7 Manfaat Kulit Lemon, Bisa Melawan Sel Kanker

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi air lemon. Unsplash.com/Fransesca Hotchin

    Ilustrasi air lemon. Unsplash.com/Fransesca Hotchin

    TEMPO.CO, Jakarta - Lumrahnya, kita hanya menggunakan perasan air lemon dan membuang kulitnya. Sayang sekali, kulit lemon pun sebenarnya bernutrisi tinggi dan mengantongi berbagai manfaat kesehatan. Manfaat kulit lemon pun beragam, mulai kesehatan hingga untuk kulit dan kecantikan.

    Kulit lemon sangatlah bernutrisi. Mulai dari vitamin C, mineral, dan seratnya, kulit lemon tak bisa Anda buang begitu saja. Demikian pula dengan kandungan D-limonene-nya yang memiliki sifat antioksidan.

    Ini dia manfaat kulit lemon yang sayang jika Anda buang:

    1. Melawan bakteri
    Kulit lemon diyakini mengantongi beberapa efek antimikroba dan antijamur. Studi pun menemukan bahwa kulit buah ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Sebuah studi pada tahun 2014 juga mengungkapkan bahwa ekstrak kulit lemon dapat memerangi jamur penyebab infeksi kulit yang resisten terhadap obat. Walau temuan di atas sangat menggugah, riset yang lebih mendalam masih diperlukan.

    2. Menjaga kesehatan mulut
    Kulit lemon mengandung senyawa antibakteri, sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikroba tersebut. Dengan kandungan ini, kulit lemon memiliki potensi menjaga kesehatan mulut dari infeksi bakteri, seperti infeksi pada gusi dan gigi berlubang.

    3. Menangkal radikal bebas
    Kulit lemon tinggi dengan kandungan antioksidan, seperti vitamin C dan D-limonene. Molekul antioksidan sangat penting untuk kesehatan, karena efeknya untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan atom berbahaya karena dapat memicu kerusakan sel dan menyebabkan penyakit.

    4. Meningkatkan daya tahan tubuh
    Karena mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C, kulit lemon memiliki potensi manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C pun dapat berkumpul di fagosit, jenis sel yang bertugas untuk melahap bibit penyakit di dalam tubuh.

    5. Berpotensi untuk melawan sel kanker
    Flavonoid pada kulit lemon dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Vitamin C yang juga terkandung di kulit lemon dapat mendukung pertumbuhan sel darah putih, sehingga sel kanker pun bisa ditangkal

    Kandungan lemon lainnya, yakni D-limonene, juga memilki sifat antikanker. Dalam sebuah studi yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology, D-limonene dapat melawan kanker lambung. Salah satunya alasannya, zat ini memiliki sifat antiangiogenik, yaitu sifat untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah sel kanker. Walau menjanjikan, studi lanjutan masih diperlukan terkait manfaat kulit lemon untuk melawan kanker.

    6. Berpotensi menjaga kesehatan jantung
    Tak hanya berpotensi untuk melawan kanker, berbagai kandungan kulit lemon pun dilaporkan dapat menjaga kesehatan jantung. Kandungan yang berperan dalam manfaat menakjubkan ini yaitu lagi-lagi flavonoid, vitamin C, D-limonene, serta pektin (serat utama pada kulit lemon).

    Misalnya, D-limonene dilaporkan berpotensi untuk mengendalikan gula darah, trigliserida, serta kadar kolesterol jahat atau LDL. Senyawa ini pun membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Pektin, yang merupakan serat utama pada kulit lemon, juga disebutkan dapat meningkatkan ekskresi asam empedu yang diproduksi oleh hati dan mengikat kolesterol.

    7. Berpotensi untuk menangani batu empedu
    Batu empedu dapat terjadi karena mengerasnya zat-zat pencernaan pada kantong empedu. Beberapa studi menyebutkan, D-limonene memiliki khasiat untuk menangani batu empedu tersebut. Walau disebutkan berpotensi untuk mendampingi tindakan operasi, studi lanjutan terkait khasiat kulit lemon ini masih diperlukan.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.