisa menunjukkan kebenarannya. Meski demikian, kandungan nutrisi pada tiram memang menguntungkan bagi kesehatan.Makanan ini mengandung banyak air, karbohidrat, dan mineral. Tiram juga mengandung banyak zinc, yang diperlukan untuk kesehatan sperma.

    4. Cokelat tidak baik untuk kejantanan

    Siapa bilang mengonsumsi cokelat dapat berpengaruh pada kualitas kejantanan Anda? Sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan segudang manfaat dari cokelat. Rupanya, senyawa flavonoid pada cokelat dapat meningkatkan nitric oxide dalam aliran tubuh. Sehingga, ia dapat membantu melebarkan pembuluh darah, dimana ini dibutuhkan bagi para pria saat ereksi.

    Baca juga: Bukan Ukuran Penis, Ini yang Menentukan Kepuasan Bercinta

    Selain itu, cokelat juga merangsang pelepasan kecil phenylethylamine dan serotonin, yakni bahan kimia alami yang meningkatkan suasana hati. Dengan demikian, orang-orang yang berada dalam suasana hati yang lebih baik pun akan lebih mungkin melakukan hubungan intim secara berkualitas.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | DAILYMAIL | MEDICALNEWSTODAY


     

     

    Lihat Juga