Pria Bisa Makin Subur dengan Konsumsi Suplemen Minyak Ikan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sperma. Sumber: Getty Images/Science Photo Library RF/mirror.co.uk

    Ilustrasi sperma. Sumber: Getty Images/Science Photo Library RF/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi suplemen minyak ikan bisa meningkatkan kualitas sperma pada pria muda yang sehat. Hal itu diungkapkan sebuah analisis baru dalam JAMA Network Open. Kualitas sperma yang baik itu dianggap bisa meningkatkan kualitas kesuburan para pria muda.

    Untuk sampai pada temuan ini, para peneliti mempelajari 1.679 pria Denmark yang melakukan pemeriksaan fisik untuk wajib militer. Usia rata-rata mereka 19 tahun.

    Sebanyak 98 orang dari mereka melaporkan mengonsumsi suplemen minyak ikan selama tiga bulan sebelumnya.

    Peneliti menemukan, pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan selama setidaknya 60 hari memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi, proporsi sel sperma normal yang lebih besar, volume semen rata-rata lebih tinggi dan ukuran testis rata-rata yang lebih besar, ketimbang mereka yang tidak meminumnya.

    Mereka juga memiliki kadar hormon folikel yang lebih rendah dan kadar hormon luteinisasi yang lebih rendah. Kedua hal ini indikator fungsi testis yang lebih baik.

    Para ilmuwan tidak menemukan efek serupa di antara pria yang mengonsumsi suplemen selain minyak ikan, seperti vitamin C, vitamin D atau multivitamin. "Kami menemukan pria muda yang sehat yang mengonsumsi suplemen memiliki jumlah sperma yang lebih baik. Jadi, aku akan menyarankan pria untuk meminum suplemen jika mereka tidak memiliki diet yang kaya ikan," kata kata penulis utama, Tina Kold Jensen dari Copenhagen University Hospital.

    "Suplemen ikan tidak berbahaya, dan mungkin memiliki manfaat untuk kesehatan jantung juga," kata dia seperti dilansir The New York Times.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.