Kenali Gejala Hipospadia pada Anak Seperti yang Dialami Aprilia Manganang

Reporter

Aprilia Manganang bersiap melakukan servis dalam sebuah pertandingan voli. Kiprah Aprilia cemerlang hingga masuk dalam skuad Timnas voli putri Indonesia di ajang Asian Games 2018. Instagram fansclub Aprilia Manganang

TEMPO.CO, Jakarta - Aprilia Manganang salah satu mantan atlet timnas bola voli Indonesia kini resmi berjenis kelamin pria, setelah menjalani pemeriksaan medis. 

Sebelumnya, ia telah diprotes beberapa kali saat pertandingan. Salah satunya di ajang SEA Games 2015. Tim Filipina meminta agar Aprilia diperiksa gendernya. Kini, titik terang telah ditemukan, Aprilia Santini Manganang dinyatakan mengidap kondisi bawaan lahir yang disebut Hipospadia.

Apa Itu Hipospadia

Kata hipospadia berasal dari bahasa Yunani. Kata "hypo" berarti di bawah dan "spadon" memiliki arti celah. Urology Health menyebutkan bahwa hipospadia merupakan kondisi di mana lubang uretra tidak berada di ujung penis.

Lubang bisa berada di mana saja, di sepanjang bagian bawah penis. Hipospadia adalah cacat lahir yang umum ditemukan pada 1 dari setiap 200 anak laki-laki.

Hipospadia terbagi menjadi 2 macam, yaitu distal dan proksimal. Hispodia distal terjadi bila uretra ditemukan di dekat ujung penis. Sedangkan jika berada dari tengah batang penis ke pangkal penis, atau bahkan di dalam skrotum, disebut hispodia proksimal. Lebih dari 80 persen anak laki-laki dengan hipospadia, mengalami hipospadia distal.

Penyebab Hipospadia

Dilansir oleh Cleveland Clinic, salah satu pusat medis akademis multispesialis nirlaba, penyebab dari hipospadia belum diketahui secara pasti. Namun, berkaitan dengan kondisi gen. Anak-anak dengan hipospadia mungkin saja memiliki ayah atau saudara laki-laki yang juga hipospadia.

Penis mulai berkembang sekitar minggu kedelapan dalam masa kehamilan. Cacat uretra terjadi antara minggu ke 9 dan 12.

Masih oleh Cleveland Clinic, ada beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko. Apabila ibu memiliki faktor-faktor tersebut, bayi laki-lakinya berisiko mengidap hipospadia. Di antaranya:

  1. Kelebihan berat badan (obesitas)
  2. Berusia di atas 35 tahun
  3. Menjalani perawatan kesuburan untuk hamil. Faktor ini berkaitan dengan paparan hormon progesteron yang digunakan selama pembuahan
  4. Menggunakan hormon lain sebelum atau selama kehamilan
  5. Pernah terpapar pestisida

Gejala Hipospadia

Hipospadia umumnya sudah terlihat saat lahir. Tidak hanya posisi uretra yang salah, tetapi kerap kali kulup tidak terbentuk sempurna di bagian bawahnya. Akibatnya, ujung penis menjadi terbuka. Beberapa bayi baru lahir memiliki kulup abnormal dengan uretra di tempat yang normal. Dalam kasus lain, kulup yang normal mungkin menyembunyikan uretra yang abnormal.

Anak-anak dengan hipospadia seperti yang dialami Aprilia Manganang memiliki gejala seperti:

  1. Lubang uretra tidak berada di ujung penis
  2. Penis melengkung ke bawah
  3. Testis tidak sepenuhnya turun ke skrotum
  4. Kulup yang belum berkembang
  5. Buang air kecil tidak normal, di mana urin tidak mengalir langsung.

ANNISA FEBIOLA

Baca juga:  Sebab Perempuan Bisa Bertubuh Kekar Seperti Aprilia Manganang






Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

6 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


Hasil Livoli 2022: Bogor LavAni Raih Kemenangan Pertama

8 hari lalu

Hasil Livoli 2022: Bogor LavAni Raih Kemenangan Pertama

Bogor LavAni memetik kemenangan pertama atas tim asal Riau, Syabil Pirdaus Berkarya, pada hari pertama Kejurnas Antarklub (Livoli Divisi I).


Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri 2022: Tuan Rumah Polandia dan Belanda Menang

9 hari lalu

Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri 2022: Tuan Rumah Polandia dan Belanda Menang

Dua tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri 2022, Polandia dan Belanda, sama-sama menang dalam pertandingan pertamanya.


Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

10 hari lalu

Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

Para peneliti sekarang telah memulai studi lanjutan dengan bayi yang sama setelah melahirkan


Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar Menderita Hernia, Ini Penyebab dan Gejalanya

10 hari lalu

Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar Menderita Hernia, Ini Penyebab dan Gejalanya

Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar dikabarkan mengidap hernia dan dilarikan ke rumah sakit. Apa penyeban hernia?


Klub Peserta Livoli 2022 Kini Dapat Subsidi dari PBVSI, Berapa Besarnya?

12 hari lalu

Klub Peserta Livoli 2022 Kini Dapat Subsidi dari PBVSI, Berapa Besarnya?

PP PBVSI memberikan subsidi kepada seluruh tim yang bersaing di Liga Bola Voli Indonesia atau Livoli 2022 Divisi Utama dan Divisi Satu.


Livoli 2022 Segera Bergulir, 42 Tim Bola Voli dari 15 Provinsi Bakal Bersaing

12 hari lalu

Livoli 2022 Segera Bergulir, 42 Tim Bola Voli dari 15 Provinsi Bakal Bersaing

PP PBVSI akan memberi subsidi untuk seluruh peserta Livoli 2022. Tak semua tim mendapatkan dukungan sponsor.


Manfaat Konsumsi Udang untuk Ibu Hamil dan Cegah Rambut Rontok

12 hari lalu

Manfaat Konsumsi Udang untuk Ibu Hamil dan Cegah Rambut Rontok

Udang adalah salah satu seafood yang simpan banyak manfaat, antara lain baik untuk ibu hamil, mengontrol berat badan hingga mencegah rambut rontok.


3 Mitos Perawatan Kulit yang Aman di Masa Kehamilan

12 hari lalu

3 Mitos Perawatan Kulit yang Aman di Masa Kehamilan

Dokter kulit menjelaskan ada banyak kesalahpahaman tentang perawatan kulit aman untuk kehamilan


Alasan Mengapa Ratu Elizabeth II Tak Pernah Difoto saat Hamil

14 hari lalu

Alasan Mengapa Ratu Elizabeth II Tak Pernah Difoto saat Hamil

Selama masa akhir kehamilan, Ratu Elizabeth II menjauhkan diri dari kehidupan publik.