Kenali Penyebab Kram kaki, Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi kram kaki (Pixabay.com)

TEMPO.CO, JakartaDikutip dari everydayhealth, kram kaki memiliki nama lain yang disebut dengan kram malam atau charley horse. Kram ini merupakan kejang menyakitkan yang biasanya terjadi pada otot betis Anda. Meskipun kram kaki biasa terjadi pada malam hari, tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada siang hari. Biasanya, kram kaki pada siang hari terjadi ketika sedang melakukan aktivitas fisik, seperti berlari, bermain bola, atau bersepeda. 

Kram otot pada bagian kaki atau kram kaki ini dapat berlangsung selama beberapa detik atau ada juga yang berlangsung selama 10 menit. Mungkin saja hal ini terjadi karena gaya hidup yang kurang banyak bergerak sehingga peredaran darah dan otot cenderung kaku. Namun, terdapat alasan lain di balik terjadinya kram kaki.

Penyebab Kram Kaki

“Kram kaki dapat terjadi karena berbagai macam kondisi. Mulai dari dehidrasi sampai penyebab yang lebih serius karena mengidap penyakit ginjal, dapat menyebabkan terjadinya kram otot di betis,” kata Matthew Hyland, Presiden Asosiasi Terapi Fisik New York dan pemilik Rye Physical Therapy & Rehabilitation.

Selain itu, kram juga sering terjadi karena sedang melakukan olahraga berat, mengalami trauma pada otot, atau menjaga kaki dalam posisi canggung yang terlalu lama. Posisi canggung terlalu lama ini dapat digambarkan seperti ketika sedang duduk di teater yang penuh dan sesak. Akibatnya, otot-otot di betis yang menjadi penahan utama mengalami tegang. 

Penyebab lain terjadinya kram kaki karena mengonsumsi beberapa obat-obatan, seperti obat kendali untuk kelahiran, diuretik (obat untuk pasien tekanan darah tinggi), dan steroid. Kekurangan nutrisi kalium atau kalsium dan musim dingin yang tiba juga dapat menjadi penyebab dari kram kaki. 

Kram kaki juga dapat menjadi masalah medis yang akut, jika Anda memiliki sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS). Kondisi ini ditandai dengan adanya sensai tarik-menarik otot betis sehingga membuat Anda tidak nyaman. 

Penjelasan tersebut membuktikan bahwa kram kaki tidak dianggap angin lalu saja. Oleh karena itu, perhatikan cara untuk mengantisipasi kram kaki ini.

Cara Mengatasi Kram Kaki

Terdapat beberapa cara untuk meredakan kram kaki yang terjadi di malam hari. "Cara terbaik untuk meredakannya adalah dengan melakukan beberapa gerakan, baik berjalan-jalan atau hanya sekedar menggoyangkan kaki Anda selama beberapa menit," ujar Hyland. "Selain itu, pemanasan ringan, seperti memompa pergelangan kaki ke atas dan ke bawah atau menggosok otot juga bisa membantu mencegah kram kaki,” kata dia.

Dilansir dari laman PubMed.gov, memenuhi cairan atau elektrolit yang seimbang dan memadai juga dapat membantu pencegahan kram kaki.  Di samping itu, Anda juga memerlukan asupan makanan dengan gizi dan vitamin yang tinggi. Untuk mereka yang memiliki kram kaki kronis dapat menggunakan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit yang ada.  

Hyland juga menyarankan untuk siapa pun yang secara terus-menerus mengalami kram kaki maka perlu memperkuat otot-otot mereka, terutama otot di area betis. Ini akan membuat kram jarang terjadi. “Waktu yang terbaik untuk pergi ke dokter, jika kram kaki tidak kunjung berhenti selama 5-10 menit,” ujar Hyland.

RACHEL FARAHDIBA R 

Baca: Kram Kaki Bisa Jadi Pertanda Penyakit Serius, ini Penyebabnya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Awas, Terlalu Lama Duduk Picu Nyeri Punggung dan Cedera

22 jam lalu

Awas, Terlalu Lama Duduk Picu Nyeri Punggung dan Cedera

Terlalu lama duduk dan malas bergerak (mager) dapat memicu kelelahan hingga cedera, termasuk nyeri punggung.


Mengenal Sarkopenia dan Dampaknya bagi Tubuh

1 hari lalu

Mengenal Sarkopenia dan Dampaknya bagi Tubuh

Seiring bertambahnya usia, ada kehilangan massa dan kekuatan otot rangka yang tidak disengaja dan kondisi ini terkait sarkopenia.


Olahraga Terbaik yang Bisa Dilakukan Saat Berusia 50 Tahun

5 hari lalu

Olahraga Terbaik yang Bisa Dilakukan Saat Berusia 50 Tahun

Jika Anda memiliki kondisi medis, selalu temui dokter Anda sebelum memulai program olahraga


3 Cara Cepat Tidur saat Mengalami Stres

9 hari lalu

3 Cara Cepat Tidur saat Mengalami Stres

Jika Anda merasa terlalu stres untuk tidur, cobalah trik ini dan cobalah untuk tidak terlalu khawatir jika tidak segera berhasil


Muncul Lagi di Aceh, Apa Itu Penyakit Polio?

11 hari lalu

Muncul Lagi di Aceh, Apa Itu Penyakit Polio?

Polio (poliomielitis) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian.


Jangan Asal Bikin Oralit Sendiri saat Anak Diare, Ini Sebabnya

15 hari lalu

Jangan Asal Bikin Oralit Sendiri saat Anak Diare, Ini Sebabnya

Saat anak diare, orang tua sebaiknya tidak membuat cairan oralit sendiri karena harus berdasarkan usia dan berat badan anak.


Meninggal karena Kelaparan, Berapa Lama Prosesnya?

17 hari lalu

Meninggal karena Kelaparan, Berapa Lama Prosesnya?

Pakar menjelaskan alasan kelaparan bisa memicu kematian dan berapa lama prosesnya, menyusul kasus penemuan empat jenazah di Kalideres.


Selain Tidur Ini 3 Cara Beristirahat Melepaskan Emosi hingga Meredakan Kecemasan

19 hari lalu

Selain Tidur Ini 3 Cara Beristirahat Melepaskan Emosi hingga Meredakan Kecemasan

Istirahat tidak selalu dengan tidur, Anda bisa mencoba cara lain


Manfaat Bermain Tangkap Bola untuk Keseimbangan Tubuh

23 hari lalu

Manfaat Bermain Tangkap Bola untuk Keseimbangan Tubuh

Peneliti menyebut main tangkap bola dapat meningkatkan keseimbangan tubuh sehingga membantu mencegah mudah jatuh pada lansia.


Jumlah Protein Ideal untuk Sarapan Tak Cukup Hanya Makan Dua Telur

30 hari lalu

Jumlah Protein Ideal untuk Sarapan Tak Cukup Hanya Makan Dua Telur

Protein yang cukup sangat penting untuk umur panjang, meningkatkan kesehatan kulit dan kuku Anda