Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tren Minuman Kopi Berbasis Susu Masih Jadi Favorit Konsumen Indonesia

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Ilustrasi pelatihan kopi untuk coffeepreneur dan barista/Indomilk
Ilustrasi pelatihan kopi untuk coffeepreneur dan barista/Indomilk
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Data statista menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir, popularitas kopi semakin meningkat. Hal ini didorong oleh berkembangnya budaya kedai kopi dan perubahan pola konsumsi generasi muda. Dengan meningkatnya daya beli dan paparan terhadap tren industri kopi global, generasi muda Indonesia telah memasuki budaya kopi gelombang keempat. 

Kopi lokal berkualitas dan minuman es kopi berbasis susu dalam berbagai rasa yang sesuai dengan selera lokal, kini sedang menjadi tren. Minuman kopi berbasis susu seperti cappucino, latte, dan es kopi gula aren masih menjadi favorit konsumen di Indonesia saat ini.

Trade Marketing Food Service Manager PT lndolakto Prita Utami mengatakan selera konsumen dan tren minuman kopi terus mengalami perubahan. Oleh karena itu, timnya pun mencoba terus mengedukasi para coffeepreneur, termasuk barista, untuk terus berkreasi menciptakan minuman inspiratif baru favorit anak muda, terutama yang berbasis susu.

Salah satu upaya yang dilakukannya adalah melalui program lndomilk Coffeepreneur. Setiap jenis minuman memiliki karakter yang unik, sehingga harus didukung dengan pemilihan jenis susu yang tepat untuk memperkuat karakter minuman tersebut. "Rangkaian susu lndomilk, mulai dari fresh milk, UHT, susu evaporasi hingga susu kental manis adalah opsi yang tepat bagi para coffeepreneur untuk memulai berkreasi," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 28 Mei 2024.  

PT lndolakto entitas anak dari PT lndofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui brand lndomilk, kembali mengadakan Workshop lndomilk Coffeepreneur. Acara di tahun ketiga ini akan diadakan di 11 kota selama Mei - Oktober 2024. Kick off dimulai pada Senin 27 Mei 2024 di Titik Temu Cafe, SCBD Jakarta.

Melalui workshop ini, Prita mengatakan timnya memberikan pelatihan dan edukasi bagi para pelaku usaha kopi, mulai dari tim riset dan pengembangan, headbar, hingga barista untuk berani eksplorasi dalam membuat aneka minuman kopi, maupun minuman lain yang menggunakan campuran susu. Prita mengajak para coffeepreneur untuk terus berkreasi sehingga bisa membangun bisnis kopi yang berkelanjutan mengikuti perkembangan tren dan selera konsumen masa kini. 

Di 2024 ini, program lndomilk Coffeepreneur turut menggandeng para ahli di industri kopi, seperti Hendri Kurniawan yang merupakan World Certified Coffee Judge dan Restu Sadam, seorang profesional barista sekaligus juara pertama Indonesia Latte Art Champion 2019 & 2021. Keduanya diminta untuk berbagi ilmu bagi para coffeepreneur melalui berbagai sesi workshop tematik. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hendri mengatakan ada beragam informasi yang sangat menarik dan penting sekali untuk diketahui oleh para pelaku usaha kopi, atau mereka yang baru ingin memulai usahanya. "Bukan hanya mengolah biji kopi, namun mengenali karakter susu juga menjadi hal yang krusial dalam berkreasi karena susu memegang peranan penting dalam mengangkat karakter suatu minuman. lni adalah langkah awal bagi para coffeepreneur untuk memajukan usaha kopi mereka dan membangun ciri khas tersendiri di mata konsumennya," kata Hendri. 

Restu menambahkan bahwa penyajian kopi turut mempengaruhi citra dari seorang barista dan coffee shop yang dinaunginya. Latte Art bukan hanya sekedar penambah nilai estetika minuman kopi, namun menggambarkan ketekunan dan keinginan barista untuk menyajikan yang terbaik. "Dalam membuat Latte Art, diperlukan produk susu berkualitas yang mudah di-frothing sehingga dapat menghasilkan busa yang lentur dan mudah dibentuk untuk menciptakan latte art yang smooth, silky dan shiny," kata Restu Sadam. 

Untuk menjangkau lebih banyak coffeepreneur di berbagai pelosok Indonesia serta memberikan edukasi yang bermanfaat bagi kemajuan bisnis usaha kopi mereka, Prita mengatakan timnya akan akan mengadakan edukasi ini di 11 kota. Mereka adalah Jakarta, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Medan, Pekanbaru, Balikpapan, Makassar dan Bekasi. 

Prita menargetkan tahun ini timnya bisa menjangkau lebih dari 700 coffeepreneur atau barista di seluruh Indonesia. Harapannya, mereka bisa mendapatkan edukasi dan pelatihan terbaik seputar kopi dan susu. "Harapan kami, program ini dapat terus mendukung para coffeepreneur untuk menyajikan kopi terbaik bagi konsumen sehingga bisnis yang dijalankan bisa terus maju dan sustainable," kata Prita. 

