Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Adakah perbedaan antara Pengacara dan Advokat?

Reporter

image-gnews
Ilustrasi pengadilan. TEMPO/Subekti
Ilustrasi pengadilan. TEMPO/Subekti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, pengacara adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang wilayah kerjanya di seluruh wilayah Republik Indonesia. 

Sedangkan pada regulasi yang diundangkan pada 2003, jabatan advokat adalah seseorang yang bekerja untuk memberikan bantuan atau jasa hukum yang lebih dalam dan lanjut kepada publik, dari agenda hukum perdata hingga pidana. Namun, adakah perbedaan antara profesi advokat dengan pengacara?

Mengutip Voffice di situ voffice.co.id, pada dasarnya, profesi advokat dan pengacara sama-sama memberikan jasa hukum. Namun, dulunya kedua profesi ini dibedakan dari lokasi praktiknya.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman, seorang advokat diperbolehkan memberikan jasa hukum di pengadilan dan bisa beracara di seluruh wilayah Indonesia. Sementara izin praktik seorang pengacara hanya diberikan oleh pengadilan setempat. Dengan kata lain, ruang lingkup praktik seorang pengacara lebih terbatas dari advokat.

Bila pengacara ingin beracara di luar wilayah izin praktiknya, pengacara tersebut perlu meminta surat izin di pengadilan tempat ia berniat memberikan jasa hukum.

Namun, sejak adanya Undang-Undang No.18 Tahun 2009 tentang Advokat, kini tidak ada perbedaan antara advokat dan pengacara. Menurut pasal 1 ayat (1) UU Advokat, semua orang yang berprofesi memberikan jasa hukum di dalam maupun di luar pengadilan di seluruh Republik Indonesia disebut dengan Advokat, tak terkecuali pengacara.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lebih rinci, mengutip laman resmi Magister Pascasarja Ilmu Hukum Universitas Medan Area di situs mh.uma.ac.id, tugas seorang pengacara meliputi:

  1. Menganalisis dan menjelaskan masalah hukum.
  2. Menjelaskan aturan hukum, penataan hukum yang sistematis (menganalisis dan mengidentifikasi masalah yang sistematis).
  3. Menafsirkan dan/atau menegakkan undang-undang dan peraturan saat ini atau menyusun aturan baru untuk situasi di mana belum ada undang-undang dan peraturan yang dibuat.
  4. Mendefinisikan, membuat dan menggunakan konsep hukum, elaborasi dan penggunaan penghargaan, penilaian, klasifikasi dan teori, memutuskan atau menyelesaikan perselisihan antara pihak-pihak yang berseberangan.
  5. Memberikan informasi tentang sistem hukum atau masalah hukum lainnya melalui media dan/atau pidato publik, menganalisis, mempelajari, dan mendeskripsikan fakta dan peristiwa
  6. Berdebat atau menentang resolusi, interpretasi, bukti (dapat diterima), dan lain-lain.
  7. Mencerminkan nilai-nilai hukum, fakta dan bukti (meneruskan penilaian/pendapat, menasihati pengacara dan hakim, dan lain-lain).
  8. Mengotentikasi atau mengkritik sistem politik.
  9. Selain itu, seorang advokat perlu belajar, mentransfer, dan menyebarkan pengetahuan dan lain-lain.

DELFI ANA HARAHAP

Baca: 9 Sayarat Menjadi Advokat dan Sanksi Jika Langgar Sumpah Advokat

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Keluarga Terkaya di Inggris Divonis 4 Tahun Penjara di Swiss, Pekerjakan PRT 16 Jam Sehari

19 jam lalu

Keluarga Hinduja Terkaya di Inggris Dihukum Karena Mengeksploitasi Pekerja Rumah Tangga India di Vila Swiss. FOTO/india.com
Keluarga Terkaya di Inggris Divonis 4 Tahun Penjara di Swiss, Pekerjakan PRT 16 Jam Sehari

Keluarga terkaya di Inggris keturunan India dinyatakan bersalah oleh pengadilan Swiss pada Jumat karena mengeksploitasi pekerja rumah tangga


KJRI Pastikan Revi yang Ditahan Kejaksaan Osaka Akan Mendapat Pendampingan Pengacara

2 hari lalu

Bendera Jepang dan Indonesia. Shutterstock
KJRI Pastikan Revi yang Ditahan Kejaksaan Osaka Akan Mendapat Pendampingan Pengacara

Revi dinyatakan hilang setelah melewati pemeriksaan imigrasi Osaka di Bandara Internasional Kansai Osaka.


