Ashanty Sempat Idap Meningitis, Waspadai Gejala Utamanya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty saat berlibur di Paris. Foto: @ashanty_ash

    Ashanty saat berlibur di Paris. Foto: @ashanty_ash

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama penyanyi Ashanty tengah menjadi perbincangan publik. Ini disebabkan oleh unggahannya di akun Instagram @ashanty_ash yang mengatakan bahwa dirinya mengidap autoimun.

    Autoimun adalah salah satu penyakit yang membahayakan dan bisa menyebabkan kematian. Namun, ini bukan kali pertama Ashanty dihadapkan dengan penyakit serius. Pada 2013, misalnya, Ashanty pernah mengidap penyakit meningitis.

    Melansir dari situs Health Line, meningitis disebabkan oleh bakteri meningokokus yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Bakteri ini menyebar melalui batuk, bersin, berciuman, bahkan melalui alat makan yang dipakai bersama dengan penderita. 

    Meningitis bisa pula disebabkan oleh virus. Namun, meningitis akibat bakteri lebih berbahaya daripada virus. Meningitis akibat bakteri akan datang secara tiba-tiba dan memburuk dengan sangat cepat.

    Ilustrasi sakit kepala meningitis. shutterstock.com

    Situs Medical News Today mengatakan bahwa gejala utama yang wajib diwaspadai adalah demam tinggi. Selain demam, penderita juga akan merasa sakit kepala yang tak kunjung hilang, mual, muntah, dan nyeri pada otot dan sendi. 

    Gejala meningitis akan berlanjut. Penderita akan merasakan kantuk yang luar biasa, merasa kebingungan, kejang, timbul ruam di kulit, dan detak jantung dan laju pernapasan menjadi cepat. Selanjutnya, tanda-tanda kelumpuhan mulai menyerang. Penderita akan sulit meluruskan lutut dan menundukkan kepala. 

    Karena penyakit ini cepat berkembang dan gejala awalnya hanya demam (orang seringkali menyepelekan demam), maka segera hubungi dokter begitu gejala datang untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum terjadi kelumpuhan atau bahkan kematian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.