Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Delapan Kiat Mengelola Stres

image-gnews
AP/Kiichiro Sato
AP/Kiichiro Sato
Iklan

TEMPO.CO, JakartaStres sangat umum dialami, terutama di masa pandemi. Kondisi ini dapat ditandai dengan jam tidur tak teratur, perasaan terisolasi, sering sakit kepala, kenaikan atau penurunan berat badan yang tiba-tiba, mudah marah, sulit berkonsentrasi, sulit beraktivitas harian, sampai ketergantungan pada obat maupun alkohol secara berlebihan.

Merangkum Sutter Health di alamat sutterhealth.org, berikut 8 kiat mengelola stres yang patut dicoba:

  1. Menyeimbangkan pekerjaan dan rumah

Seimbangkan antara waktu bekerja dan rumah. Lakukan pekerjaan sesuai porsi dan jam kerja. Sebisa mungkin menghindari membawa pekerjaan ke rumah, karena hanya akan menambah beban, dan merusak jam istirihat di rumah.

  1. Olahraga secara teratur

Menggerakkan tubuh secara teratur membantu menyeimbangkan sistem saraf, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengeluarkan hormon stres. Bahkan, berjalan kaki 20 menit setiap hari dapat membuat emosi seseorang lebih baik, dibanding mereka yang tidak melakukannya.

  1. Makan dengan baik dan membatasi konsumsi alkohol

Alkohol, nikotin, dan kafein untuk sementara memang dapat menghilangkan stres, tetapi dalam jangka panjang memiliki dampak pada kesehatan dan mampu memperburuk stres. Sebagai gantinya, lakukan pola makan sehat dan teratur, seperti mengkonsumsi banyak buah dan sayuran organik, menghindari makanan olahan dan gula, serta banyak minum air putih.

  1. Meluangkan waktu untuk mengobrol

Berbicara tatap muka dengan orang lain mampu melepaskan hormon yang berkaitan dengan pengurangan stres. Sebab itu berbicara dengan orang yang mampu mendengarkan baik bagi kesehatan mental.

  1. Meluangkan waktu untuk hobi

Meluangkan waktu untuk mengerjakan hobi dapat memberi kesenangan dan kegembiraan, sehingga membantu penurunan stres.

  1. Melakukan relaksasi
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Relaksasi membantu mengurangi stres dengan mengaktifkan keadaan tenang, dan mengimbangi hormon dalam tubuh. Seseorang bisa melakukan satu dari berbagai jenis relaksasi, di antaranya yoga dan teknik pernafasan.

  1. Tidur yang cukup

Orang yang cukup tidur malam 7 sampai 8 jam setiap hari lebih mungkin mentolerir stres dibanding mereka yang tidak mendapat cukup tidur. Apabila Anda mengalami gangguan tidur, segera cari akar masalahnya, atau konsultasikan dengan penyedia layanan medis.

  1. Membangun ikatan dengan hewan peliharaan

Studi klinis menunjukkan bahwa menghabiskan waktu yang singkat dengan hewan peliharaan dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Baca juga: 5 Kiat Latihan Pernapasan untuk Relaksasi Tidur

DELFI ANA HARAHAP

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

1 hari lalu

Generasi Z. Foto: Freepik.com/pch.vector
5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

Generasi Z menghadapi tantangan yang kompleks dan beragam dalam kehidupan mereka.


Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

1 hari lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

Neurolog menyebut perempuan lebih berisiko mengalami migrain dibanding laki-laki dengan risiko kambuh lebih tinggi dan waktu pemulihan lebih lama.


Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

3 hari lalu

Ilustrasi mengurangi stress. Freepik.com/fabrikasimf
Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan.


Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

3 hari lalu

ilustrasi stres (pixabay.com)
Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan, termasuk jantung dan pernapasan.


Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

3 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di rumah. Foto: Freepik.com/Tirachardz
Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

Studi tentang kaitan waktu olahraga dengan efektivitasnya didasarkan pada data yang dikumpulkan dari uji coba terkontrol secara acak.


Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

4 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum bepergian naik pesawat termasuk kebiasaan sebelum terbang yang bisa berakibat fatal. Sah satunya adalah minum alkohol sebelum tidur di pesawat yang ternyata sangat membahayakan.


Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

6 hari lalu

Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su
Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

Penelitian menyebut marah-marah bisa mengurangi depresi, stres, dan kecemasan dibanding perilaku yang sopan dan kalem.


Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

6 hari lalu

Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com
Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

Ada orang yang memang senang dengan keadaan berantakan dan penyebabnya bukan sekedar malas. Berikut pendapat pakar.


Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

7 hari lalu

Ilustrasi wanita dan pria berolahraga. shutterstock.com
Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

Pakar menegaskan olahraga bukan pemicu penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Lalu, apa penyebabnya?


Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

7 hari lalu

ilustrasi jantung (pixabay.com)
Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

Stres bisa memicu gangguan irama jantung menjadi cepat atau aritmia karena hormonal. Hindari juga kafein.