Minggu, 24 Juni 2018

Pentingnya Rehat di Tengah Kerja : 5 Menit Saja, Ini Saran Ahli

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi meja kerja. shutterstock.com

    Ilustrasi meja kerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengambil rehat di sela kerja itu penting untuk kesehatan. Istirahat 5–10 menit sudah cukup mengurangi beban kerja dan mengangkat emosi positif. Begitu disebutkan Psikolog Tara Adhisti de Thouars, Selasa 13 Maret 2018.

    "Tapi, setelah itu jangan nggak (balik) kerja lagi. Idenya bisa hilang,” ujar Tara yang berbicara dalam acara peluncuran kembali merek Vit bertajuk “Pentingnya Melepas Penat Sejenak di Sela Kesibukan Sehari-hari” di Jakarta.

    Baca juga:
    Ketika Model Majalah Dewasa Alih Profesi Jadi DJ, Ini Kisahnya
    5 Pasangan Zodiak Ini Sebaiknya Tak Menjalin Cinta
    Begini Marion Jola Siapkan Ujian Nasional saat Indonesian Idol

    Di usia yang tergolong dalam kelompok usia dewasa muda atau usia produktif, menurut Tara, adalah usia yang rentan mengalami kepenatan.  Hal itu disebabkan karena produktivitas yang tinggi, banyak target, banyak masalah, dan keinginan untuk diakui serta diketahui. "Jika tidak ditanggapi, kepenatan dapat memengaruhi kinerja Anda, menimbulkan stres, memunculkan rasa terbebani, serta meningkatkan emosi negatif," katanya.

    Oleh karena itu, Tara menekankan pentingnya mengambil rehat sejenak dengan kegiatan sederhana yang disebut shortbreak. Dengan teknik shortbreak, Anda dapat melakukan hal seperti relaksasi, makan camilan, minum air putih, dan melakukan olahraga ringan. Jika ingin melepas penat, utamakan untuk melakukannya di sela-sela pekerjaan. Sebab, momen penting untuk rehat itu terletak di tengah pekerjaan, bukan di akhir pekerjaan.

    Selain itu, Anda dapat melakukan distraction setelah bekerja untuk meringankan beban stres, seperti membaca buku dan menonton TV. Lebih jauh, Anda dapat mengambil cuti dan pergi berlibur untuk melepas stres. Intinya, penting bagi Anda untuk memberi waktu istirahat pada diri Anda di tengah kesibukan sehari-hari. “Tidak perlu melakukan sesuatu yang besar atau menyita waktu. Bahkan sesederhana menenggak beberapa teguk air minum cukup untuk membantu menenangkan diri ketika kita merasa terbebani. Sehingga, pikiran dan emosi kita dapat berfungsi lebih baik untuk melanjutkan tugas sehari-hari. Itulah jeda yang membebaskan,” kata Tara.

    Dalam acara tersebut, diungkapkan juga bahwa VIT, kini punya slogan baru 'Lepasin aja' . Ini  ajakan untuk mengambil jeda sejenak di tengah kerja atau  aktivitas sehari-hari. Warna merah pada logonya pun punya nilai historis yang melambangkan jiwa muda. “Merah itu melambangkan energi, jiwa muda, dan motivasi. Persis dengan karakter jiwa muda,” ujar Tara.

    MAGNULIA SEMIAVANDA HANINDITA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.