Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yulia Navalnaya Ubah Kesedihan Kehilangan Alexei Navalny Jadi Semangat Perjuangan, Ini Pendapat Pakar

Reporter

image-gnews
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan istrinya Yulia Navalnaya terlihat di dalam pesawat selama penerbangan dari Berlin ke Moskow, 17 Januari 2021. REUTERS/Maria Vasilyeva
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan istrinya Yulia Navalnaya terlihat di dalam pesawat selama penerbangan dari Berlin ke Moskow, 17 Januari 2021. REUTERS/Maria Vasilyeva
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam sebuah video YouTube berdurasi hampir 9 menit, Yulia Navalnaya mengumumkan pada dunia akan meneruskan perjuangan mendiang suaminya, Alexei Navalny, dan melawan presiden Rusia Vladimir Putin. Navalny, 47 tahun, adalah salah satu pengkritik keras Putin.

Selama bertahun-tahun Navalny menghabiskan hidupnya keluar masuk penjara sebelum akhirnya tewas diracun dengan Novichok, racun saraf di era Uni Soviet, pada 2020. Pihak berwenang mengatakan ia tewas karena "sindrom kematian mendadak" di sebuah penjara terpencil di daerah Kutub Utara tapi istrinya dan para sekutu yakin pembunuhan itu atas perintah Putin.

"Saya akan meneruskan perjuangan Alexei Navalny. Saya akan terus berjuang untuk negara saya dan berharap dukungan Anda. Jangan membagikan kesedihan dan rasa sakit tiada akhir yang telah kita alami. Saya meminta Anda untuk membagikan amarah bersama saya," ujarnya.

"Wajar saja bila orang ingin mengubah kesedihan menjadi sesuatu yang lebih bermakna, untuk menciptakan kesan orang yang kita sayangi tidak mati sia-sia," jelas  Gina Moffa, terapis kesedihan dan trauma di New York serta penulis Moving On Doesn't Mean Letting Go.

Cara sehat mengatasi rasa kehilangan
Kehilangan adalah pengalaman individual tapi kebanyakan orang sependapat kesedihan dapat mengobarkan kekuatan dengan cara yang tak bisa dilakukan orang lain. Para pakar setuju menggunakan kesedihan untuk memperjuangkan atau mencapai sesuatu yang selalu diimpikan adalah cara sehat mengatasi rasa kehilangan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Moffa, dengan melakukan hal itu kita terhubung dengan rasa sakit yang sama dan menemukan jalan untuk menghormati orang yang disayangi dengan cara yang membuat kenangan selalu hidup. Kesedihan justru berbahaya jika kita menggunakannya untuk menghindari rasa sakit akibat kehilangan seseorang, sekaligus mengorbankan kesehatan.

"Kuncinya adalah menjaga kesehatan tubuh, menghadirkan emosi, dan kemudian menciptakan perasaan berarti jika Anda dibutuhkan," tutur Moffa kepada USA Today

Pilihan Editor: Berhenti Berbohong soal Kematian pada Anak, Fakta Lebih Penting

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Reputasi Secret Service AS Tercoreng, Ini Deretan Pasukan Pengamanan Presiden Terbaik di Dunia

1 hari lalu

Penampakan wajah kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump yang berdarah saat dibantu oleh personel Dinas Rahasia AS setelah dia ditembak di telinga kanannya saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Penembakan itu terjadi kurang dari empat bulan sebelum pemilu presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024. REUTERS/Brendan McDermi
Reputasi Secret Service AS Tercoreng, Ini Deretan Pasukan Pengamanan Presiden Terbaik di Dunia

Apa saja pasukan pengamanan presiden terbaik di dunia?