Pilihan Editor: Healing di Tepian Sungai Selangis, Aroma Bunga Kopi Menyelinap ke Dalam Tenda di Dusun Camp

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Orang Indonesia Dirikan Warkop di Swiss, Obati Rindu Kopi dari Tanah Air

1 jam lalu

Alista Ponti, pemilik kedai kopi Omnia Coffee di Zurich, Swiss. Foto: Krisna Akassa
Orang Indonesia Dirikan Warkop di Swiss, Obati Rindu Kopi dari Tanah Air

Kopi Indonesia diusung oleh pasangan suami istri asal Swiss di kedai kopi Omnia Coffee. Mengobati rindu akan kopi di tanah air.


Sumsel Siapkan Destinasi Wisata Kopi, Libatkan Petani di Lima Daerah

3 hari lalu

Ilustrasi buah kopi
Sumsel Siapkan Destinasi Wisata Kopi, Libatkan Petani di Lima Daerah

Agrowosata kopi akan memberdayakan daerah penghasil kopi seperti Pagar Alam, Lahat, Empat Lawang, OKU Selatan dan Muara Enim


Sumsel Gelar Ngopi di Pinggir Sungai Musi untuk Promosikan Kopi

6 hari lalu

Ngopi di Pinggir Sungai Musi yang dipusatkan di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang pada Sabtu, 13 Juli 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
Sumsel Gelar Ngopi di Pinggir Sungai Musi untuk Promosikan Kopi

Ngopi di Pinggir Sungai Musi diselenggarakan di berbagai daerah di Sumsel yang di sepanjang Sungai Musi.


Harapan Petani Kopi Saat Jokowi Berkunjung ke Lampung Barat

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo melihat biji kopi yang dipanen petani di Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Jumat, 12 Juli 2024. Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, yang memiliki sekitar 1,2 juta hektare lahan produksi yang tersebar di seluruh negeri. Foto: Sekretariat Presiden
Harapan Petani Kopi Saat Jokowi Berkunjung ke Lampung Barat

Presiden Jokowi berkunjung ke lahan kopi di Lampung Barat pada hari ini. Seorang petani kopi mengharapkan dukungan ini.


Jokowi Panen Kopi di Lampung Barat: Permintaan Ekspor Naik Terus

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo melihat hasil biji kopi yang dipanen petani di Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Jumat, 12 Juli 2024. Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, yang memiliki sekitar 1,2 juta hektare lahan produksi yang tersebar di seluruh negeri. Foto: Sekretariat Presiden
Jokowi Panen Kopi di Lampung Barat: Permintaan Ekspor Naik Terus

Jokowi mendorong pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, saat ikut panen bersama para petani di Desa Kembahang, Lampung Barat.


Jokowi Bakal Hadiri Panen Raya Kopi di Lampung Barat Hari Ini

9 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana mencoba kopi lokal jenis Lintong Arabica saat mengunjungi kawasan Sipinsur Geosite di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Senin, 29 Juli 2019. Dalam kunjungan kerja ini, Jokowi dijadwalkan meninjau pengembangan proyek infrastruktur. ANTARA
Jokowi Bakal Hadiri Panen Raya Kopi di Lampung Barat Hari Ini

Usai meninjau panen raya kopi, Jokowi akan kembali ke Stadion Bumi Sekala Bekhak guna lepas landas menuju Kabupaten Tanggamus.


Miliki Indra Penciuman yang Tajam, Berikut 8 Bau yang Tidak Disukai Kucing

9 hari lalu

Ilustrasi kucing. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Miliki Indra Penciuman yang Tajam, Berikut 8 Bau yang Tidak Disukai Kucing

Indra penciuman kucing sangat tajam, bahkan 9 sampai 16 kali lebih kuat dibandingkan manusia.


5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Ada Indonesia dan Vietnam

10 hari lalu

Kopi yang merupakan komoditas kedua paling banyak diperdagangkan. Berikut ini beberapa negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia. Foto: Canva
5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Ada Indonesia dan Vietnam

Kopi merupakan salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan. Berikut negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia.


Menilik Kedai Kopi di Palembang yang Berdayakan Bekas Gudang Kopi Berusia Hampir 70 Tahun

12 hari lalu

Suasana Kedai Kopi Agam Pisan yang menggunakan bekas gudang kopi yang berusia hampir 70 tahun di kawasan 13 Ilir Kota Palembang. Sabtu, 6 Juli 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
Menilik Kedai Kopi di Palembang yang Berdayakan Bekas Gudang Kopi Berusia Hampir 70 Tahun

Kedai kopi Agam Pisan, di Palembang menggunakan bekas bangunan gudang kopi tua bergaya tempo dulu


Sumsel akan Pecahkan Rekor Muri 'Ngopi Serentak di Pinggir Sungai Musi'

13 hari lalu

Jembatan Ampera yang membentang di perairan Sungai Musi, Sumatera Selatan. Unsplash.com/Hadi Utama
Sumsel akan Pecahkan Rekor Muri 'Ngopi Serentak di Pinggir Sungai Musi'

Sebagai penghasil kopi terbesar di Indonesia, Sumsel ingin memecahkan rekor Muri yang diikuti sekitar 27 ribu masyarakat