4 Hal yang Wajib Dihindari Saat Memotret di Acara Konser

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menonton konser Westlife di Klenteng Sampokoong, Semarang bbrpa waktu lalu.

    Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menonton konser Westlife di Klenteng Sampokoong, Semarang bbrpa waktu lalu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Konser apa yang akan Anda hadiri dalam waktu dekat ini? Tentu Anda ingin mengabadikan acara dari awal hingga akhir, bukan? Meski demikian, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat menggunakan telepon genggam untuk memotret dalam acara konser.

    Pertama, Founder Foto Konser Ardianto menghimbau agar penonton tidak menggunakan lampu senter. Alasannya ada dua, yakni hasil foto yang buruk dan mengganggu musisi yang sedang manggung. “Dampak negatifnya jadi dua,” katanya dalam acara Panggung dari Lensa Smartphone di Jakarta pada 24 Oktober 2019.

    Kedua, menggunakan fitur zoom terlalu banyak tidak dianjurkan Ardianto. Ia menjelaskan bahwa penggunaan zoom justru akan menyebabkan hasil foto pecah dan tidak tajam. “Kalau mau dapat close-up, Anda yang mendekat ke musisinya. Bukan dari jauh tapi di zoom,” katanya.

    Ia juga mengatakan bahwa penggunaan tripod dan monopod tidak disarankan. Sebab, ini akan mengganggu penonton yang sedang menikmati konser. “Tripod itu makan tempat. Selain menutupi pandangan penonton, tripod juga membuat tempat penonton yang berdiri terpakai,” katanya.

    Ardianto berpesan agar telepon genggam yang digunakan untuk memfoto tidak diangkat terus selama acara berlangsung. Sebab, Anda harus menghargai orang yang berada di belakang, yang juga membayar biaya sama untuk menonton konser. “Lagipula kalau foto terus, Anda tidak bisa merasakan keseruan di konser itu kan?,” katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.