Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Kabur, Ini 6 Tips Menyelamatkan Diri saat Bertemu Harimau

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) mengamuk dan mengalami gigi taring patah karena mengigit kandang besi saat masuk perangkap di Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu, 4 Februari 2024. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengevakuasi seekor Harimau Sumatera berjenis kelamin betina, setelah masuk ke kandang jebak yang dipasang karena sebulan terakhir mendapatkan laporan hewan dilindungi itu memakan ternak warga. ANTARA/Iggoy el Fitra
Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) mengamuk dan mengalami gigi taring patah karena mengigit kandang besi saat masuk perangkap di Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu, 4 Februari 2024. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengevakuasi seekor Harimau Sumatera berjenis kelamin betina, setelah masuk ke kandang jebak yang dipasang karena sebulan terakhir mendapatkan laporan hewan dilindungi itu memakan ternak warga. ANTARA/Iggoy el Fitra
Iklan

TEMPO.CO, JakartaHarimau adalah hewan predator puncak yang memiliki kemampuan mematikan. Tentunya, bertemu dengan harimau merupakan situasi yang sangat berbahaya dan memerlukan kewaspadaan ekstra serta penanganan yang tepat.

Nah, jika Anda bertemu dengan harimau di alam liar, penting untuk tetap tenang dan jangan kabur. Berikut ada 6 tips  yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri ketika berjumpa dengan harimau di alam liar.

Tips Menyelamatkan Diri saat Bertemu Harimau

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Hal pertama yang penting dilakukan saat bertemu harimau adalah tetap tenang dan jangan panik. Meskipun itu mungkin sulit dilakukan dalam situasi yang menakutkan seperti ini, namun panik hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Tetaplah untuk menjaga pikiran dan tetap fokus untuk mempertahankan diri.

2. Jangan Mencoba untuk Kabur

Jangan pernah mencoba untuk kabur saat bertemu dengan harimau. Harimau cenderung merespons gerakan yang cepat dan menjadi agresif jika merasa terancam. 

Cobalah untuk tetap diam dan bergerak perlahan-lahan, tanpa membuat gerakan yang tiba-tiba atau terlihat mengancam.

3. Jangan Membelakangi Harimau

Tips yang ketiga adalah berjalan mundur dan tetap menghadap ke arah harimau. Jangan coba-coba untuk membelakangi harimau karena bisa dianggap sebagai tindakan provokatif dan dapat memicu serangan.  Selain itu, biasanya satwa kucing besar itu kerap menerkam di daerah tengkuk dari belakang.

4. Pakai Barang di Sekitar sebagai Perlindungan

Ketika Anda berada di daerah jelajah harimau, bawalah barang-barang seperti tongkat dan obor api. Namun jika tidak membawanya, maka Anda bisa memanfaatkan batu yang ada di sekitar sebagai alat perlindungan. Penting untuk diingat jangan pernah mencoba untuk menyerang harimau secara langsung, karena hal itu bisa memicu reaksi agresif dari hewan tersebut.

5. Segera Cari Bantuan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Setelah berhasil menghindar dari harimau, segera tinggalkan area tersebut ke tempat yang lebih aman. 

Selanjutnya segeralah mencari bantuan dan laporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang, seperti petugas keamanan hutan atau otoritas lokal, agar tindakan lanjutan dapat diambil jika diperlukan.

6. Jangan Pergi Sendirian di Wilayah Harimau

Tips yang terakhir adalah jangan bepergian sendirian di wilayah jelajah harimau. Segera kontak orang terdekat dan naik kendaraan terdekat ketika berjumpa dengan satwa dilindungi tersebut. Perlu diketahui juga bahwa harimau itu aktif pada pagi dan petang hari

RIZKI DEWI AYU

Pilihan Editor: Kejar Harimau yang Terkam 3 Warga, Jakarta Kirim Tim Pemburu dan Penembak Bius ke Lampung

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kebun Binatang di Rusia Kehadiran Anggota Baru Harimau Siberia yang Langka

8 hari lalu

Induk harimau Siberia menjilati anaknya yang lahir di Kebun Binatang Dublin,  Dublin, Irlandia, Sabtu, 26 Januari 2019. Ini merupakan pertama kalinya anak-anak harimau ini dapat disaksikan oleh pengunjung kebun binatang. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
Kebun Binatang di Rusia Kehadiran Anggota Baru Harimau Siberia yang Langka

Harimau Siberia salah satu yang berada di ambang kepunahan dan diyakini hanya tersisa kurang dari 50 ekor di alam liar.


