Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Buah Pedada Sering Dibuang, Ternyata Manfaatnya Bisa Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Ilustrasi hitan magrove. pexels
Ilustrasi hitan magrove. pexels
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pamor buah pedada belum setinggi buah jeruk. Bagi Anda yang belum tahu, buah pedada adalah buah mangrove yang hidup di perairan payau. Bagian dasar buah ini dibungkus kelopak bunga, dan tidak beracun. Masyarakat jarang mengkonsumsi langsung buah pedada karena rasanya yang asam. Dosen Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (Unja) Uce Lestari berhasil mengolah buah pedada menjadi produk olahan pangan yang bermanfaat meningkatkan sistem imun tubuh.

"Buah pedada ini diolah menjadi dodol pedade, permen asam manis pedado, granul pedada dan marshmallow pedade sebagai peningkat sistem imun," kata Dosen Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (Unja) Uce Lestari di Jambi, Minggu 18 Juni 2023.

Buah pedada diperoleh dari Desa Teluk Majelis yang terletak di Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi yang mana sebagian besar masyarakatnya bermata pencarian sebagai nelayan. Selain itu hutan mangrove yang berada di sekitar perkampungan Desa Teluk Majelis banyak ditemukan dan didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut.

Komunitas tanaman itu berfungsi untuk melindungi garis pantai dan menjadi habitat berbagai hewan perairan. Menurut data BKSDA Provinsi Jambi hutan bakau pantai timur memiliki 20 jenis tanaman mangrove salah satunya adalah jenis mangrove yang menghasilkan buah pedada (Sonneratia cassiolaris).

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Desa Teluk Majelis yang berada di wilayah hutan mangrove tersebut belum mampu mengoptimalkan potensi hasil hutan mangrove non kayu sehingga kurang memiliki kepedulian dalam melestarikan ekosistem mangrove di Semenanjung Pesisir Tanjung Jabung Timur.

"Tanaman pedada (Sonneratia cassiolaris) yang tumbuh di hutan mangrove tersebut berbuah secara musiman, dimana pedada akan berbuah pada akhir tahun seperti periode bulan Oktober sampai dengan Desember," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Masyarakat Desa Teluk Majelis jarang mengkonsumsi langsung buah pedada karena rasanya asam. Sehingga buah tersebut banyak jatuh terbawa arus laut ataupun habis dimakan oleh binatang primata. Rasa asam disebabkan karena pedada memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Berdasarkan penelitiannya Uce Lestari mengatakan bahwa buah pedada (Sonneratia caseolaris) mengandung beberapa senyawa bioaktif diantaranya flavonoid, luteolin dan luteolin 7-O-B-glucoside yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh serta dapat membunuh mikroorganisme.

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Melati di Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan satu-satunya usaha dalam mengolah buah pedada menjadi produk olahan pangan sebagai peningkat sistem imun. Produk pangan fungsional tersebut telah dijual pada pusat oleh-oleh  di Kabupaten Tanjab Timur.

Pilihan Editor: 10 Buah yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Apel hingga Kiwi

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


7 Destinasi Wisata Kota Batam, Tak Jauh dari Pulau Rempang

8 hari lalu

Beberapa wisatawan berswafoto berlatar belakang ikon Welcome to Batam, Minggu, 26 Februari 2023. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
7 Destinasi Wisata Kota Batam, Tak Jauh dari Pulau Rempang

Batam di Kepulauan Riau berada di sebelah barat Pulau Bintan dan sebelah selatan berbatasan dengan Singapura. Berikut 7 destinasi wisata unggulan.


Mengenal Jenis-jenis Pohon Mangrove

13 hari lalu

Ilustrasi hitan magrove. pexels
Mengenal Jenis-jenis Pohon Mangrove

Hutan tanaman Mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Keberadaannya juga memberikan berbagai manfaat.


Inilah 7 Rekomendasi Wisata Hutan Mangrove di Indonesia

16 hari lalu

Ilustrasi - Sejumlah wisatawan memanfaatkan liburan dengan perahu mengelilingi hutan mangrove di aliran Sungai Rindu, Sembilangan, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018). (ANTARA FOTO)
Inilah 7 Rekomendasi Wisata Hutan Mangrove di Indonesia

Hutan mangrove membantu melawan perubahan iklim berkat kemampuannya menyimpan karbon dalam jumlah besar.


Sederet Manfaat Hutan Mangrove

16 hari lalu

Ilustrasi hitan magrove. pexels
Sederet Manfaat Hutan Mangrove

Hutan mangrove berada di tengah-tengah antara wilayah darat dan laut. Sehingga keberadaannya sangat bermanfaat.


Mengenal Apa Itu Hutan Mangrove

17 hari lalu

Ilustrasi hutan mangrove.
Mengenal Apa Itu Hutan Mangrove

Hutan mangrove membantu melawan perubahan iklim berkat kemampuannya menyimpan karbon dalam jumlah besar.


5 Destinasi Wisata di Karimunjawa: Ada Penangkaran Ikan Hiu

18 hari lalu

Karimunjawa. Kredit: Unesco
5 Destinasi Wisata di Karimunjawa: Ada Penangkaran Ikan Hiu

Kepulauan Karimunjawa ini memiliki luas daratan kurang lebih 1.500 hektare dan luas perairan kurang lebih 110.000 hektare.


Dukung Target Emisi Karbon Nol, Maybank Indonesia Tanam 2 Ribu Bibit Mangrove di Bali

27 hari lalu

Penanaman 2.000 bibit mangrove  oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk, di Mangrove Arboretum Park, Tanjung Benoa, Bali, Jumat 25 Agustus 2025. ( Foto/Tempo/Lourentius EP)
Dukung Target Emisi Karbon Nol, Maybank Indonesia Tanam 2 Ribu Bibit Mangrove di Bali

PT Bank Maybank Indonesia (Maybank Indonesia atau Bank) kembali menegaskan komitmennya untuk keberlanjutan dengan menanam 2.000 bibit mangrove di Mangrove Arboretum Park, Tanjung Benoa, Bali


9 Aktivitas Seru Berwisata di Kebun Raya Mangrove Surabaya

33 hari lalu

Kebun Raya Mangrove Surabaya. Foto: Bappedalitbang.surabaya.go.id.
9 Aktivitas Seru Berwisata di Kebun Raya Mangrove Surabaya

Wisata Kebun Raya Mangrove Surabaya menjadi destinasi baru di kota Pahlawan. Simak aktivitas serunya yang cocok dimasukkan ke dalam list liburan Anda.


Laut dan Ekosistem Pesisir Berperan dalam Pengendalian Perubahan Iklim

40 hari lalu

Laut dan Ekosistem Pesisir Berperan dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Indonesia dan Amerika saat ini telah memperkuat komitmennya dalam menghadapi pemanasan global melalui pengelolaan karbon biru


BRGM: Kebutuhan melanjutkan program rehabilitasi mangrove sangat besar

48 hari lalu

BRGM: Kebutuhan melanjutkan program rehabilitasi mangrove sangat besar

Kebutuhan untuk melanjutkan program rehabilitasi mangrove dan restorasi gambut.