Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Saja Bahan Sosis Anti Kanker Usus Itu?

Editor

Saroh mutaya

Ribuan jenis sosis yang telah dikemas, siap dikirim ke konsumen. Permintaan sosis yang meningkat, menandakan perekonomian Eropa yang tengah membaik usai didera krisis ekonomi. Bruchkobel, Jerman, 18 Agustus 2015. Martin Leissl /Getty Images
Ribuan jenis sosis yang telah dikemas, siap dikirim ke konsumen. Permintaan sosis yang meningkat, menandakan perekonomian Eropa yang tengah membaik usai didera krisis ekonomi. Bruchkobel, Jerman, 18 Agustus 2015. Martin Leissl /Getty Images
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Para ilmuwan tengah menciptakan sosis berbasis sayuran dan buah beri yang bisa mencegah timbulnya kanker usus.

Menurut hipotesis mereka, antioksidan yang terkandung dalam dua jenis bahan itu bisa membantu daging olahan lebih aman dimakan dan mencegah kanker usus berkembang.

"Jika hipotesis ini benar, maka risiko kanker usus bisa dikurangi dengan mengonsumsi diet seimbang (mengonsumsi banyak sayuran bersama daging dan lainnya yang mengandung antioksidan)," kata Eva Tornberg dari Universitas Lund, Swedia.

"Sosis yang mengandung antioksidan bisa menjadi pilihan untuk mengurangi risiko mereka kekurangan antioksidan," tambah dia.

Badan Kesehatan Dunia WHO mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen --penyebab kanker-- kelompok 1 dan alasan in yang mendasari para ilmuwan berusaha menciptakan formula daging sehat konsumsi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sosis antikanker usua ini masih pada tahap awal pengembangan dan jika berhasil pada tahap pertama akan diujikan pada hewan.

Setelah itu, mereka memerlukan verifikasi keamanan sosis itu untuk manusia.

"Daging mengandung zat gizi dan merupakan produk pangan yang tak menimbulkan alergi. Daging juga mengandung kadar protein tinggi, begitu juga dengan mineral dan vitamin B," pungkas Tornberg seperti dilansir ScienceAlert.com.

BISNIS

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Jakarta setelah Bukan Ibu Kota Negara Jadi Kota Bisnis Global, Heru Budi: Ciptakan Inovasi

11 hari lalu

Warga berfoto berlatar belakang Bundaran HI di Jakarta, Minggu, 30 April 2023. Meski Pemprov DKI Jakarta masih meniadakan hari bebas kendaraan bermotor di Ibu Kota pada 30 April 2023 karena momen Lebaran 2023, namun sejumlah warga terpantau masih beraktivitas dan berolahraga di ruas Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta setelah Bukan Ibu Kota Negara Jadi Kota Bisnis Global, Heru Budi: Ciptakan Inovasi

Heru Budi Hartono berharap Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi dan menciptakan inovasi.


Mas Dhito Memastikan Kualitas Para Calon Direktur Produksi PD Margomulyo

16 hari lalu

Mas Dhito Memastikan Kualitas Para Calon Direktur Produksi PD Margomulyo

Inovasi kongkrit dari direktur produksi ini diperlukan untuk memajukan PD Perkebunan Margomulyo


Kopi Bamboo Drip dari Baturaja Masuk Inovasi Terbaik API Award 2023

25 hari lalu

Sidiq Hanapi, peneliti dan penikmat kopi memperlihatkan metode petik merah dihadapan petani Baturaja di Kampung Tualang Talang Aman Baturaja, Kab OKU. (TEMPO/Parliza Hendrawan)
Kopi Bamboo Drip dari Baturaja Masuk Inovasi Terbaik API Award 2023

Sebelum sampai di meja penyeduh kopi, Kopi Bamboo Drip dari Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, melewati sejumlah proses secara alami.


