Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Tingkatan Burnout dan Cirinya

Reporter

image-gnews
Burnout adalah reaksi terhadap stres kerja yang berkepanjangan dan menyebabkan kelelahan, sinisme, kurang fokus, dan menurunnya kemampuan profesional. (Pexels/energepic.com)
Burnout adalah reaksi terhadap stres kerja yang berkepanjangan dan menyebabkan kelelahan, sinisme, kurang fokus, dan menurunnya kemampuan profesional. (Pexels/energepic.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Psikolog Nadya Pramesrani mengatakan burnout dapat disebabkan beban kerja yang berlebihan serta ketidakmampuan diri dalam mengambil keputusan. Ia juga menganjurkan tetap menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari kelelahan mental atau burnout selama berpuasa Ramadan.

"Keep healthy lifestyle habit dengan keseimbangan physical exercise, diet, dan waktu tidur cukup supaya tidak burnout selama puasa" kata Nadya.

Ia mengatakan kita juga harus mengatur ekspektasi agar tidak memiliki harapan di luar kemampuan sehingga tidak menimbulkan pikiran yang berlebihan atau overthinking. Selain itu, rutin berolahraga akan mengurangi stres karena tubuh merasa lelah dan akan merespons untuk cepat beristirahat.

"Kita harus tahu sampai mana batas kemampuan, kebutuhan, dan pola tidur. Semuanya berpengaruh, apalagi di bulan puasa ini tubuh melakukan banyak adaptasi," jelasnya.

Selain itu, kondisi lingkungan dan kurangnya dukungan sosial menjadi faktor penting ketidakpercayaan terhadap diri sendiri yang akan mengakibatkan burnout jika didiamkan.

4 Tingkatan burnout
Kurangnya kepercayaan diri dan simpati terhadap diri sendiri, perasaan gagal di masa lalu, serta jika usaha yang dilakukan tidak sebanding dengan hasil pada diri seseorang akan membuat frustrasi yang berujung pada perasaan burnout.

"Kadang-kadang orang tidak sadar apakah sedang burnout atau tidak, maka kalau kita lihat kerabat menunjukkan tanda-tanda burnout harus kita support," tambah Nadya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurutnya terdapat empat tingkatan burnout. Yang pertama adalah burnout tingkat ringan. Hal ini ditandai sakit kepala, pegal di punggung dan di bagian tubuh yang lain dan seolah olah tidak hilang meski sudah beristirahat. 

Kedua adalah burnout tingkat sedang. Biasanya pada tingkat ini orang akan merasa sulit tidur, tidak fokus dalam bekerja, serta sulit berkonsentrasi. Ketiga adalah burnout tingkat berat. Pada fase ini orang cenderung antipati terhadap pekerjaan, merokok berlebihan, sampai minum alkohol dan obat-obatan.

"Jangan sampai kita berada di burnout tingkat ekstrem. Biasanya orang sudah menarik diri dari lingkungan sampai ada percobaan bunuh diri," paparnya.

Pilihan Editor: Apa Perbedaan Fatigue dan Burnout?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

1 hari lalu

Generasi Z. Foto: Freepik.com/pch.vector
5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

Generasi Z menghadapi tantangan yang kompleks dan beragam dalam kehidupan mereka.


Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

1 hari lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

Neurolog menyebut perempuan lebih berisiko mengalami migrain dibanding laki-laki dengan risiko kambuh lebih tinggi dan waktu pemulihan lebih lama.


Sederet Cerita Kasus Judi Online, dari Guru hingga Polisi jadi Korban Terlilit Utang Pinjol, Bunuh Diri hingga..

2 hari lalu

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Judi Online di Aplikasi Games Royal Domino. Konferensi pers dilakukan pada Kamis, 6 Juni 2024 di Polda Metro Jaya. Tempo/Yohanes Maharso.
Sederet Cerita Kasus Judi Online, dari Guru hingga Polisi jadi Korban Terlilit Utang Pinjol, Bunuh Diri hingga..

Banyaknya kasus judi online yang terus memakan korban disoroti Presiden Jokowi. Berikut deretan cerita korban judi online yang telah Tempo rangkum.


Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

3 hari lalu

Ilustrasi mengurangi stress. Freepik.com/fabrikasimf
Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan.


Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

3 hari lalu

ilustrasi stres (pixabay.com)
Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan, termasuk jantung dan pernapasan.


Kenali Gejala Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya

3 hari lalu

Ilustrasi ibu sedih saat mengasuh bayinya. Foto: Unsplash/Hollie Santos
Kenali Gejala Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya

Baby blues syndrome merupakan kelainan emosi yang sering terjadi pada ibu-ibu pascamelahirkan. Berikut gejala dan cara mengatasinya


Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

6 hari lalu

Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su
Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

Penelitian menyebut marah-marah bisa mengurangi depresi, stres, dan kecemasan dibanding perilaku yang sopan dan kalem.


Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

6 hari lalu

Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com
Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

Ada orang yang memang senang dengan keadaan berantakan dan penyebabnya bukan sekedar malas. Berikut pendapat pakar.


Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

7 hari lalu

ilustrasi jantung (pixabay.com)
Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

Stres bisa memicu gangguan irama jantung menjadi cepat atau aritmia karena hormonal. Hindari juga kafein.


Pekerja Rumah Tangga Lompat dari Atap Rumah Majikan, Meninggal Setelah 8 Hari Dirawat

9 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Pekerja Rumah Tangga Lompat dari Atap Rumah Majikan, Meninggal Setelah 8 Hari Dirawat

Seorang remaja 16 tahun yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga meninggal setelah lompat dari atap rumah majikan.