Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sama-sama Menyerang Kulit: Kenali Perbedaan Panu, Kurap dan Kudis

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Kurap. glucoberryasli.com
Kurap. glucoberryasli.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Panu, kurap, dan kudis merupakan jenis penyakit infeksi kulit yang mungkin beberapa orang belum bisa membedakannya. Lalu, apa sebenarnya perbedaan panu, kurap dan kudis tersebut?  

Penyakit panu, kurap dan kudis dapat menyerang siapa saja. Namun biasanya, penyakit ini menyerang kulit di anggota tubuh yang sering berkeringat. Meski sama-sama menyebabkan rasa gatal pada kulit, ada perbedaan gejala dan penyebabnya.

Beda Panu, Kurap dan Kudis 

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini perbedaan panu, kurap dan kudis, diantaranya:

  • 1. Panu

Panu atau tinea versikolor merupakan infeksi jamur yang menyebabkan perubahan pigmentasi pada kulit normal, sehingga menimbulkan bercak-bercak kecil yang lebih terang atau gelap daripada warna kulit sekitarnya. Apabila terpapar sinar matahari, panu akan semakin terlihat jelas. 

Panu bisa disebabkan oleh jamur jenis Malassezia globosa. Jamur jenis ini berkembang biak dengan sangat cepat dalam kondisi cuaca panas dan lembap dan tubuh sering berkeringat. Mengutip laman resmi Mayo Clinic di mayoclinic.org, biasanya panu lebih sering menginfeksi remaja dan kalangan dewasa muda.

Meski tidak menyebabkan rasa sakit, keberadaan panu dapat membuat penderitanya kehilangan rasa percaya diri, apalagi jika panu berada di bagian kulit yang bisa dilihat orang lain. 

Gejala infeksi panu umumnya ditandai dengan bercak perubahan warna kulit di punggung, dada, leher, dan lengan atas yang menimbulkan rasa gatal ringan. Adapun faktor lain yang memicu munculnya panu termasuk akibat cuaca panas dan lembab, kulit berminyak, perubahan hormonal, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. 

  • 2. Kurap

Kurap atau dikenal sebagai ringworm merupakan salah satu infeksi jamur pada kulit. Melansir dari Healthline, awal munculnya kurap ditandai dengan adanya bercak merah pada area kulit yang terdampak dan kemudian menyebar ke bagian lain di tubuh. Beberapa jenis jamur yang dapat menyebabkan kurap di antaranya Trichophyton, Microsporum dan Epidermophyton. 

Baca juga :  4 Cara Mengobati Panu Secara Alami

Biasanya, kurang dapat muncul di sekitar kulit kepala, kaki, kuku, selangkangan, janggut, atau area tubuh lainnya. Gejala kurap dapat bervariasi tergantung letak area tubuh yang terinfeksi. Umumnya, gejala yang timbul antara lain:

1. Bercak merah, gatal, bersisik atau area kulit yang menonjol yang disebut plak

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

2. Bercak yang terlihat lebih merah di tepi luar atau menyerupai cincin

3. Bercak dengan tepi yang menonjol 

Cara mengobati penyakit kurap dengan mengoleskan salep anti jamur selama 2-4 minggu.  

  • 3. Kudis

Mengutip dari Mayo Clinic, kudis atau skabies merupakan kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei. Awalnya, tungau betina menggali ke dalam kulit dan membuat terowongan untuk bertelur. Saat telur menetas, larva tungau menuju ke permukaan kulit untuk tumbuh dan dapat menyebar ke area lain di kulit maupun ke orang lain. 

Kondisi ini mengakibatkan rasa gatal timbul di kulit, yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap tungau, telur dan kotorannya. Rasa gatal tersebut biasanya akan semakin parah saat malam hari. 

Gejala kudis bisa memakan waktu hingga enam minggu untuk muncul. Adapun gejala yang ditimbulkan kudis termasuk ruam merah dan rasa gatal yang semakin parah di malam hari. Ruam dapat terlihat seperti gigitan kecil atau benjolan kecil seperti jerawat. Selain itu, area di sekitar kulit terlihat seperti bersisik dan kasar. Jika area kulit yang gatal digaruk secara terus-menerus, maka dapat membuat luka menjadi terinfeksi. 

