Waspada Virus Corona Menempel pada Kacamata, Bersihkan dengan Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita berkacamata. Shutterstock

    Ilustrasi wanita berkacamata. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaKacamata adalah salah satu benda yang harus kita waspadai selama pandemi Covid-19. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa virus corona dapat menempel pada permukaan pelindung mata sekitar tiga hingga empat hari lamanya.

    Anda mungkin menggunakan kacamata sebagai alat baca, pelindung mata dari matahari, atau kebutuhan fashion. Ada baiknya Anda rajin membersihkan lensa dan bingkai usai digunakan di luar rumah.

    Presiden American Optometric Association, Barbara Horn membagikan tips penting membersihkan kacamata di kala pandemi Covid-19.

    1. Selalu bersihkan dengan sabun
      Banyak studi yang mengabarkan bahwa virus corona sangat sensitif terhadap semua jenis sabun. Atas alasan tersebut, Horn pun mengimbau masyarakat untuk mencuci kacamata mereka dengan sabun.

      Selalu bilas lensa terlebih dahulu dengan air untuk menghindari partikel kasar yang mungkin ada di permukaan dan berpotensi merusaknya.
      Letakkan satu atau dua tetes sabun, seperti sabun cuci piring, ke lensa dan gosokkan secara ringan dengan kain microfiber. Alternatif lain, tisu pembersih lensa sekali pakai juga bisa digunakan.

      Pastikan untuk membersihkan bantalan hidung, yang menyentuh wajah terus-menerus dan tepi tempat lensa yang bertemu dengan bingkai: "Banyak debu dan puing-puing dapat terperangkap dalam ruang kecil itu," kata ahli kacamata di Pantai Myrtle, Carolina Selatan, Amerika Serikat itu.

    2. Jangan lupa untuk membersihkan bingkai, termasuk lubang suara yang ada di belakang telinga.
      Bilas dan keringkan dengan kain lembut. Hindari menggunakan handuk kertas, yang memiliki serat yang dapat dengan mudah menggores lensa. Jika menggunakan kain non-sekali pakai untuk membersihkan kacamata, cuci kain itu juga setelah membersihkan spesifikasi.

    3. Jangan meniup kacamata untuk membersihkannya
      Banyak orang menggunakan nafas mereka untuk menguapkan lensa guna mencoba membersihkannya. "Terutama saat ini, Anda tidak disarankan untuk bernafas pada kacamata untuk menghindari penyebaran kuman dan infeksi," katanya seperti dilansir dari situs Today.com.

    4. Jangan gunakan alkohol atau pemutih
      Agen pembersih ini bisa berakibat buruk bagi pelapis anti-reflektif atau non-silau pada lensa. Alkohol atau pemutih juga bisa membuat bingkai lebih rapuh. “Tisu desinfektan rumah tangga boleh digunakan sesekali pada bingkai, tetapi sekali lagi, lewati lensa,” katanya.

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    11 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa ubi jalar yang dianggap remeh ternyata banyak mempunyai manfaat. Berikut sejumlah manfaat ubi jalar.