Ini Alasan Warna Terjelek Jadi Pilihan Kemasan Rokok

Reporter

Gambar paru-paru hitam dan gigi hitam pada bungkus rokok di Jerman. dw.com

TEMPO.CO, Jakarta - Warna paling jelek di dunia dideskripsikan sebagai "kematian", "kotor" dan "aspal". Namun rona-warna tersebut dibutuhkan untuk tujuan penting yakni: mengecilkan niat orang untuk merokok.

Warna Pantone 448 C, cokelat tua yang menjemukan atau yang juga disebut "opaque couche", secara spesifik dipilih setelah tiga bulan dan dari berbagai studi yang dilakukan agensi riset GfK.

Agensi tersebut disewa oleh pemerintah Australia untuk menemukan warna apa yang paling menjijikkan, sehingga kalau ditaruh di produk tembakau maka orang-orang akan enggan merokok.

Akhirnya, warna tersebut digunakan di kemasan rokok dengan gambar peringatan kesehatan. Kini, pemerintah lainnya pun mengikuti langkah tersebut.

Inggris, Irlandia dan Prancis juga meloloskan kemasan polos, menggunakan maket dengan warna muram yang sama, time.com.

BISNIS.COM






Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

1 hari lalu

Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

Menurut Ifdhal Kasim, kabinet Jokowi - Ma'ruf tidak hadir selama ini dalam menangani masalah epidemi rokok di Tanah Air.


Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

4 hari lalu

Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

Potensi kerugian negara dari pungutan bea cukai atas ribuan barang sitaan ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 miliar.


Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

11 hari lalu

Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

Eks karyawan itu hendak mencuri di toko kelontong tempat dia pernah bekerja. Namun aksinya diketahui oleh bekas bosnya. Curi sejumlah dus rokok.


4 Kiat Jaga Kesehatan Tulang

16 hari lalu

4 Kiat Jaga Kesehatan Tulang

Kesehatan tulang dapat diterapkan dengan melakukan serangkaian kebiasaan berikut.


Alasan Kasus Kanker di Indonesia Terus Naik, Hasbullah: Konsumsi Nikotin Seperti Rokok

18 hari lalu

Alasan Kasus Kanker di Indonesia Terus Naik, Hasbullah: Konsumsi Nikotin Seperti Rokok

Menurut Hasbullah Thabrany, faktor risiko kanker terbesar disebabkan karena konsumsi nikotin seperti rokok.


Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen Dinilai Masih Kurang Untuk Mengendalikan Konsumsi

19 hari lalu

Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen Dinilai Masih Kurang Untuk Mengendalikan Konsumsi

Komite Nasional Pengendalian Tembakau memberikan usulan kepada pemerintah menambah tarif cukai guna menekan konsumsi rokok.


Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

21 hari lalu

Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

Tarif cukai rokok naik 10 persen disetujui Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Alasannya, selain karena faktor kesehatan, juga untuk meningkatkan pendapatan negara.


Cukai Rokok Naik Tahun Depan, Kemenkes Semula Berharap Bisa Sampai 25 Persen

22 hari lalu

Cukai Rokok Naik Tahun Depan, Kemenkes Semula Berharap Bisa Sampai 25 Persen

Kemenkes angkat bicara menanggapi keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 10 persen.


Cukai Rokok 2023 dan 2024 Naik 10 Persen, Ini Kajian dan Pertimbangan Kemenkeu

22 hari lalu

Cukai Rokok 2023 dan 2024 Naik 10 Persen, Ini Kajian dan Pertimbangan Kemenkeu

Febrio Kacaribu memaparkan berbagai pertimbangan atas ditetapkannya kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen.


Malaysia Golongkan Permen Karet Mengandung Nikotin Tidak Beracun

51 hari lalu

Malaysia Golongkan Permen Karet Mengandung Nikotin Tidak Beracun

Pemerintah Malaysia memasukkan pengganti nikotin berupa patch atau permen karet sebagai produk tidak beracun.