Glenn Fredly Meninggal karena Meningitis, Kenali 3 Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Glenn Fredly berpulang dalam usia 44 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang putri yang baru berusia 40 hari. Instagram

    Glenn Fredly berpulang dalam usia 44 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang putri yang baru berusia 40 hari. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Glenn Fredly meninggal hari ini, Rabu 8 April 2020, pukul 18.00 di Rumah Sakit Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan. Penyanyi bernama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu meninggal dalam usia 44 tahun. Dokter yang juga penyanyi, Tompi mengkonfirmasi kabar duka tersebut. "Meninggal jam 18.00-an," kata Tompi.

    Glenn Fredly meninggal karena sakit radang selaput otak atau meningitis. Saat ini jezanah Glenn masih berada di rumah sakit.

    Meningitis disebut juga sebagai penyakit radang otak. Hal ini dikarenakan meningitis merupakan penyakit yang menyebabkan pembengkakkan pada meninges, yakni membran yang membungkus otak dan tulang belakang.

    Dalam beberapa kasus, meningitis yang disebabkan oleh bakteri bisa berkembang sangat cepat dan menimbulkan komplikasi. Tetapi dengan diagnosis yang cepat, penyakit radang otak ini dapat diobati dan penderitanya memiliki peluang lebih besar untuk sembuh.

    Virus dan bakteri merupakan dua penyebab utama penyakit meningitis. Namun, pengobatan dan infeksi jamur juga bisa membuat seseorang terkena penyakit radang otak ini.

    1. Meningitis virus
      Pada kebanyakan kasus, meningitis biasanya disebabkan oleh virus. Virus meningitis ini menyebabkan penderitanya mengalami gejala meningitis yang mirip dengan meriang, diare, demam, hingga flu.

      Virus meningitis sifatnya tidak serius, bahkan biasanya tidak terdiagnosa karena gejalanya mirip dengan orang yang terkena flu pada umumnya. Virus yang menjadi penyebab meningitis biasanya adalah virus polio, virus gondong (paramyxovirus), virus flu, hingga virus West Nile.

    2. Meningitis bakteri
      Meningitis yang disebabkan oleh bakteri merupakan kondisi yang langka, namun bisa menyebabkan kematian jika tidak mendapat penanganan yang cepat dan tepat. Beberapa penderita meningitis bakteri mengalami trauma kepala yang hebat, misalnya disebabkan oleh infeksi telinga (otitis media) atau sinusitis.

      Banyak tipe bakteri yang menjadi penyebab meningitis bakteri. Pada bayi, bakteri yang rentan menyebabkan anak terkena radang otak adalah grup B strep, E. coli, dan (pada sebagian kecil bayi) Listeria monocytogenes. Sedangkan pada anak, bakteri yang menyeran misalnya Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) dan Neisseria meningitidis (meningococcus).

    3. Meningitis jamur
      Mirip dengan meningitis bakteri, meningitis jamur juga tergolong kasus yang langka. Meningitis ini terjadi setelah infeksi jamur yang sudah ada pada tubuh menyebar ke otak atau tulang belakang. Beberapa jamur yang ditemukan menjadi penyebab meningitis ini, yaitu Cryptococcus, Histoplasma, Blastomyces, Coccidioides, dan Candida.

      Faktor lain yang juga bisa menyebabkan penyakit meningitis, yaitu cedera kepala, operasi otak, lupus, dan berbagai jenis obat-obatan. Yang perlu digarisbawahi adalah radang otak tidak menular, namun Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk disuntik vaksin meningitis jika ada orang yang menunjukkan gejala radang selaput otak ini di sekitar Anda.

    Glenn Fredly yang lahir di Jakarta pada 30 September 1975, ini meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu dan seorang anak perempuan bernama Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo, yang baru berusia 40 hari.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.