Sulli FX Bunuh Diri, Ini Alasan Orang Lakukan Cyberbullying

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sulli, mantan personel girlband F(X) ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Seongnam, pada 13 Oktober 2019. Meniggal Sulli diduga menderita depresi berat hingga akhirnya bunuh diri. Instagram/@jelly_jilli

    Sulli, mantan personel girlband F(X) ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Seongnam, pada 13 Oktober 2019. Meniggal Sulli diduga menderita depresi berat hingga akhirnya bunuh diri. Instagram/@jelly_jilli

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari Choi Jinri alias Sulli. Mantan anggota grup K-pop FX ini meninggal dunia Senin, 14 Oktober 2019, sekitar pukul 15.21 waktu setempat. Ia diduga bunuh diri lantaran tak kuat dengan intimidasi yang diterima di dunia maya atau cyberbullying.

    Dengan dampak yang sampai merenggut nyawa, apa sebenarnya alasan sebagian orang melakukan cyberbullying? Psikolog Merry Allnita mengatakan bahwa alasannya sangat luas dan tidak spesifik. Namun, menurut pandangannya, aktivitas yang tidak sesuai atau tergolong berbeda dengan kaidah di masyarakat bisa menjadi pemicunya.

    Dalam kasus Sulli, Merry mengatakan bahwa cara berpakaian Sulli terlihat kurang sopan. Padahal, di Korea Selatan, setiap orang menggunakan busana yang tertutup.

    Sulli Choi Jin Ri

    “Mungkin karena ada perbedaan ini, jadi banyak orang yang menghujat,” katanya saat dihubungi Tempo.co pada 15 Oktober 2019.

    Rasa iri juga bisa menjadi penyebab lain dari cyberbullying. Berkaca pada sosok Sulli FX, Merry mengatakan bahwa Sulli adalah wanita yang cantik, berprestasi, dan sangat terkenal. Bagi mereka yang ingin memiliki semuanya ini, cara menghujat untuk melampiaskan rasa iri pun dilakukan.

    “Mereka menyalurkan perasaan tidak suka ya dengan cara cyberbullying,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.