Guru Besar UI Kritik Lembaga Hukum Jadi Senjata Politik

2 hari lalu

Ilustrasi pengadilan(pixabay.com)
Guru Besar UI Kritik Lembaga Hukum Jadi Senjata Politik

Para hakim itu dinilai meletakkan eksistensi hukum hanya dari teks-teks, per pasal-pasal, dan dilepaskan dari substansinya.


Thaksin Shinawatra Bayar Uang Jaminan untuk Bebas dari Penahanan atas Tuduhan Menghina Kerajaan

4 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.Tempo/Imam Sukamto
Thaksin Shinawatra Bayar Uang Jaminan untuk Bebas dari Penahanan atas Tuduhan Menghina Kerajaan

Thaksin Shinawatra membayar uang jaminan demi bisa menghindari penahanan awal terkait tuduhan menghina Kerajaan Thailand.


Catatan Ketua MPR RI : Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

7 hari lalu

Ketua MPR RI/Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Borobudur, Universitas Trisakti, Universitas Jayabaya dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN), Bambang Soesatyo.
Catatan Ketua MPR RI : Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

Bamsoet merasa prihatin dengan nasib hukum di Indonesia yang semakin hari semakin tumpul.


Hasto Sebut PDIP Sedang Rumuskan Ulang Kurikulum Hukum untuk Kadernya

8 hari lalu

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam pemeriksaan ini penyidik KPK melakukan penyitaan Handphone milik Hasto. TEMPO/Imam Sukamto
Hasto Sebut PDIP Sedang Rumuskan Ulang Kurikulum Hukum untuk Kadernya

Dia mengklaim PDIP tidak pernah berhenti berjuang dalam mendukung perkembangan hukum dan demokrasi di Indonesia.


Beri Kuliah ke Kader PDIP, Mahfud Md: Kita Sedang Kehilangan Arah Hukum

8 hari lalu

Mahfud MD saat mengunjungi UII Yogyakarta Rabu, 8 Mei 2024. Dok.istimewa
Beri Kuliah ke Kader PDIP, Mahfud Md: Kita Sedang Kehilangan Arah Hukum

Mahfud Md menyoroti kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia saat mengisi Sekolah Hukum PDIP.


10 Drama Korea Tentang Jaksa dan Pengacara, Teranyar Hide

11 hari lalu

Drama Korea berjudul Hide akan tayang pada 23 Maret 2024 nanti. Drama ini berkisah tentang misteri hilangnya suami. Berikut ini sinopsis drakor Hide. Foto: AsianWiki
10 Drama Korea Tentang Jaksa dan Pengacara, Teranyar Hide

Drama Korea Hide mengisahkan seorang wanita bernama Na Moon Young, mantan jaksa dan wakil pengacara yang kehilangan suaminya.


Sidang Anak Joe Biden: Ipar Hunter Biden Akui Buang Senjata Api karena Alasan Ini

15 hari lalu

Hallie Biden, janda Beau Biden dan mantan pacarnya Hunter Biden, tiba bersama tunangannya John Hopkins Anning, di pengadilan federal selama persidangan Hunter atas tuduhan pidana senjata di Wilmington, Delaware, AS, 6 Juni 2024. REUTERS/Kevin Lamarque
Sidang Anak Joe Biden: Ipar Hunter Biden Akui Buang Senjata Api karena Alasan Ini

Hallie Biden, janda dari saudara laki-laki Hunter Biden, Beau, bersaksi di persidangan senjata bahwa dia "panik" ketika menemukan senjata api


Pengadilan Spanyol Panggil Istri PM Pedro Sanchez atas Dugaan Korupsi

17 hari lalu

Istri Perdana Menteri Spanyol Maria Begona Gomez mewarnai kerajinan anyaman saat Spouse Program KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa 15 November 2022. ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Zabur Karuru.
Pengadilan Spanyol Panggil Istri PM Pedro Sanchez atas Dugaan Korupsi

Begona Gomez, istri Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, sedang diselidiki atas tuduhan korupsi dan penggunaan pengaruh demi kepentingan bisnis.