Merokok Ganja Picu Stroke

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolres Jakarta Selatan Wahyu Hadiningrat (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto (tengah) menjawab pertayaan wartawan saat gelar barang bukti narkotika jenis ganja kering di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/1). ANTARA/Zabur Karuru

    Kapolres Jakarta Selatan Wahyu Hadiningrat (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto (tengah) menjawab pertayaan wartawan saat gelar barang bukti narkotika jenis ganja kering di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/1). ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Merokok ganja dapat meningkatkan resiko stroke pada orang di bawah usia 55 tahun. Sebuah studi baru di Australia menunjukkan bahwa pasien stroke muda, dua lebih mungkin memiliki ganja yang terdeteksi dalam urin mereka dibandingkan dengan pasien yang tidak mengalami stroke.

    "Ganja umumnya dianggap memiliki beberapa efek samping yang serius," kata Dr P. Alan Barber, peneliti sekaligus ahli neurolog klinis di Universitas Auckland di Selandia Baru. Namun, penelitian ini hanya menemukan hubungan ganja dan resiko stroke, bukan hubungan sebab akibat. Peneliti juga memperhitungkan usia masing-masing pasien, jenis kelamin dan ras.

    Barber dan rekan-rekannya menganalisis informasi dari 160 pasien antara usia 18 hingga 55 tahun yang menderita stroke iskemik, terjadi bila pembuluh darah ke otak tersumbat. Selain itu, mereka juga menganalisa penderita dengan serangan iskemik transient atau mini stroke yang disebabkan oleh penyumbatan sementara dari pembuluh darah. Sebagai perbandingan, penelitian ini juga melibatkan 160 orang yang datang ke rumah sakit karena alasan selain stroke.

    Test urin pasien menunjukkan bahwa 15,6 persen pasien stroke dinyatakan positif menggunakan ganja. Pengguna ganja memiliki ciri penyebab stroke dan penyakit jantung yang mirip dengan non pengguna ganja seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

    Menurut Barber, penggunaan ganja memiliki efek pada jantung dan pembuluh darah yang membuat kemungkinan terserang stroke. Misalnya, penggunaan ganja meningkatkan resiko aterosklerosis atau penumpukan plak di arteri yang mengurangi aliran darah. "Dan ini meningkatkan resiko stroke," katanya.

    LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

    Berita terpopuler lainnya:
    Jejak Anis Matta di Tas Ahmad Fathanah

    Status Hukum Anas Urbaningrum Masih Menggantung

    Segi Empat Dalam Pusaran Kasus Suap Impor Daging

    Ratusan Pegawai Pajak Bisa Akses SPT Pajak SBY

    Korupsi Al Quran:Siapa Si Raja, Panglima, Prajurit

    Tiada Anas Urbaningrum di Pertemuan DPD di Cikeas

    Keluarga Mahasiswa UI Annisa Sayangkan Ulah Sopir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.