Hari Buku Sedunia: 10 Buku Paling Bepengaruh di Dunia, Plato hingga Edward Said

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita membaca buku. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita membaca buku. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam suasana perayaan Hari Buku Sedunia kami hadirkan 10 buku paling berpengaruh di dunia. Sejarah telah membuktikan buku-buku ini mampu membantu pemikiran orang-orang berkembang.

    Dirangkum dari oedb.org dan weforum.org, berikut 10 buku paling berpengaruh di dunia:

    1. The Republic oleh Plato.

    Buku ini ditulis sekitar 380 SM, dan jadi salah satu karya paling berpengaruh di dunia. Buku milik Plato mengamati keadilan dalam diri manusia dan politik, serta membahas peran filsuf di tengah masyarakat. Republik turut dijadikan teks rujukan sejarahwan dalam menggambarkan Yunani di zaman si penulis.

    1. The Communist Manifesto oleh Karl Marx dan Friedrich Engels.

    The Communist Manifesto merinci perjuangan kelas di tengah masyarakat, serta menelusuri akar sejarahnya. Buku ini menyorot masalah kapitalisme dan produk kapitalis. Serta menyoroti cara kerja kapitalisme dalam tatanan politik dan masyarakat.

    1. The Right of Man oleh Thomas Paine.

    Buku ini mengemukakan pandangan bolehnya masyarakat melakukan revolusi ketika pemimpin tak lagi mampu melindungi hak-hak rakyat. Ditulis sebagai pembelaan atas Revolusi Prancis, di tahun 1791 buku The Right of Man diedarkan secara luas, dan digunakan sebagai senjata menentang semua lembaga kemasyarakatan yang tidak menguntungkan bangsa secara keseluruhan, termasuk lembaga monarki dan aristokrasi.

    1. Common Sense oleh Thomas Paine.

    Pada 1776 buku ini diterbitkan secara anonim dan secara terang mendukung pelawanan Amerika atas penjajahan Inggris selama revolusi Amerika. Buku ini mendorong Amerika melawan koloni dan petinggi Inggris dan pemerintahan egaliter. Hingga saat ini buku Common Sense jadi salah satu buku Amerika terlaris sepanjang masa.

    1. Democracy in America oleh Alexis de Tocqueville.

    Buku ini memberikan pandangan pada masyarakat dan institusi Amerika secara keseluruhan, dan alasan mengapa kesetaraan demokrasi ada dan berkembang di masa buku ini ditulis.

    1. The Prince oleh Niccolo Machiavelli.

    Buku The Price dianggap sebagai salah satu karya pertama filsafat politik modern dengan risalah politik dari 1513, dan menawarkan nasihat tentang bagaimana calon pemimpin dapat bertahan dan berkembang dalam lanskap politik kontroversial.

    1. Narrative of the Life Frederick Douglass, an American Slave oleh Frederick Douglass.

    Frederick Douglass merupakan orator dan mantan budak, narasi yang dituangkannya dalam buku ini dianggap sebagai karya paling terkenal yang ditulis mantan budak. Buku ini turut jadi salah satu teks paling berpengaruh selama gerakan abolisionis di Amerika Serikat. Penulis menceritakan kisah hidupnya dari seorang budak untuk mendapatkan kebebasan.

    1. On Liberty oleh John Stewart Mill.

    Karya filosofis ini dianggap sebagai dasar pemikiran politik liberal di mana teksnya menerapkan utilitarianisme etis pada masyarakat dan pemerintahan negara. Dengan alasan konsekuensi dari tindakan lebih baik di tempatkan pada kepentingan orang lain dibanding kepentingan pribadi.

    1. The Wealth of Nations oleh Adam Smith.

    Diterbitkan pada 1776, buku ini menjelaskan bagaimana dan apa yang membangun kekayaan suatu bangsa. Ia menggambarkan sistem ekonomi dan menyarankan pasar bebas mampu mengotomatiskan serta mengatur diri sendiri.

    1. Orientalisme oleh Edward Said.

    Buku ini membahas bagaimana representasi budaya dunia Timur terkait struktur dan masyarakat yang menciptakannya. Orientalisme menjadi kritik terhadap politik dan kekuasaan barat.

    Dan, 10 buku paling berpengaruh tersebut hanya sebagian kecil dari puluhan atau bahkan ribuan buku perpengaruh lainnya di dunia. Dalam suasana perayaan Hari Buku Sedunia ini, Anda bisa memasukkan salah satu atau bahkan semua judul itu dalam daftar bacaan berikutnya.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Hari Buku Sedunia 23 April, Perayaan Sekaligus Peringatan Kematian Para Penulis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.