Cegah Virus Corona, Haruskah Waspadai Kebersihan Sepatu?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu putih (Pixabay.com)

    Ilustrasi sepatu putih (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebersihan diri dan anggota keluarga penting demi mencegah masuknya berbagai penyakit termasuk virus corona alias COVID-19. Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Prof. Ridwan Amiruddin mengatakan aturan kebersihan ini mencakup pendidikan personal hygiene seperti mencuci tangan setelah beraktivitas dan pembaruan informasi yang tepat mengenai COVID-19. "Protokol rumah tangga misalnya mencuci tangan saat masuk rumah, ganti baju setelah dari luar rumah, etika pernapasan yang baik," kata dia dalam diskusi via daring, Kamis 28 Mei 2020.

    Pada tingkat individu, Anda juga perlu menerapkan tindakan menghindari menyentuh wajah dan mulut, mengisolasi diri jika sakit, mengindentifikasi diri sendiri sebagai kontak dari kasus yang dikonfirmasi hingga pembatasan pergerakan atau perjalanan. Tetapi, perlukah sampai harus mencuci sepatu setelah digunakan dari luar rumah?

    Sepatu bisa mengandung bakteri dan virus, tetapi tidak berarti sepatu merupakan sumber infeksi yang umum. Sebuah penelitian di tahun 2008 yang dilakukan oleh Rockport Shoes menemukan banyak hal kotor, termasuk bakteri feses di sol sepatu

    Sebuah penelitian di Cina menemukan, bahwa di antara petugas layanan kesehatan, separuhnya memiliki virus corona yang terdeteksi pada sepatu mereka. Jadi apa yang harus kita lakukan dengan sepatu Anda? Jika sepatu Anda bisa dicuci, Anda bisa mencucinya. Lalu, bolehkah hanya dengan membersihkan sol sepatu dengan lap? Ini tidak direkomendasikan karena kuman, bakteri masih bisa berdiam di sepatu atau lantai lalu tersentuh tangan.

    Haruskah Anda melepas sepatu di dalam rumah? Jika Anda memiliki anak kecil yang masih merangkak atau bermain di lantai, ada anggota keluarga yang alergi, atau seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, sebaiknya lepas sepatu di luar rumah.

    Andrew Janowski dari bagian penyakit infeksi di Washington University School of Medicine St. Louis Children’s Hospital, mengatakan tak perlu terlalu khawatir tertular virus corona yang menempel di sepatu, tetapi sebaiknya telitilah pada kebersihan sepatu Anda. "Jika berbicara tentang bakteri, kita tahu bakteri suka berdiam di sepatu," kata Dr. Janowski seperti dilansir the New York Times.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.