Tips Belanja Tas Bermerek Bekas, Jangan Lupa Cek Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda ingin bergaya dengan tas merek terkenal rancangan desainer ternama? Membeli barang baru bukan satu-satunya cara untuk bisa bergaya. Mendapatkan barang berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah menjadi alasan bagi banyak penggemar tas bermerek memilih cara dengan membeli barang bekas.

    Baca: Dapat Tas Mewah dari Kylie Jenner, Ini Gaya Lucu Stormi Webster

    Namun, alih-alih mendapatkan tas bermerek yang bagus, pembeli bisa mendapatkan barang berkualitas jelek atau bahkan barang palsu atau KW jika salah langkah dalam membelinya. Salah seorang pedagang tas bermerek bekas, Anthy Meliasari membagikan tips agar pembeli mendapatkan barang yang tepat sesuai dengan keinginan mereka.

    1. Pilih penjual dengan reputasi baik
    Berkembangnya teknologi informasi, khususnya internet mendorong pola belanja dari konvensional ke cara online.

    Agar tidak tertipu saat membeli, pastikan pedagang memiliki reputasi yang baik dengan mengecek testimoni Dari pembeli-pembeli sebelumnya. "Semakin banyak yang berkomentar positif semakin terpercaya si pedagang itu," kata Anthy.

    Apalagi, lanjut dia, bila pedagang selalu memberikan respon yang baik pula. Dia mengatakan, calon pembeli jangan segan meminta beberapa foto dari sudut berbeda. "Pedagang dengan foto yang didapatkan dari situs resmi produk tidak disarankan untuk dipilih," kata pedagang dengan toko daringnya yang bernama "Fossilbag".

    Meski begitu, menurut Anthy, pembelian dengan bertatap muka secara langsung dengan pedagang lebih dianjurkan agar pembeli bisa mengecek secara detail tas bermerek yang akan dibeli.

    2. Ketahui detail produk asli
    Secara umum, kata Anthy, mengetahui keaslian tas bisa dilihat dari kualitas kulit, jahitan dan juga logo. "Untuk itu, carilah info terlebih dahulu, baik di situs resmi produk itu maupun sumber lainnya. 'Offline store' (toko konvensional resmi) juga bisa menjadi sumber informasi," kata wanita yang telah berbisnis tas "branded" bekas sejak 2014 itu.

    Anthy mengimbau kepada calon pembeli agar tidak mudah terbuai dengan harga murah. "Ketelitian saat mengecek keaslian barang tetap diutamakan," kata dia.

    Apalagi, lanjut Anthy, kalo pembeli berbelanja di toko "online" maupun media sosial. "Selain itu, jangan segan menanyakan nomor seri dari tas yang akan dibeli. Sejumlah merek terkenal mencantumkan nomor seri di setiap produk mereka," kata Anthy.

    Baca: Perempuan Inggris Minta Dibuatkan Tas dari Kulit Sendiri

    3. Waspada saat proses transaksi
    Bila memilih berbelanja secara online, Anthy menyarankan para penggemar tas bermerek untuk bertransaksi melalui marketplace seperti Tokopedia, Shopee, eBay, Bukalapak karena ada jaminan uang kembali bila barang tak sesuai dengan deskripsi yang dijanjikan. "Selain itu, calon pembeli juga perlu memastikan nama penjual sama dengan nama pemilik rekening, cek di testimoni apakah ada konsistensi nama penjual dan nama rekening penjual," kata Anthy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.