Kamis, 20 September 2018

Heboh Ular Kobra, Tilik 5 Jenis Kobra yang Paling Mematikan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Instruktur militer Thailand mendemonstrasikan cara menangkap ular kobra, dalam sesi pelatihan bertahan hidup di hutan, saat latihan bersama militer 7 negara yang diadakan di Chon Buri, Thailand (20/2). Latihan bersama ini diikuti 13,000 prajurit. REUTERS/Damir Sagolj

    Instruktur militer Thailand mendemonstrasikan cara menangkap ular kobra, dalam sesi pelatihan bertahan hidup di hutan, saat latihan bersama militer 7 negara yang diadakan di Chon Buri, Thailand (20/2). Latihan bersama ini diikuti 13,000 prajurit. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika Anda mendengar kata kobra, hal yang mungkin Anda imajinasikan adalah seekor ular menari mengikuti irama dari alat musik Pungi yang dimainkan oleh seorang pawang ular India. Goyangan hipnotis ular yang mengikuti irama alat musik pastinya membuat penonton terpukau. Orang India menganggap derajat ular kobra sangat tinggi bahkan memujanya sebagai dewa.

    Ular kobraadalah ular berbisa yang dari keluarga Elapidae. Nama kobra diambil dari bahasa Portugis, yaitu cobra de capelo (ular dengan kap atau hood snake). Ketika ular-ular ini merasa terancam atau terganggu, mereka akan mengangkat kepala dan melebarkan tudung (leher) mereka sehingga mereka tampak menakutkan. Ada sekitar 270 spesies ular kobra yang tersebar di daerah tropis panas di Afrika, Australia, dan Asia Selatan. Ular kobra sering bersembunyi di bawah tanah, di pepohonan, dan di bawah bebatuan. Semua jenis ular kobra memiliki bisa yang mematikan.

    Baca juga:  Ini 6 Jurus Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular Kobra

    Berikut 5 jenis ular kobra yang paling mematikan di dunia yang berhasil dirangkum TEMPO.CO dari berbagai sumber:

    1. Equatorial Spitting Cobra
    Ular Kobra jenis ini dapat ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Filipina, Brunei, Indonesia, dan Singapura. Ular ini hidup di ketinggian hingga sekitar 4.900 kaki. Beberapa ular kobra jenis ini juga tinggal di dekat pemukiman manusia. Makanan ular kobra Equatorial Spitting adalah hewan pengerat, mamalia kecil, kadal dan terkadang mereka juga memakan ular lain.

    Kobra Equatorial Spitting adalah salah satu kobra yang paling berbisa di dunia. Saat ular ini merasa terancam, ia akan meludahkan racun atau gigitan dengan mudah. Racun kobra ini mengandung racun neurotoksin, sitotoksin, dan cardiotoxins yang dapat menyebabkan kematian korban jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

    2. Monocled Cobra
    Kobra monocled tersebar luas di Asia Tenggara dan Selatan. Kobra monocled adalah ular yang memakan mamalia kecil, ular, amfibi, dan reptil lainnya. Hal serupa juga dilakukan oleh ular monocle saat merasa terancam. Ia bersiap-siap akan menyerang untuk membela diri. Racun yang dihasilkan cobra monocle sangat beracun dan merupakan campuran kompleks neurotoksin, cardiotoxins, dan myotoxins.

    3. Cape Cobra
    Ular kobra jenis ini dikategorikan sebagai ular endemik di Afrika bagian selatan. Ular kobra cape tinggal di berbagai habitat seperti, gurun dan daerah semi-gurun. Ular jenis ini berburu mangsa pada siang hari. Ular kobra cape adalah ular yang paling ditakuti di Afrika karena racunnya yang berbahaya dan juga kebiasaannya mengunjungi pemukiman manusia. Racunnya memiliki komponen neurotoksik dan sitotoksik dan gigitan dari ular ini akan menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani.

    4. Indian Cobra
    Salah satu ular yang paling berbisa hidup di India. Meskipun reputasinya terkenal ganas, ular ini sangat dihormati oleh umat Hindu. Bahkan disembah saat perayaan festival Hindu Nag Panchami. Ular ini ditemukan di hutan lebat dan terbuka, medan berbatu, lahan basah, ladang tanaman, dan bahkan pemukiman manusia. Gigitan kobra India menghasilkan racun yang kuat yang memiliki komponen neurotoksik dan sitotoksik. Racun ini memiliki kemampuan untuk melumpuhkan otot dan memicu kematian jika tidak ditangani dengan baik.

    5. Chinese Cobra
    Kobra Cina adalah makhluk berbisa yang hidup di Cina selatan. Banyak kasus gigitan ular jenis ini yang telah dicatat di Cina dan negara-negara tetangga. Kobra Cina mendiami padang rumput, hutan bakau, hutan, dan semak belukar. Ular memangsa hewan pengerat, amfibi, reptil yang lebih kecil, dan burung. Kobra Cina bisa sangat agresif dan menyerang jika merasa terancam. Neurotoksin dan sitotoksin adalah komponen utama dari racun kobra Cina. Gigitan yang kuat dapat menyuntikkan racun yang cukup untuk menyebabkan kematian pada manusia dewasa.

    Baca juga:
    Salmon dan 7 Makanan Ini Bisa Bikin Mood Tambah Asyik, Coba Yuk
    Heboh Ular Makan Manusia, Masih Mau Pelihara Ular? Cek 4 Ini Dulu

    Semua jenis ular kobra tidak akan pernah menyerang jika mereka tidak merasa terancam. Jika Anda secara kebetulan menemukan ular kobra, tetap tenang dan menjauhlah. Tidak perlu menusuk ular dengan tongkat atau melempar batu. Jika ular kobra berkunjung ke taman atau rumah Anda, segera  hubungi pihak yang sudah berpengalaman agar ditangkap dan dilepaskan kembali ke alam liar. Jika seseorang digigit ular, segera hubungi layanan pertolongan medis darurat dan pastikan korban diberi anti-racun dengan segera sebagai upaya untuk menyelamatkan nyawa.

    Jangan membunuh ular kecuali benar-benar diperlukan. Sebagian besar spesies ular kobra berada di daftar spesies yang terancam punah. Predator terbesar dari ular kobra dan semua ular lainnya adalah manusia. Biarkan makhluk indah berurusan dengan alam liar.

    WORLDATLAS| ANIMALSAKE | ALISHA ULFAH FIRDIANI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.