Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Saran Pakar dalam Memilih Skincare yang Aman

Reporter

image-gnews
Ilustrasi wanita merawat kulit. Freepik.com/Senivpetro
Ilustrasi wanita merawat kulit. Freepik.com/Senivpetro
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dr Hanny Nilasari dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membagi tips cara memilih obat perawatan kulit atau skincare yang mengandung bahan yang aman digunakan bagi kulit.

"Tidak ada ciri khusus tetapi yang harus diperhatikan masyarakat adalah harus aware kalau menggunakan skincare yang mengklaim bahwa skincare tersebut adalah pelembab. Pelembab seharusnya tidak mempunyai warna yang sangat mencolok," katanya di Jakarta, Senin, 6 Mei 2024.

Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) itu mengatakan produk perawatan kulit yang baik dan aman digunakan juga seharusnya tidak berbau yang mencolok, yang bisa didefinisikan dari tidak adanya bau obat saat didekatkan ke hidung. 

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai jika memperoleh skincare yang bertekstur terlalu kental atau lengket. Kemudian, ia juga mengimbau untuk menghindari produk perawatan kulit dengan iming-iming dapat memutihkan kulit secara instan meskipun dapat dibuktikan.

"Misalnya disebutkan skincare mengandung pemutih alamiah, misalnya dipakai dalam waktu dekat dia akan jadi putih karena sudah dicampur dengan formulasi obat," jelas Hanny.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Waspada janji memutihkan
Hanny menyebut skincare yang dapat memutihkan secara instan berarti memiliki formulasi yang tidak terkontrol dan akan dapat membahayakan bila digunakan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, ia meminta agar lebih berhati-hati dan selektif dalam menggunakan produk perawatan kulit, termasuk di antaranya skincare beretiket biru yang beredar secara bebas, yang seharusnya hanya dapat diperoleh setelah berkonsultasi dengan dokter.

Terkait hal itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengajak masyarakat lebih tertib dalam penggunaan skincare beretiket biru. Pelaksana Tugas Kepala BPOM, Rizka Andalucia, mengatakan penggunaan skincare yang tidak sesuai dengan kebutuhan kulit dapat berbahaya dan dapat merusak kulit jika digunakan dalam waktu yang lama.

"Ini merupakan langkah kita bersama untuk menjaga agar kosmetik yang digunakan masyarakat mempunyai keamanan dan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan," ucap Rizka.

Pilihan Editor: Rutinitas Penting Perawatan Kulit yang Dianjurkan Dokter

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


8 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

5 hari lalu

Ilustrasi wanita dengan jerawat dan bintik hitam. Freepik.com
8 Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Jerawat bisa bervariasi dalam jenis dan tingkat keparahannya. Inilah beberapa jenis jerawat yang umum ditemui.


4 Manfaat Suplemen Kolagen, Selain untuk Kulit

5 hari lalu

Ilustrasi minuman berkolagen. youtube.com
4 Manfaat Suplemen Kolagen, Selain untuk Kulit

Kolagen dalam bentuk minuman suplemen saat ini sedang banyak diminati masyarakat. Apa saja manfaat suplemen kolagen bagi tubuh?


Kapan Kulit Dianggap Tak Sehat dan Butuh Perawatan?

9 hari lalu

Ilustrasi kulit sehat. Shutterstock
Kapan Kulit Dianggap Tak Sehat dan Butuh Perawatan?

Berikut kriteria kulit sehat menurut pakar dan kapan butuh perawatan karena tak sehat.


Perjalanan Kasus SYL Hingga Divonis 10 Tahun Penjara: Banyak Aliran Duit untuk Keluarga dan Biduan

10 hari lalu

Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta
Perjalanan Kasus SYL Hingga Divonis 10 Tahun Penjara: Banyak Aliran Duit untuk Keluarga dan Biduan

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) divonis hukuman 10 tahun penjara, ini perjalanan kasusnya.


Lindungi Kulit dari Matahari, Ini 2 Kategori Sunscreen

12 hari lalu

ilustrasi sunscreen (pixabay.com)
Lindungi Kulit dari Matahari, Ini 2 Kategori Sunscreen

Sunscreen dapat dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan bahan aktif yang digunakannya yaitu sunscreen fisik dan kimia.


58 Persen Pria Tak Pernah Pakai Pelembap yang Penting buat Kulit Sehat

26 hari lalu

Ilustrasi Pria Merawat Kulit/Instagram - Norm.id
58 Persen Pria Tak Pernah Pakai Pelembap yang Penting buat Kulit Sehat

Sebuah jajak pendapat menyebut mayoritas pria tak pernah atau jarang pakai pelembap yang penting untuk kulit sehat.


Produk dengan Kandungan Aloe Vera Cocok untuk Kulit Sensitif

28 hari lalu

SoSoft luncurkan detergen tumbuhan dengan softener alami aloe vera/Wings
Produk dengan Kandungan Aloe Vera Cocok untuk Kulit Sensitif

Tingkat toleransi kulit orang berbeda-beda terhadap bahan kimia


Kasus Penipuan Berkedok Investasi Skincare, Nama Kabaharkam Polri dan Kapolda Jatim Dicatut

29 hari lalu

Chat penipuan berkedok investasi skincare dengan korban Hanaa Septiana. Tempo/Hanaa Septiana.
Kasus Penipuan Berkedok Investasi Skincare, Nama Kabaharkam Polri dan Kapolda Jatim Dicatut

Penipuan berkedok investasi skincare terjadi di Surabaya. Pelaku mencatut nama Kabaharkam Poldri dan Kapolda Jawa Timur.


Tasya Farasya Ajak Masyarakat Kosmetik yang Lulus Uji BPOM

30 hari lalu

Tasya Farasya/Foto: Instagram/Tasya Farasya
Tasya Farasya Ajak Masyarakat Kosmetik yang Lulus Uji BPOM

Tasya Farasya ingatkan konsumen berhati-hati dalam memilih produk perawatan kecantikan dan kosmetik.


Cerita Hanaa Kena Tipu Rp 60 Juta Berkedok Investasi Skincare

30 hari lalu

Chat penipuan berkedok investasi skincare dengan korban Hanaa Septiana. Tempo/Hanaa Septiana.
Cerita Hanaa Kena Tipu Rp 60 Juta Berkedok Investasi Skincare

Penipuan dengan modus investasi skincare seperti yang dialami Hanaa ini ternyata acap terjadi.