4 Manfaat Sehat Hobi Baca Buku seperti BJ Habibie

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak yatim membaca buku saat berkunjung ke perpustakaan pribadi milik Presiden RI ke 3 BJ Habibie, di Wisma Habibie dan Hasri Ainun Habibie, Jakarta Selatan, 15 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Anak yatim membaca buku saat berkunjung ke perpustakaan pribadi milik Presiden RI ke 3 BJ Habibie, di Wisma Habibie dan Hasri Ainun Habibie, Jakarta Selatan, 15 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden ketiga RI, BJ Habibie, sangat gemar membaca. Ia bahkan rela menghabiskan 7,5 jam setiap hari hanya untuk menimba ilmu dari buku yang dibacanya.

    Buat yang memiliki kesukaan serupa, berbagai dampak positif pun bisa dirasakan. Tak sekedar pengetahuan, seperti dilansir dari Daily Health Post dan Reader’s Digest, berikut adalah empat manfaat hobi membaca buku untuk kesehatan.

    #Meredakan stres
    Membaca buku disebut dapat menurunkan stres. Hal itu dibuktikan oleh sebuah penelitian dalam The Journal of Psychosomatic Research pada 1992. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa membaca buku dapat mengurangi stres.

    Selain itu, penelitian lain di 2009 juga menyebut bahwa membaca buku dianggap lebih efektif menurunkan tingkat stres dibanding mendengarkan musik, jalan-jalan, atau bermain video game.

    #Mencegah risiko Alzheimer
    Sebuah studi di National Academy of Sciences mengungkapkan bahwa mereka yang jarang menggunakan kemampuan kognitif seperti membaca buku risiko terkena penyakit Alzheimer lebih besar daripada yang sering menggunakan kemampuan kognitif mereka.

    #Mencegah insomnia
    Selain dua manfaat di atas, membaca buku ternyata juga dapat mencegah insomnia. Kebiasaan membaca buku disebut bisa membuatmu tidur lebih cepat. Banyak peneliti menyarankan untuk membaca buku sebelum tidur supaya pikiran menjadi lebih rileks.

    #Meningkatkan daya ingat
    Sebuah penelitan dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan membaca berisiko lebih rendah mengalami kepikunan. Sering membaca buku juga disebut dapat meningkatkan daya ingat dan tingkat konsentrasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.