Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Manfaat Kacang untuk Kurangi Depresi dan Berat Badan

Reporter

image-gnews
Ilustrasi kacang-kacangan. Unsplash/Peter Feghali
Ilustrasi kacang-kacangan. Unsplash/Peter Feghali
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan segenggam kacang dapat mengurangi risiko depresi hingga 17 persen. Menurut Medical Daily, dalam riset tersebut para peneliti menganalisis data sekitar 13.000 orang dengan usia rata-rata 58 tahun dari Biobank Inggris, database biomedis berskala besar.

Para peserta tidak mengalami depresi pada awal penelitian. Kemudian, peneliti menggunakan kuesioner mencatat asupan kacang dan gejala depresi atau penggunaan antidepresan pada peserta. Peneliti mengatakan makan sedikit kacang hingga jumlah sedang atau sampai 30 gram per hari dikaitkan dengan risiko depresi 17 persen lebih rendah selama masa tindak lanjut 5,3 tahun dibandingkan dengan yang tidak makan kacang. Mereka percaya efek perlindungan kacang berasal dari sifat anti-inflamasi dan antioksidan meski penelitian tersebut belum melakukan analisis penyebabnya.

"Nutrisi ini mencegah peradangan di seluruh tubuh, termasuk otak. Para peneliti percaya peradangan di otak adalah penyebab banyak penyakit seperti demensia dan depresi," kata pakar diet yang tidak terlibat dalam studi, Natalie Rizzo.

Menurut Rizzo, studi ini menunjukkan korelasi antara makan kacang dan insiden depresi yang lebih rendah tetapi memang tidak menunjukkan sebab akibat. Sementara itu, beberapa pakar meyakini asam amino dalam kacang seperti arginin, glutamin, serin, dan triptofan memberikan manfaat karena penurunan kadar asam amino berhubungan dengan depresi. 

Selain mengurangi risiko depresi, kacang-kacangan juga bermanfaat untuk kesehatan jantung. Konsumsi kacang dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuh. Kolesterol berkurang akan mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan infark miokard.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Turunkan berat badan
Kacang juga bermanfaat dalam menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan meskipun umumnya tinggi kalori, kacang dapat membantu menurunkan berat badan karena semua kalori di dalamnya tidak diserap oleh tubuh. 

Kacang juga bisa membantu mengontrol diabetes. Penelitian memperlihatkan pasien diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik mengalami peningkatan dalam indikator kesehatan seperti kadar gula darah dan tekanan darah saat makan kacang.

Kacang-kacangan mengandung beberapa nutrisi penting, termasuk vitamin E, magnesium, selenium, dan serat. Serat tinggi pada kacang-kacangan seperti almond dan pistachio dapat meningkatkan kesehatan usus dan mengurangi risiko berkembangnya penyakit.

Pilihan Editor: Alternatif Makanan yang Membantu Buat Menghindari Kolesterol Jahat

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

7 jam lalu

Ilustrasi depresi. Shutterstock
PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

Judi online disebut sangat merusak dan berbahaya


Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Terabaikan

1 hari lalu

Ilustrasi serangan jantung (pixabay.com)
Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Terabaikan

Pakar kesehatan menyebut enam tanda yang bisa menjadi indikasi awal penyakit jantung namun sering diabaikan orang karena dikira stres.


Kenali Gejala Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya

1 hari lalu

Ilustrasi ibu sedih saat mengasuh bayinya. Foto: Unsplash/Hollie Santos
Kenali Gejala Baby Blues Syndrome dan Cara Mengatasinya

Baby blues syndrome merupakan kelainan emosi yang sering terjadi pada ibu-ibu pascamelahirkan. Berikut gejala dan cara mengatasinya


Kurang Aktivitas Fisik Alasan Tingginya Risiko Penyakit Jantung

3 hari lalu

Ilustrasi lomba lari. Freepik.com/Drazen Zigic
Kurang Aktivitas Fisik Alasan Tingginya Risiko Penyakit Jantung

Dokter: kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan risiko penyakit jantung.


Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

4 hari lalu

Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su
Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

Penelitian menyebut marah-marah bisa mengurangi depresi, stres, dan kecemasan dibanding perilaku yang sopan dan kalem.


Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

4 hari lalu

Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com
Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

Ada orang yang memang senang dengan keadaan berantakan dan penyebabnya bukan sekedar malas. Berikut pendapat pakar.


Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

6 hari lalu

Ilustrasi wanita dan pria berolahraga. shutterstock.com
Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

Pakar menegaskan olahraga bukan pemicu penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Lalu, apa penyebabnya?


Penderita Gangguan Kepribadian Narsistik Rentan Alami Depresi

6 hari lalu

Ilustrasi depresi. Shutterstock
Penderita Gangguan Kepribadian Narsistik Rentan Alami Depresi

Psikiater mengatakan penderita gangguan kepribadian narsistik dapat mengalami komplikasi berupa gangguan kejiwaan seperti depresi.


Konferensi Ilmiah Kardiovaskular, Bukti Kepedulian pada Tingginya Kematian Akibat Penyakit Jantung

7 hari lalu

Ilustrasi dokter melakukan operasi jantung. Foto: Heartology Cardiovascular Hospital
Konferensi Ilmiah Kardiovaskular, Bukti Kepedulian pada Tingginya Kematian Akibat Penyakit Jantung

Semakin tingginya kasus penyakit jantung di Tanah Air membuat kebutuhan layanan jantung dan pembuluh darah yang modern dan lengkap sangat penting.


Psikiater Ungkap Ciri dan Faktor Gangguan Kepribadian Narsistik

7 hari lalu

Ilustrasi anak narsis atau foto selfie. shutterstock.com
Psikiater Ungkap Ciri dan Faktor Gangguan Kepribadian Narsistik

Gangguan narsistik yaitu gangguan kepribadian di mana penderitanya merasa paling penting dibanding orang lain. Cek ciri dan pemicunya.