Cek 39 Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat Versi BPOM

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BPOM menghadirkan aplikasi bertajuk Public Warning Obat Tradisional

    BPOM menghadirkan aplikasi bertajuk Public Warning Obat Tradisional

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan daftar obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat. Daftar dirilis dalam acara Aksi Peduli Kosmetika Aman dan Obat Tradisional Bebas Bahan Kimia Obat di Balai Kartini, Gatot Subroto, Jakarta pada Senin 11 Desember 2017.

    Sepanjang Desember 2016 hingga November 2017, BPOM telah menemukan 39 obat tradisional dengan bahan kimia obat. Ada sekitar 28 produk yang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Baca: Beri Hadiah Cokelat saat Lihat Difteri, Anies Baswedan Dikritik

    "Kami telah menarik obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat dari peredaran dan memusnahkannya. Pada tahun 2017 ini, pemusnahan telah dilakukan terhadap obat tradisional yang tidak memenuhi persyaratan senilai 23.9 milyar Rupiah. Pembatalan nomor izin edar juga dilakukan terhadap obat tradisional yang sebelumnya telah memiliki izin edar BPOM RI, namun teridentifikasi mengandung bahan kimia obat setelah beredar," ujar Penny K. Lukito selaku Kepala BPOM RI.

    Untuk menambah pengawasan publik, BPOM juga menghadirkan terobosan baru dengan memperkenalkan aplikasi bertajuk Public Warning Obat Tradisional. Aplikasi ini berfungsi untuk mendeteksi kandungan dalam sebuah obat. Anda bisa mengetahui apakah obat yang hendak dikonsumsi memiliki kandungan berbahaya atau tidak.

    "Jadi ini adalah sebuah tracking system. Sekarang ini untuk obat berisiko tinggi nanti selanjutnya pangan. Apabila ada obat palsu, nanti bisa ketahuan juga. Aplikasi ini menjadi bentuk keikutsertaan masyarakat," kata Penny. Baca: Busana Jadi Faktor Kecelakaan Bagi Pengendara

    Cara pakai aplikasi Public Warning Obat Tradisional tergolong sederhana. Anda hanya tinggal memasukan kode obat lalu aplikasi secara otomatis menampilkan kandungan obatnya. Mereka juga menghadirkan pemberitahuan jika kandungan obat Anda berbahaya atau palsu.

    Aplikasi Public Warning Obat Tradisional baru tersedia pada ponsel berjenis Android. Belum ada informasi kapan aplikasi ini diluncurkan dalam versi iOS.

    Selain memperkenalkan aplikasi Public Warning Obat Tradisional, BPOM juga mengajak sejumlah selebriti untuk mengkampanyekan Peduli Kosmetika Aman. Beberapa selebriti yang hadir adalah Maia Estianty, Alyssa Soebandono, Ade Rai, dan Ramzi. Mereka membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan. Baca: Foto Setya Novanto Buat Pria ini Sadar Menderita Sleep Apnea

    Berikut daftar obat tradisional dengan kandungan bahan kimia obat menurut BPOM per 11 Desember 2017:

    1. Tong Mai Jiaonang

    2. Xin Huang Pian

    3. Green World Slimming Capsule

    4. Bioslim Herbal Tablet

    5. ELT Guren

    6. New Provitas Sehat Pria Kapsul

    7. Jawara Kapsul

    8. Kapsul Pasak Bumi

    9. Sangrenggo Kapsul

    10. KJX Kapsul

    11. Pandawa Kapsul

    12. Wan Tong Pegal Linu Cairan Obat Dalam

    13. Bunga Rosela Ramuan Tradisional

    14. Purba Salam Serbuk

    15. Tangkur Cobra Serbuk

    16. Pegel Linu Asam Urat Madu Klanceng

    17. Pegal Linu Madu Klanceng

    18. Tangkur Perkasa Kapsul

    19. Asamulin Kapsul

    20. Gemuk Sehat Sebuk

    21. Tangkur Madu

    22. Purwoceng Kapsul

    23. Asmur Asam Urat Flu Tulang Serbuk

    24. Dewa Kayu Kayu Sanrego - Makassar Kapsul

    25. Asam Urat Kayu Sanrego Kapsul

    26. Tawon Hutan Kapsul

    27. Kayu Sanrego Asam Urat & Rematik Kapsul

    28. Carnoherbal Tablet

    29. Yaostein BS Kapsul

    30. Akar Mujarab Serbuk

    31. Asam Urat Klanceng Putih

    32. Anti Loyo Super Tangkur Ginseng

    33. Jamu Racik Spesial Jawa Asli - Tangkur Ginseng

    34. Romeo Plus Serbuk

    35. Trica Juice Serbuk

    36. Body Slim Herbal

    37. Pegel Linu Asam Urat Jago Joyokusumo

    38. Jamu Super On Jago Perkasa

    39. Pegal Linu Asam Urat (CV Nusantara Jaya Jatim Indonesia)

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.