40 Persen Penduduk Tak Punya Akses Sanitasi Layak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Siswa SD membersihkan Toilet di SD Mariso 1 Makassar, (18/9). Gerakan 1000 Toilet ini merupakan upaya memberikan edukasi kepada anak usia dini tentang pentingnya kebersihan Toilet untuk kesehatan. TEMPO/Iqbal Lubis

    Siswa SD membersihkan Toilet di SD Mariso 1 Makassar, (18/9). Gerakan 1000 Toilet ini merupakan upaya memberikan edukasi kepada anak usia dini tentang pentingnya kebersihan Toilet untuk kesehatan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Data dari Riset Kesehatan Dasar 2013 menyebutkan, sebanyak 40,2 persen penduduk di Indonesia, belum mendapat akses sanitasi dan air minum yang layak.

    Sedangkan dari Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dijalankan sampai tahun 2013, persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak, sebesar 59,71 persen seperti yang disurvei oleh Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas).

    Hal ini diungkapkan Naning Adiwoso, Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia, pada acara Gerakan Toilet Higienis Domestos 2014 di Moovina, Plaza Indonesia, Selasa, 18 November 2014.

    Menurut Naning, pada 2014, angka tersebut ditargetkan mencapai 60,36 persen. "Pada tahun 2020 kita harus jadi bangsa yang sehat, karena pada tahun 2020 banyak terjadi urbanisasi," katanya. (Baca: Surabaya Sukses Menata Kawasan Kumuh, Ini Kuncinya)

    Ia membandingkan, Kota Durban di Afrika Selatan yang sudah memiliki toilet bersih. "Afrika Selatan itu merdeka pada 1992, sementara kita pada 1945," katanya membandingkan.

    Naning mengatakan, dari 100 sekolah di Jakarta lebih dari 90 persen punya toilet tidak layak. "Kita harus ubah mind set. Tidak lagi membiarkan alam yang akan membereskan semua kotoran yang ada," katanya.

    "Pada 2005, PBB lewat WHO menyebut hak anak untuk mendapatkan toilet bersih dan juga tersedia tempat cuci tangan," katanya yang menyebut Vietnam masih selangkah lebih maju soal toilet bersih. (Baca: Risma Bangun 360 Zona Air Minum di Surabaya)

    Domestos lewat PT Unilever Indonesia Tbk menggelar program Gerakan Toilet Higienis yang telah menjangkau lebih dari 1.900 sekolah sejak dicanangkan pada 2011. Kali ini melibatkan peran aktif para ibu untuk menyuarakan kepedulian mereka tentang pentingnya toilet di sekolah yang higienis melalui saluran digital. Para ibu ini berlokasi di Pulau Jawa. Pada 30 Oktober 2014, terpilih 25 sekolah yang akan diperbaiki higienitasnya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Festival Mutumanikam Nusantara Indonesia Digelar
    Tenaga Kesehatan di Inggris Akan Dilarang Merokok
    Penanaman Trembesi Sampai Surabaya
    Kekuatan Nutrisi Dibanding Obat Atasi Kanker


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.