Demikian perbedaan-perbedaan antara panu, kurap, kudis. 

RINDI ARISKA

Baca juga : Ketahui Penyebab dan Gejala Panu

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Bedakan Bercak Panu dan Kusta pada Kulit

30 Januari 2024

Penderita kusta di Grati Kabupaten Pasuruan melakukan perawatan diri untuk mencegah cacat tubuh, Kamis (27/10). TEMPO/Eko Widianto
Cara Bedakan Bercak Panu dan Kusta pada Kulit

Dermatolog mengungkapkan cara membedakan bercak panu dan lepra atau penyakit kusta pada kulit secara sederhana. Ini yang perlu diperhatikan.


Dokter Ungkap Ragam Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai di Musim Hujan

13 Januari 2024

Ilustrasi eksim pada kulit. sciencephoto.com
Dokter Ungkap Ragam Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai di Musim Hujan

Sejumlah penyakit kulit, mulai dari kurap, panu, hingga eksim, berpotensi timbul saat musim hujan. Waspadalah dan jaga kebersihan.


40 Narapidana Kena Scabies di Penjara Pemuda Tangerang Dikarantina

23 November 2023

Sebuah mobil Ambulance keluar dari Lapas Pemuda membawa para korban napi yang terluka akibat kerusuhan di Tangerang, Banten, (4/18). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
40 Narapidana Kena Scabies di Penjara Pemuda Tangerang Dikarantina

Pemisahan mereka yang terkena penyakit scabies atau kudis ini sempat mendapatkan protes dari antara para narapidana.


Penyakit Scabies Serang Puluhan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

23 November 2023

Ilustrasi narapidana. shutterstock.com
Penyakit Scabies Serang Puluhan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

Puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA atau Lapas Pemuda Tangerang terkena penyakit kulit scabies atau kudis.


Cara Bedakan Penyakit Kusta dengan Panu

14 September 2023

Seorang pasien penderita kusta duduk di dalam kamar perawatan di pusat rehabilitasi rumah sakit Sintanala, Tangerang, Banten, Selasa (13/2). Badan Kesehatan dunia World Health Organisation (WHO) menyatakaan  Indonesia menduduki peringkat ketiga penyumbang penyakit kusta di Dunia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Cara Bedakan Penyakit Kusta dengan Panu

Dokter kulit mengungkapkan perbedaan bercak putih panu dengan kusta. Berikut di antaranya.


Mengenal 4 Jenis Kulit Kering

24 Agustus 2023

Ilustrasi kulit kering dan pori-pori besar. Freepik.com
Mengenal 4 Jenis Kulit Kering

Kulit kering sebuah keadaan di mana kulit tidak memiliki kelembapan yang cukup untuk membuatnya tetap terasa lembut.


Mengenal Lengkuas Merah dan Cara Menanamnya di Pot

19 Agustus 2023

Ilustrasi lengkuas (Pixabay.com)
Mengenal Lengkuas Merah dan Cara Menanamnya di Pot

Lengkuas merah adalah salah satu tanaman tradisional kaya akan khasiat


Beauty Influencer Ini Mengaku Terkena Kurap setelah Orang Lain Pakai Alat Makeup-nya

22 April 2023

Beauty influencer Louaira mengaku terkena kuap setelah alat makeup-nya dipinjam orang lain. (TikTok)
Beauty Influencer Ini Mengaku Terkena Kurap setelah Orang Lain Pakai Alat Makeup-nya

Louaira mengatakan peradangan di wajahnya disebabkan oleh kurap, yang dia yakini didapatkan dari seseorang yang sebelumnya menggunakan alat makeup-nya


5 Penyakit yang Umum Menyerang Kucing

6 April 2023

Ilustrasi kucing. Sxc.hu
5 Penyakit yang Umum Menyerang Kucing

Ada berbagai jenis penyakit yang bisa menyerang kucing peliharaan. Beberapa di antaranya bersifat menular dan beberapa lainnya tidak.


5 Penyakit Kulit yang Menular

17 Maret 2023

Ilustrasi kulit gatal (Pixabay.com)
5 Penyakit Kulit yang Menular

Ada berbagai jenis penyakit kulit, beberapa di antaranya menular