Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Saran Pakar untuk Bawa Anak Berkendara, Jangan Abaikan Keamanan

Reporter

image-gnews
Ilustrasi mudik bersama anak dengan sepeda motor. ANTARA
Ilustrasi mudik bersama anak dengan sepeda motor. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ada standar dan aturan membawa anak dengan kendaraan yang sayangnya masih banyak diabaikan di Indonesia. Pakar Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Anak, Prof Dr dr Meita Dhamayanti, mengatakan keselamatan anak di jalan raya, terutama saat berkendara, perlu disesuaikan dengan usia.

“Mengenalkan keselamatan di jalan raya pada anak memang bisa sedini mungkin tetapi perlu disesuaikan perkembangan dan kemampuan kognitif. Beberapa riset mengatakan usia 4-5 tahun itu sudah paham konsep bahaya. Jadi, kita boleh mengenalkan sebelum itu,” kata Meita.

Standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut usia anak di bawah 1 tahun tidak boleh berpergian dengan kendaraan roda dua karena postur, kemampuan motorik anak belum memadai untuk hal tersebut sehingga lebih aman untuk menggunakan kendaraan roda empat atau kendaraan umum.

“Kita lihat untuk sepeda motor, dianjurkan untuk tidak membawa anak di bawah 1 tahun sebetulnya untuk keamanan maksimal atau maximum safety itu tidak boleh. Tetapi karena kita di negara berkembang, mau dibawa pakai apa lagi? Jadi, WHO juga menyarankan lebih baik ada tempat lagi di sebelah motornya untuk membawa anak tetapi pengendara juga harus lihai mengendalikannya,” paparnya.

Belum ada peraturan khusus
Ia menuturkan kendaraan roda empat memang paling aman digunakan untuk membawa anak di bawah usia 1 tahun. Untuk itu, orang tua perlu mempertimbangkan penggunaan tempat duduk khusus anak di mobil atau car seat.

“Karena masih minim di Indonesia, kita belum ada peraturan yang mewajibkan. Tetapi memang disarankan, car seat di dalam kendaraan itu perlu, ini pun ada klasifikasinya. Ada yang untuk infant atau bayi hingga usia 2 tahun, balita, dan toddler atau sampai usia 3 tahun. Jadi, harus disesuaikan dengan usia juga,” tuturnya.

Ia juga mengatakan apabila belum ada car seat, yang terpenting adalah jangan mendudukkan anak di jok bagian depan untuk mengurangi risiko. Selain itu juga bisa diatasi dengan memasukkan kereta bayi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baby carriage bisa digunakan, yang penting bisa menyokong bagian kepala karena itu bagian penting, atau bisa juga mengenakan sabuk pengaman, di pangkuan bersama pendamping, jadi berdua menggunakan sabuk di kursi bagian belakang,” ujar Meita.

Meita juga menjelaskan standar naik sepeda motor yang aman pada anak. “Pertimbangkan usia anak, di atas 12 tahun boleh dibonceng sendiri di belakang, di bawah itu jangan dibonceng sendiri, jadi harus bertiga dengan pendamping. Itu pun sebenarnya juga sudah menyalahi standar karena sepeda motor didesain maksimal untuk dua orang,” jelasnya.

Selain itu, ia menyarankan orang tua tetap memperhatikan penggunaan helm dengan standar nasional Indonesia meskipun berpergian jarak dekat. Meita juga berharap ke depan transportasi publik bisa lebih baik sehingga aman bagi anak untuk berpergian tanpa perlu khawatir.

“Transportasi publik ke depan diharapkan bisa lebih aman, jadi fasilitasnya dilengkapi sehingga misalnya kita bisa membawa stroller ke dalam,” tegasnya.

Pilihan Editor: Hari Media Sosial Nasional, Psikolog Sebut Dampaknya pada Anak

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Day6 Gelar Konser Spesial untuk Anak Pejuang Leukemia, Wonpil Berikan Keyboardnya

2 jam lalu

Grup band asal Korea Selatan, DAY6. Foto: X/@day6official
Day6 Gelar Konser Spesial untuk Anak Pejuang Leukemia, Wonpil Berikan Keyboardnya

Day6 menghabiskan waktu bersama anak pejuang leukemia limfoblastik akut berusia 7 tahun yang tidak dapat datang ke konser karena sakit.