Pemerintah Ingin Kembangkan Bioetanol, Ini Risiko Pengadaan Bahan BBN Bagi Kelestarian Hutan

8 hari lalu

Foto kebun singkong di food estate Gunung Mas Kalteng, yang ditanami jagung di atas polybag. X.com@GreenpeaceID
Pemerintah Ingin Kembangkan Bioetanol, Ini Risiko Pengadaan Bahan BBN Bagi Kelestarian Hutan

Penggunaan BBN seperti bioetanol untuk gantikan BBM berpotensi menyebabkan perambahan hutan. Ini risikonya jika tiak terkontrol dengan baik.


Tips Memilih Open Trip untuk Mendaki Gunung agar Tak Kecewa

15 hari lalu

Ilustrasi mendaki gunung. TEMPO/Aris Andrianto
Tips Memilih Open Trip untuk Mendaki Gunung agar Tak Kecewa

Open trip biasanya sudah termasuk semua keperluan mendaki gunung, mulai dari transportasi, makan, sampai dengan perizinan jika diperlukan.


Peta Ini Ungkap Deforestasi oleh Tambang Meningkat Kembali, Batu Bara 'Juara'

16 hari lalu

Sejumlah
Peta Ini Ungkap Deforestasi oleh Tambang Meningkat Kembali, Batu Bara 'Juara'

Tren peningkatan deforestasi karena tambang kembali terlihat 2021-2023. Angkanya tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan awal milenium.


Gunung Tertinggi di Korea Tercemar gara-gara Mi Instan

24 hari lalu

Gunung Halla, Korea Selatan (Pixabay)
Gunung Tertinggi di Korea Tercemar gara-gara Mi Instan

Ada tren makan dan memotret mi instan di gunung tertinggi di Korea, mengakibatkan penumpukan 100 liter hingga 120 liter kuah kaldu per hari.


Menyusuri Puzzlewood Hutan Kuno Lokasi Syuting Film dan Ramah untuk Keluarga

31 hari lalu

Puzzlewood, Coleford, Inggris. Unsplash.com/Tom Wheatley
Menyusuri Puzzlewood Hutan Kuno Lokasi Syuting Film dan Ramah untuk Keluarga

Kalau travelig ke Inggris sempatkan ke Puzzlewood, destinasi alam yang ramah anak-anak


Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

47 hari lalu

Perwakilan masyarakat suku Awyu Papua dan suku Moi menggelar doa dan ritual adat di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, 27 Mei 2024. Mereka menuntut Mahkamah Agung menjatuhkan putusan hukum dan membatalkan izin perusahaan sawit untuk melindungi hutan adat di Papua. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

Kedua suku ini tengah menjadi sorotan setelah viral aksi melawan pemerintah dan perusahaan sawit demi mempertahankan hutan di Papua.


Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

48 hari lalu

Perwakilan masyarakat adat Suku Awyu membawa contoh hasil hutan yang berupa kulit pohon sagu, dalam sidang kasus pencabutan izin kawasan hutan diPTUN Jakarta, Selasa, 11 Juli 2023. Gugatan tersebut dilayangkan oleh dua perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Boven Digoel, PT. Kartika Cipta Pratama (KCP) dan PT. Megakarya Jaya Raya (MJR).TEMPO-Magang/Andre Lasarus Benny
Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

Ada sejumlah perusahaan yang diduga akan mengubah hutan Boven Digoel menjadi kebun kelapa sawit


All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

48 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

Apa yang terjadi di Hutan Boven Digoel? Seruan "All Eyes on Papua" menjadi viral sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Papua.


Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

50 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

Tagar 'All Eyes on Papua' ramai digunakan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Papua yang tengah berjuang untuk menolak perkebunan sawit.