Begini 4 Gaya Jilbab Syar'i Sarah Vi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    jilbab

    jilbab

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Sarah Vi, 38 tahun memilih kenakan jilbab atau hijab syar'i sejak Maret lalu. Keputusannya bermula dari pertemuan dengan adik sepupunya di Bandung yang menutup aurat lebih rapat. Pemilik nama lengkap Syarifah Helfira Djamaluleil ini menyatakan, berhijab syar'i membuatnya tampil lebih cantik, nyaman dan aman. 

    "Hidayah indahnya, aku jadi merasa lebih dekat dengan Allah," kata Sarah yang ditemui di Rumah Makan Saung Galah di Gunawarman, Kebayoran, Jakarta Selatan pada Senin, 14 Juli 2014 

    Berkah atas keputusannyaberhijab syar'i membuat Sarah Vi didapuk menjadi model dan brand ambasador beberapa label busana muslim jilbab syar'i antara lain label Sisesa dari Merry Pramono, Nuniek Mawardi, Irna Mutiara dan sebagainya. 

    "Enggak ada alasan untuk merasa ribet mengenakan jilbab ini. Kalau sudah biasa tampil seperti ini justru jadi berasanya lebih aman dan nyaman," kata Sarah Vi. Kemudian dia juga berbagi tips tentang 4 gaya mengenakan jilbab syar'i sebagai berikut :

    1. Sarah Vi menyarankan untuk mengenakan jilbab yang panjang dan tebal bukan jilbab yang tipis dan tembus pandang. Menurut Sarah, ketentuan ini sesuai dengan Al Qur'an yang menjelaskan jilbab syar'i itu menutupi dada. "Banyak yang berpikiran supaya tidak ribet dan susah, maka mengenakan jilbab dengan dililit ke atas kepala, atau dimodifikasikan biar tidak terlihat panjang. Padahal bukan seperti ini," kata Sarah Vi. 

    2. Sarah Vi juga menegaskan sebaiknya mengenakan atau memakai baju gamis yang longgar dipadu dengan rok. Dia menerapkan hal ini didasari pada yang tertulis di dalam Al-Qur’an yaitu diwajibkan untuk menggunakan baju yang tidak ketat atau memperlihatkan bentuk tubuh. Karenanya pemilihan baju yang tidak ketat berupa gamis dilengkapi rok lebar dan nyaman dikenakan untuk beraktivitas apapun. 

    3. Sarah Vi juga mengingatkan sebaiknya tidak memakai dalaman dan jilbab bergaya punuk unta. Menurutnya, banyak yang salah kaprah mengenakan jilbab supaya terlihat anggun rambutnya digelung atau mengenakan ciput berbentuk gelungan yang disebut punuk unta. "Kalau rambutnya panjang, sebaiknya dikepang atau diikat bukan digelungkan ke atas seperti punuk unta," ujar Sarah Vi.

    4. Hal yang tak bisa dihindari juga adalah memakai atau mengenakan kaos kaki. Sarah Vi mempercayai karena kaki termasuk aurat yang harus ditutup, maka setiap ke luar rumah atau bepergian, Ia tidak lupa memakai kaos kaki. Semua aurat harus tertutup kecuali telapak tangan dan wajah.

    HADRIANI P


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.