Zona Kalap Jadi Andalan Indonesia International Book Fair 2019

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia International Book Fair/indonesia-bookfair.com

    Indonesia International Book Fair/indonesia-bookfair.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) kembali menggelar pameran dan pasar buku bergengsi Indonesia International Book Fair 2019. Menghadirkan banyak acara dan program, salah satu yang diunggulkan adalah Zona Kalap yang menjadi area untuk para pecinta buku memborong buku-buku. IIBF akan digelar di Hall A Jakarta Convention Center pada 4-8 September 2019.

    “Area ini untuk para pecinta buku, banyak diskon buku murah. Harapannya pengunjung jadi kalap memborong,” ujar Rosidayanti Rozalina, Ketua Panitia Pengarah IIBF saat berkunjung ke Tempo, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Di area ini, panitia akan menggelar ribuan buku dengan diskon tinggi yang biasanya mampu menarik antusiasme pecinta buku. Zona Kalap ini juga diharapkan mampu menyaingi pasar buku internasional yang ada di Indonesia.

    Acara lain yang juga diunggulkan adalah temu penulis muda dengan para pembaca, pecinta buku. Disebutkan sejumlah penulis muda yang sedang naik daun seperti Marchella FP, Aurelia Chawrelia, Jerome Polin. Ada pula penulis Ahmad Fuadi dan Chandra Malik. “Penulis muda yang hadir yang sedang digemari pembaca, untuk menarik minat para remaja,”ujar Wahyu Rinanto, Direktur Pengelolaan IIBF 2019.

    Gelaran Indonesia Patnership Program kerja sama Ikapi dan Bekraf, diharapkan bisa mendorong penjualan hak cipta buku dari para penulis Indonesia ke pada puluhan penerbit luar negeri. “Harapannya akan lebih banyak lagi hak cipta buku terjemahan Indonesia ke berbagai negara,” ujar Rosida lagi. Ia juga mengharapkan program ini pun menjadi penghubung bagi para penulis dan penerbit dari kawasan regional Asia Pasifik.

    Acara lain yang akan digelar dalam helatan tahunan ini adalah simposium internasional, peluncuran buku, diskusi. Sejumlah penulis luar dan dalam negeri akan berbagi pengalaman dalam acara ini. Disebutkan tak kurang puluhan penerbit dari 20 negara akan berpartisipasi dalam acara ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).