Berdamai dengan Diri Sendiri Bantu Kesehatan Mental Anda, Caranya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pria sendiri (pixabay.com)

    ilustrasi pria sendiri (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kesalahan di masa lalu dapat membuat kita dihantui rasa bersalah. Kesalahan tersebut membuat kita tidak mampu memaafkan diri sendiri. Perlahan-lahan ketidakmampuan untuk memaafkan diri sendiri dapat membuat Anda mengalami masalah kesehatan mental, seperti merasa frustrasi; kecewa; sedih; dan marah. Kenyataannya, berdamai dengan diri sendiri tidak semudah membalikkan telapak tangan serta membutuhkan waktu dan proses. Bagaimana cara berdamai dengan diri sendiri?

    1. Belajar dari kesalahan
    Ingatkan diri Anda bahwa apa Anda telah melakukan sebisa Anda dan bahwa tiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Sadari bahwa kesalahan yang dilakukan adalah salah satu cara agar Anda bisa belajar dan bertumbuh menjadi lebih baik.

    2. Fokus pada emosi Anda
    Salah satu tahapan pertama untuk berdamai dengan diri sendiri adalah dengan memfokuskan emosi yang dirasakan. Jangan menolak emosi tersebut, terima dan akui perasaan Anda untuk bisa berdamai dengan diri sendiri.

    3. Berikan jeda untuk diri Anda
    Saat kesalahan yang dilakukan terus terngiang-ngiang, Anda bisa memvisualisasi adanya toples atau kotak dalam pikiran Anda dan memasukkan seluruh pemikiran dan kesalahan tersebut ke dalam toples atau kotak tersebut. Nantinya, sediakan waktu sendirian untuk bisa memahami dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan.

    4. Coba berikan saran kepada diri sendiri
    Biasanya, lebih mudah untuk memberikan masukan untuk orang lain daripada diri sendiri. Anda dapat membayangkan jika sahabat atau orang terdekat Anda mengalami kesalahan yang sama dengan Anda. Setelahnya, bayangkan apa yang akan sarankan kepadanya untuk mengatasi kesalahan tersebut. Terapkan saran yang Anda berikan untuk diri sendiri. Bila Anda sulit membayangkannya, Anda dapat meminta tolong teman untuk berperan sebagai Anda dan Anda sebagai orang yang memberikan saran.

    5. Ucapkan dan akui kesalahan Anda
    Terkadang, mengakui kesalahan dalam hati tidak cukup untuk membuat Anda menerima kesalahan yang telah dilakukan. Anda dapat mengucapkan dan mengakui kesalahan yang dibuat. Setelahnya, ucapkan apa yang telah dipelajari melalui kesalahan Anda, Anda akan merasa lebih lega dan lebih mungkin untuk berdamai dengan diri sendiri.

    6. Sadari pola pikir negatif Anda
    Salah satu cara untuk menyadari pola pikir negatif adalah dengan menuliskan jurnal. Anda dapat mencatat apa-apa saja pemikiran negatif yang membuat Anda sulit berdamai dengan diri sendiri. Anda juga dapat menuliskan kelebihan-kelebihan Anda dalam jurnal untuk meningkatkan kepercayaan diri saat Anda melakukan kesalahan.

    7. Hentikan pola pikir negatif Anda
    Setelah menyadari pola pikir negatif yang membuat Anda kesusahan berdamai dengan diri sendiri, langkah berikutnya adalah menghentikan pola pikir negatif tersebut. Anda bisa menuliskan respon yang rasional terhadap pola pikir negatif tersebut.

    Menghentikan pola pikir negatif akan lebih mudah dilakukan dengan menuliskan pola pikir negatif tersebut pada secarik kertas dan kemudian menuliskan respon rasional yang positif terhadap pemikiran negatif yang dimiliki. Anda juga bisa menghentikan pola pikir negatif dengan mendistraksi diri. Misalnya, ketika Anda menyadari bahwa Anda mulai mengkritik diri sendiri, maka Anda bisa menarik napas atau berjalan-jalan di luar.

    8. Cari cara untuk memperbaiki kesalahan
    Kadang kala, masih ada kesalahan-kesalahan yang bisa diperbaiki untuk membuat Anda mampu berdamai dengan diri sendiri, dengan kata lain, mencari solusi untuk dapat menanggulangi kesalahan yang telah dilakukan memudahkan Anda untuk berdamai dengan diri sendiri. Misalnya saja, Anda telah menyakiti orang yang disayangi, maka Anda bisa memperbaiki kesalahan dengan meminta maaf dan berbaikan dengannya.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!