Anosmia Bisa Sembuh Sendiri, Ini Tipsnya

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kehilangan indera penciuman dan rasa tetap menjadi salah satu gejala yang paling membingungkan terkait dengan Covid-19.

    Kehilangan indera penciuman dan rasa tetap menjadi salah satu gejala yang paling membingungkan terkait dengan Covid-19.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahli teknologi pangan dari Chlorophyll Scientific Consulting, Daisy Irawan, membagikan tips untuk mengatasi hilangnya kemampuan indera penciuman atau anosmia. Dilansir dari Tempo, Jumat, 16 Juli 2021, Daisy mengungkap bahwa anosmia dapat menghilangkan selera makan. Padahal, pasien Covid-19 membutuhkan asupan nutrisi yang terjaga.

    Karena itu makanan harus dibikin semenarik mungkin penampilannya untuk mendongkrak nafsu makan. "Bisa membuat makanan lebih berwarna-warni dengan aneka sayuran, atau bisa juga dibuat dengan aneka ragam bentuk," kata Daisy.

    Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi jus dari buah yang kulitnya bisa dikonsumsi, jeruk misalnya. Kulit jeruk mengandung senyawa golongan flavonoid, yaitu salah satunya hesperidin. Sehingga sekalipun rasanya getir dan panis, senyawa bioaktif pada jeruk bisa mengurangi infeksi bakteri, mempermudah mengeluarkan dahak, dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Daisy juga mengatakan bahwa anosmia biasanya diikuti oleh tidak berfungsinya indera pengecap, sehingga makanan apapun akan terasa pahit. Untuk mengatasinya, anda bisa mengurangi rasa asin pada makanan dan mengalihkan pada makanan yang cenderung manis, seperti semur, smoothies sayur dan buah-buahan, sayur bening, dan sayur asam.

    Untuk mempercepat penyembuhan dari ketidakmampuan membaui ini, bisa dilakukan dengan mengonsumsi sambal. Menurut dia, sambal yang dibuat dari bawang segar dan rempah lain memiliki aroma yang tajam. Namun, sambal harus segera dikonsumsi agar tidak merusak komponen aktif bawang segar yang mudah rusak.

    Dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT)-bedah kepala leher Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), Mahatma Sotya Bawono, mengatakan bahwa anosmia tidak dapat diremehkan karena bisa berdampak panjang pada kualitas hidup.

    Meski belum ada panduan standar untuk membantu mengembalikan fungsi indera penciuman pasien Covid-19, menurut dia, namun terapi dengan memberikan stimulasi pada indera penciuman dapat mendorong untuk menyembuhkan anosmia.

    Terapi ini bisa anda lakukan di rumah dengan berlatih menggunakan aroma yang berbeda, seperti aroma lemon, minyak Atsiri, kopi, dan lainnya. "Berhasil tidaknya, tergantung dari derajat kerusakan anosmia," ungkap dia dalam laman Tempo, Jumat, 16 Juli 2021.

    AMELIA RAHIMA SARI

    Baca juga: Anosmia, Kembalikan Fungsi Indera Penciuman dengan Cara Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.