Telkom University Bikin 6 Aplikasi Ekonomi dan Bisnis, Tampil di FEKDI 2023

27 hari lalu

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama Telkom University, Rina Pudji Astuti bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) di Jakarta Convention Center 8 Mei  2023. Dokumentasi: Telkom University
Telkom University Bikin 6 Aplikasi Ekonomi dan Bisnis, Tampil di FEKDI 2023

Telkom University Bandung membuat enam aplikasi bertema ekonomi dan bisnis. Karya aplikasi itu dipamerkan di acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang berlangsung di Jakarta Convention Center mulai dari 7-10 Mei 2023.


Dosen IPB Bikin Aplikasi Penerjemah Tangisan Bayi, Bisa Deteksi Lapar hingga Kembung

32 hari lalu

Dosen Sekolah Vokasi IPB, Medhanita Dewi Renanti, mengembangkan aplikasi penerjemah tangisan bayi. Aplikasi yang diberi nama Madsaz itu bertujuan untuk membantu para orang tua untuk menerjemahkan tangisan bayi.Dokumentasi: Ditjen Vokasi Kemendikbud.
Dosen IPB Bikin Aplikasi Penerjemah Tangisan Bayi, Bisa Deteksi Lapar hingga Kembung

Dosen Sekolah Vokasi IPB, Medhanita Dewi Renanti, mengembangkan aplikasi penerjemah tangisan bayi. Berikut cara kerjanya.


BRIN Disorot Setelah Anggotanya Mengancam Muhammadiyah, Berikut Profil Badan Riset Ini

39 hari lalu

Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diluncurkan pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26 pada 10 Agustus 2021. (ANTARA/HO-Humas BRIN/am/uyu)
BRIN Disorot Setelah Anggotanya Mengancam Muhammadiyah, Berikut Profil Badan Riset Ini

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta mendesak BRIN untuk dibubarkan lantaran pernyataannya yang kontroversial. Lantas, apa sebenarnya BRIN?


Mahasiswa Unesa Rancang Mesin Pemerah Susu Semi-Otomatis, Digunakan UKM di Magetan

42 hari lalu

Peternak merawat sapi perah yang sakit di Desa Kandangtepus, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, 4 Juni 2022. Peternak sapi perah Senduro mengeluhkan produksi susu menurun dari 31 ton menjadi 25 ton per hari dalam sebulan terakhir akibat penyakit mulut dan kuku (PMK). ANTARA/Seno
Mahasiswa Unesa Rancang Mesin Pemerah Susu Semi-Otomatis, Digunakan UKM di Magetan

Inovasi ini berangkat dari keresahan mahahsiswa Unesa terhadap kondisi di lapangan yang masih mengandalkan tenaga konvensional atau manual.


Mahasiswa FTUI Ciptakan Ktemu, Aplikasi untuk Temukan Barang Hilang

55 hari lalu

Ilustrasi mencari barang hilang. Shutterstock
Mahasiswa FTUI Ciptakan Ktemu, Aplikasi untuk Temukan Barang Hilang

Berawal dari pengalamannya yang sering kehilangan barang, tiga mahasiswa FTUI menciptakan produk tracker, Ktemu.


Inovasi Dosen Penerima Matching Fund-Kedaireka 2022

5 April 2023

Inovasi Dosen Penerima Matching Fund-Kedaireka 2022

Penelitian Pither berhasil mengurangi ketergantungan terhadap kayu bakar dalam memproduksi ikan.


Mahasiswa Ini Berhasil Kembangkan Sistem Absensi Mobile, Anti Titip Absen

24 Maret 2023

Sistem absensi mobile tervalidasi karya Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTNl) bernama Luthfi Alkhafid/Istimewa
Mahasiswa Ini Berhasil Kembangkan Sistem Absensi Mobile, Anti Titip Absen

Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTNl) bernama Luthfi Alkhafid berhasil mengembangkan sistem absensi mobile tervalidasi.