Para Eksekutif Hindari 10 Blunder Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wawancara calon karyawan. profeel-rh.net

    Ilustrasi wawancara calon karyawan. profeel-rh.net

    TEMPO.CO , Jakarta:Sebagai seorang eksekutif, tentu ada berberapa hal yang perlu Anda tunjukkan ketika menghadapi bawahan. Namun tanpa sadar, terkadang eksekutif melakukan tindakan yang blunder. Berikut 10 hal yang kerap menjadi blunder dilakukan kaum eksekutif.

    1. Bicara Rasis
    Survei Eksekutif, 72 persen mengatakan ungakapan rasis merupakan blunder utama dari pria, dan 70 persen diungkapkan oleh wanita. Ini merupakan pelanggaran terberat untuk alasan apapun. Berdasarkan para peneliti, ini mudah dilanggar atau menyakiti, merefleksikan penilaian yang lemah dan ungkapan emosi dari kebodohan.

    2. Asal Bercanda
    Ini merukana kesalahan komunikasi yang hampir sama dengan yang pertama. Mengungkapkan candaan tak pada tempatnya membuat orang tak nyaman, menunjukkan ketidakmampuan membaca situasi dan kondisi. Sebanyak 61 persen eksekutif percaya bisa merasakan suasana hati lawan bicaranya dan kemampuan bicara dengan bahasa, nada bicara, dan konten yang efektif merupakan kemampuan dasar utama bagi mereka.


    3. Menangis
    Secara benar atau salah, air mata di tempat kerja bukan cara komunikasi yang potensial bagi kepemimpinan, terutama seorang lelaki. Sementara 59 persen eksekutif mengatakan menangis membuat wanita tampak jelek, 63 persen mengatakan kesalahan terbesar dari lelaki. “Anda harus mampu mengontrol emosi,” penjelasan seorang eksekutif bank pada peneliti.


    4. Bicara Bodoh
    Eksekutif mengungkapkan pentingnya seorang pemimpin memunculkan daya tarik, dan kekuatan intelektual. Menyuarakan hal tak terpelajar akan membuyarkan peluang Anda. Seorang manajer IT mengatakan pada peneliti, “Saya bersama seorang bos yang tampak seperti kompeten, tapi mereka di bawah (kompeten) ketika buka mulut.”


    5. Menyumpahi
    Mengutuk merupakan bawaan alami. Umumnya ini diungkapkan kepada pemimpin yang tak dicocoki atau tak profesional. Menariknya, ini juga kesalahan utama yang diungkapkan secara online. Sejumlah survei menyatakan blunder komunikasi, terutama online, ketiga terbesar adalah posting yang tak sopan atau kecaman terhadap teman, memampang foto tak profesional dan menjadi sangat personal.


    6. Merayu
    Meski sebagian percaya merayu dapat bernilai di kantor, tapi hampir setengah eksekutif mengatakan hal itu akan memberangus reputasi profesional Anda, baik pria mupun wanita. Merayu bisa jadi jalan yang salah.

    7. Iseng
    Ini menggangu. Para peneliti menemukan bahwa gelisah pada umumnya mengurangi dari gaya eksekutif Anda. Bermain-main dengan pakaian atau piranti mobile dalam pertemuan membuat anda tampak seolah mengabaikan pertemuan.

    8. Menghindari Kontak Mata
    Bahasa tubuh kata ahli menghindari kontak mata membuat anda seperti berbohong atau menyembunyikan sesuatu. Jika Anda dalam pertemuan, ini barangkali juga memberikan gambaran bahwa kamu tidak tertarik. Di sisi lain, melihat mata orang membuat mereka merasa seolah Anda mendengar.

    9. Bertele-tele

    10. Tertawa Berlebihan
    Para pemimpin mengatakan banyak ketawa merupakan blunder komunikasi pada wanita. Indikasi utama dari daya tarik Anda adalah bicara tertawa dan nada suara sewajarnya.

    FORBES | WANTO

    Berita Terpopuler
    Benarkah Toilet Adalah Tempat Paling Kotor?

    Mengenal 10 Gangguan pada Kaki

    Melengkapi Sisi Maskulin Pria dengan Berlian

    Pelipur Lara Penikmat Mode


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.