Musim Hujan Tiba, Waspada 5 Penyakit yang Sering Muncul ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi flu (pixabay.com)

    ilustrasi flu (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa DKI Jakarta dan kota lain di wilayah Jawa-Bali akan memasuki musim hujan pada pertengahan dan akhir November. “Beberapa hari ke depan sudah memasuki musim hujan,” kata Kasubdit Analisis Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi seperti dikutip Antara pada awal November lalu.

    Segala persiapan tentu harus dilakukan untuk menghindari berbagai masalah kesehatan. Melansir dari situs Times of India dan Rappler, berbagai penyakit bisa dialami saat musim hujan. Tahu apa saja? Berikut adalah lima diantaranya.

    1. Flu dan demam
    Flu dan demam adalah masalah kesehatan yang sangat umum dialami saat terjadi fluktuasi suhu drastis selama musim hujan. Sebab, berbagai bakteri dan virus akan meningkat dalam keadaan tersebut.

    Untuk itu, melindungi tubuh agar tidak terjangkit flu dan demam wajib dilakukan. Anda bisa memulai dengan memperkuat kekebalan tubuh melalui konsumsi makanan yang bergizi. Dengan demikian, tubuh dapat melawan kuman dengan memproduksi antibodi terhadap racun yang dilepaskan.

    2. Tifus
    Tifus adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh makanan dan air yang dikonsumsi, namun telah terkontaminasi dengan infeksi bakteri Salmonella typhi. Akibatnya, seseorang pun menjadi demam, diare dan lemas. Disarankan untuk selalu menjaga kebersihan dan sanitasi agar terhindar dari tifus.

    3. Kolera
    Kolera adalah infeksi yang ditularkan melalui air dan disebabkan oleh bakteri yang disebut dengan vibrio cholera. Umumnya, seseorang yang mengalami infeksi ini akan mengalami masalah pada saluran pencernaan seperti dehidrasi parah dan diare.

    Untuk mencegah kolera, para ahli pun menyarankan agar selalu menggunakan air bersih saat beraktivitas. Misalnya, mengkonsumsi air minum yang matang dan mandi dengan air yang sudah dimurnikan alias tanpa kotoran.

    4. Malaria dan demam berdarah
    Musim hujan juga identik dengan penyakit malaria dan demam berdarah. Sebab saat hujan, genangan air bisa membantu mempercepat proses perkembangbiakan nyamuk. Salah satu cara untuk mencegah hal ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan area sekitar. Misalnya, menghindari genangan air dari bak mandi atau selokan di depan rumah.

    5. Hepatitis A
    Hepatitis A adalah infeksi yang dipengaruhi oleh makanan dan air yang terkontaminasi dan bisa mempengaruhi kesehatan hati Anda. Beberapa gejala umum dari hepatitis A yang terlihat adalah demam, muntah, dan ruam. Pencegahan bisa dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan dan sanitasi.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | ANTARANEWS | TIMESOFINDIA | RAPPLER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.