Tantangan Pasangan ODHA, Dikucilkan hingga Hubungan Seks Terbatas

Peserta aksi memegang poster saat mengikuti aksi peringatan Hari AIDS sedunia di Lapangan Vatulemo, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 1 Desember 2019. Peringatan ini digelar Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) bagi ODHA, Komunitas Maleo serta Dinas Kesehatan setempat tersebut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap penderita HIV/AIDS. ANTARA/Mohamad Hamzah

TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi seorang yang positif HIV/AIDS bukanlah suatu hal yang mudah. Terlebih di negara berkembang, banyak sekali tanggapan negatif dari masyarakat tentang status penyakit yang dikategorikan menular seksual itu.

Tak hanya individu, orang yang memiliki kekasih dengan masalah kesehatan serupa alias Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) ternyata mengalami perlakuan setara. Ini pun diungkapkan langsung oleh pasangan suami istri positif HIV, Antonio dan Chani.

Pasutri ini dinyatakan ODHA pada 2012. Tantangan yang dihadapi dari luar tentunya berupa stigma masyarakat.

“Kita sendiri sudah dikucilkan, apalagi berdua dan jadi pasangan suami istri, makin dikucilkan lagi,” kata Antonio.

Meski demikian, keduanya tidak begitu mementingkan pendapat masyarakat. Menurut Chani, ia dan suami pun lebih memilih fokus pada kehidupan rumah tangga.

“Apabila ada tanggapan negatif, kami lebih tidak mendengar dan fokus pada keluarga kami saja. Mereka berlaku baik, kami juga baik dan sebaliknya,” ungkapnya.

Adapun, tantangan lain dari dalam berupa hubungan seks yang terbatas. Pasangan yang menikah Juli 2017 itu mengaku mereka tidak bisa melakukan penetrasi dengan bebas lantaran kondisi keduanya yang sama-sama ODHA.

“Kita kalau mau berhubungan selalu dibatasi dengan kondom,” jelasnya.

Dengan kata lain, pembuahan tidak bisa terjadi lantaran sel sperma terhalang oleh kondom. Untungnya, jalan keluar pun ditemukan. Antonio mengatakan bahwa jika seseorang rajin mengonsumsi obat secara teratur, virus pun tak bisa dideteksi.

“Kalau sudah undetectable artinya virus tidak bisa ditransfer ke anak sehingga menjalankan hubungan seksual kini lebih bebas dan dapat hamil,” ungkapnya.

Kini, Chani tengah mengandung anak pertama. Usia kandungan telah mencapai tujuh bulan.

“Kami bersyukur karena semuanya sudah melewati tahap konsultasi dengan dokter. Insya Allah terkontrol dan tidak berisiko turun ke anak,” tegasnya.






Apakah Itu Marital Rape, Masuk Kategori KDRT?

16 hari lalu

Apakah Itu Marital Rape, Masuk Kategori KDRT?

Sampai sekarang, marital rape masih terus hadir di hubungan pernikahan beberapa pasangan suami-istri. Apakah sudah termasuk KDRT?


Tren Penularan HIV/AIDS Kini Lebih Banyak di Pecinta Sesama Jenis dan Ibu Hamil

35 hari lalu

Tren Penularan HIV/AIDS Kini Lebih Banyak di Pecinta Sesama Jenis dan Ibu Hamil

Mantan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakan tren penularan HIV/AIDS kini berubah


Usia Ideal Ibu Melahirkan Menurut BKKBN

43 hari lalu

Usia Ideal Ibu Melahirkan Menurut BKKBN

Secara biologis, perempuan itu memenuhi syarat untuk bisa hamil dan melahirkan rata-rata usia 20 tahun. Ini alasan ketua BKKBN.


Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

57 hari lalu

Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

Dokter membagikan sejumlah tips merawat anak dengan HIV/AIDS. Berikut hal penting yang perlu diperhatikan.


Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

59 hari lalu

Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

Berikut ini adalah hasil awal uji klinis vaksin HIV dengan pendekatan baru tersebut.


5 Mitos HIV/AIDS yang Perlu Anda Ketahui

2 Desember 2022

5 Mitos HIV/AIDS yang Perlu Anda Ketahui

Berikut sederet mitos tentang HIV/AIDS yang masih beredar di masyarakat.


Hari AIDS Sedunia 2022 : Yang Perlu Diketahui Tentang Gejala, Penularan, dan Pengobatannya

2 Desember 2022

Hari AIDS Sedunia 2022 : Yang Perlu Diketahui Tentang Gejala, Penularan, dan Pengobatannya

AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV. Peringatan Hari AIDS Sedunia, masyarakat terus diingatkan soal solidaritas internasional lawan penyakit itu.


1 Desember Hari AIDS Sedunia: Kilas Balik Penetapannya

1 Desember 2022

1 Desember Hari AIDS Sedunia: Kilas Balik Penetapannya

Hari AIDS Sedunia merupakan momentum untuk menyatukan orang-orang di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV/AIDS.


Akhiri Epidemi AIDS, Perempuan dan Anak Harus Jadi Prioritas

29 November 2022

Akhiri Epidemi AIDS, Perempuan dan Anak Harus Jadi Prioritas

Perempuan dan anak dengan HIV merupakan kelompok yang seharusnya menjadi prioritas untuk mengakhiri epidemi AIDS.


Menengok Lagi Penyakit AIDS yang Membuat Freddie Mercury Meninggal

25 November 2022

Menengok Lagi Penyakit AIDS yang Membuat Freddie Mercury Meninggal

HIV yang memnyebabkan AIDS dapat menginfeksi melalui cairan tubuh seperti darah, air mani, atau cairan vagina.