Tim Dokter Bikin Kampanye untuk Mengukur Seberapa Buruk Kasus Kurang Gizi pada Anak-anak di Gaza

18 jam lalu

Bocah Palestina Ahmed Qannan, yang menderita kekurangan gizi, dirawat di pusat kesehatan, di tengah kelaparan yang meluas, ketika konflik antara Israel dan Hamas berlanjut, di Rafah, di selatan Jalur Gaza 4 Maret 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Tim Dokter Bikin Kampanye untuk Mengukur Seberapa Buruk Kasus Kurang Gizi pada Anak-anak di Gaza

Sejumlah LSM sedang berusaha meningkatkan pemeriksaan kesehatan pada anak-anak untuk melihat seberapa buruk kasus kurang gizi di Gaza


Pentingnya Keluarga Awasi Anak untuk Cegah Penculikan

1 hari lalu

Ilustrasi penculikan. Shutterstock.com
Pentingnya Keluarga Awasi Anak untuk Cegah Penculikan

KemenPPPA menyebut pentingnya peran keluarga untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pendekatan terhadap anak demi mencegah penculikan.


Kemenkes Ingatkan Peran Kunci Orang Tua dalam Menangani Anak DBD

2 hari lalu

Ilustrasi anak demam. saidsupport.org
Kemenkes Ingatkan Peran Kunci Orang Tua dalam Menangani Anak DBD

Kewaspadaan orang tua adalah kunci keberhasilan dalam penanganan DBD pada anak. Berikut yang perlu dilakukan.


Larissa Chou Harus Transfusi Darah hingga 3 Kantong saat Melahirkan Anak Kedua

2 hari lalu

Larissa Chou bersama sang putra setelah melahirkan anak keduanya dengan Ikram Rosadi pada Sabtu, 22 Juni 2024. Foto: Instagram/@larissachou
Larissa Chou Harus Transfusi Darah hingga 3 Kantong saat Melahirkan Anak Kedua

Larissa Chou melahirkan anak kedua yang diberi nama Alesha Alifa Habatillah Rosadi di Bandung. Suami dan putra pertamanya setia menemani.


Berkendara dalam Keadaan Mabuk Bisa Terjerat Pidana , Ini Ancaman Hukuman di AS, Inggris, dan Indonesia

2 hari lalu

Pemain golf terkenal, Tiger Woods ditangkap polisi di Jupiter, Florida, pada 30 Mei 2019. Polisi menyebutkan bahwa Tiger Woods ditangkap karena mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. Jupiter Police Department/Handout via REUTERS
Berkendara dalam Keadaan Mabuk Bisa Terjerat Pidana , Ini Ancaman Hukuman di AS, Inggris, dan Indonesia

Aturan konsumsi alkohol hingga mabuk saat berkendara di Indonesia, AS, dan Inggris bisa dijerat pidana. Bagaimana sanksinya?


Cara Nikita Willy Atasi Trauma Makan Anak

3 hari lalu

Nikita Willy bersama suami dan anak sulungnya. Instagram.com/@nikitawillyofficial94
Cara Nikita Willy Atasi Trauma Makan Anak

Nikita Willy menuturkan anak pertamanya sempat mengalami trauma makan. Ia pun mengisahkan cara mengatasinya.


ACC Catat Kenaikan Laba Bersih 1 Persen pada Kuartal I 2024 di Tengah Pasar Kendaraan yang Cenderung Melemah

3 hari lalu

Chief Executive Officer Astra Credit Companies (ACC) Hendry Christian Wong, menjelaskan penurunan penjualan kendaraan roda empat di tahun 2024, di Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat, 21 Juni 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
ACC Catat Kenaikan Laba Bersih 1 Persen pada Kuartal I 2024 di Tengah Pasar Kendaraan yang Cenderung Melemah

Astra Credit Companies atau ACC mencatat kenaikan laba bersih di kuartal 1 2024 sebesar 1 pesen dibandingkan dengan kuartal 1 pada 2023.


Begini Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

4 hari lalu

Seorang pemain tim esports Rogue Warriors berlatih untuk permainan
Begini Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Kecanduan gadget pada anak perlu ditangani dengan bijak agar tidak berdampak negatif ke depannya.


Presiden Korea Selatan Deklarasikan Darurat Demografis

5 hari lalu

Anak-anak bermain selama kelas pendidikan jasmani di sebuah sekolah dasar di Daejeon, Korea Selatan, 22 November 2021. Yonhap melalui REUTERS
Presiden Korea Selatan Deklarasikan Darurat Demografis

Tingkat kesuburan total Korea Selatan atau jumlah rata-rata anak yang dilahirkan seorang wanita sepanjang hidupnya, turun ke titik terendah pada 2023