Pengadilan Rusia Perintahkan Penangkapan Janda Alexei Navalny

13 hari lalu

Yulia Navalnaya, istri mendiang pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, menghadiri Konferensi Keamanan Munich (MSC), pada hari diumumkan bahwa Alexei Navalny meninggal oleh layanan penjara di wilayah Yamalo-Nenets tempat dia menjalani hukumannya, di Munich, Jerman 16 Februari 2024. REUTERS/Kai Pfaffenbach
Pengadilan Rusia Perintahkan Penangkapan Janda Alexei Navalny

Pengadilan di Moskow pada Selasa memerintahkan Yulia Navalnaya, janda mendiang politisi oposisi Rusia Alexei Navalny, ditangkap secara in absenstia


Protes Kerja Sama Korea Utara dan Rusia di Bidang Pertahanan, Korea Selatan Bakal Diskusi dengan NATO

15 hari lalu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol berjabat tangan setelah pernyataan bersama, di Kyiv, Ukraina 15 Juli 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Protes Kerja Sama Korea Utara dan Rusia di Bidang Pertahanan, Korea Selatan Bakal Diskusi dengan NATO

Korea Selatan tidak tinggal diam dengan Korea Utara dan Rusia yang memperkuat kerja sama bidang pertahanan. Seoul siap diskusi dengan NATO


Vladimir Putin Ingin Total Mengakhiri Perang Ukraina

16 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat di atas panggung dalam sebuah acara bersama Presiden Vietnam To Lam, yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Ingin Total Mengakhiri Perang Ukraina

Vladimir Putin tidak mau sekadar gencatan senjata, namun ingin sepenuhnya menghentikan perang Ukraina


Lebih 40 Negara Anggota PBB Kecam Transfer Senjata dari Rusia ke Korea Utara

23 hari lalu

Lebih 40 Negara Anggota PBB Kecam Transfer Senjata dari Rusia ke Korea Utara

Lebih dari 40 negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat pada akhir pekan mengecam transfer senjata "melanggar hukum" yang dilakukan Rusia ke Korea


Vladimir Putin Tunjuk Sergei Gennadievich Tolchenov Jadi Duta Besar Rusia untuk Indonesia

27 hari lalu

Sergei Gennadievich Tolchenov Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Indonesia. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Rusia
Vladimir Putin Tunjuk Sergei Gennadievich Tolchenov Jadi Duta Besar Rusia untuk Indonesia

Sergei Gennadievich Tolchenov telah diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Federasi Rusia untuk Republik Indonesia.


Menengok Hasil Pertemuan Vladimir Putin dengan Presiden Vietnam

28 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Vietnam To Lam mengikuti acara yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Menengok Hasil Pertemuan Vladimir Putin dengan Presiden Vietnam

Lawatan Presiden Rusia Vladimir Putin terjadi dalam suasana seremonial militer dengan sambutan meriah dari para pemimpin Komunis Vietnam.


Limousine Aurus Oleh-oleh Vladimir Putin untuk Kim Jong Un, Ini Spesifikasinya

30 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengendarai mobil Aurus di Pyongyang, Korea Utara dalam gambar yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea 20 Juni 2024.  KCNA via REUTERS
Limousine Aurus Oleh-oleh Vladimir Putin untuk Kim Jong Un, Ini Spesifikasinya

Vladimir Putin memberikan hadiah Limousine Aurus untuk Kim Jong Un saat berkunjung ke Pyongyang, Korea Utara. Ini spesifikasi kendaraan Presiden Rusia


Cerita Putin Pamer Limosin Aurus Buatan Rusia di Sela Kunjungannya ke Korea Utara

31 hari lalu

Cerita Putin Pamer Limosin Aurus Buatan Rusia di Sela Kunjungannya ke Korea Utara

Putin melompat ke belakang kemudi limosin lapis baja hitam, yang merupakan mobil resmi kepresidenannya di Rusia, dan Kim duduk di kursi penumpang.


Detail Hasil Pembicaraan Vladimir Putin dan Kim Jong Un di Korea Utara

32 hari lalu

Detail Hasil Pembicaraan Vladimir Putin dan Kim Jong Un di Korea Utara

Kim Jong Un mengungkapkan keyakinannya bahwa "persahabatan yang kuat antara kedua negara akan semakin kuat" selama lawatan Vladimir Putin ke Pyongyang