Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Waspada Mengolah Makanan, Bakteri Penyebab Penyakit Mengintai

Reporter

Editor

Susandijani

image-gnews
ilustrasi masak (pixabay.com).jpg
ilustrasi masak (pixabay.com).jpg
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap koki atau siapapun yang suka masak di dapur pasti ingin menyajikan masakan terbaik untuk anggota keluarga. Tapi hati-hati, salah mengolah bahan baku makanan justru dapat menyebabkan makanan tercemar bakteri dan menjadi penyebab penyakit.

Baca juga: Ngiler Nonton Aruna dan Lidahnya, Ini Kisah Sang Food Stylist

Bakteri yang sampai ke makanan dapat melalui berbagai cara. Di antaranya, bakteri yang bersumber dari bahan makanan itu sendiri, seperti buah-buahan dan sayuran. Dapat juga dari daging yang pencemarannya berasal dari penyembelihan yang tidak benar atau dari susu yang proses pemerahannya kurang steril.

Selain itu, bakteri bisa muncul dari peralatan yang digunakan dalam mengolah makanan, seperti pisau, panci, penggorengan, dan sebagainya. Karena itulah disarankan untuk memisahkan bahan-bahan makanan serta alat yang akan digunakan.
Ilustrasi pisau dapur. popculinary.com
Seperti misalnya, pisau yang digunakan untuk memotong daging harus dicuci bersih terlebih dahulu jika ingin digunakan untuk memotong sayuran .

Penanganan limbah rumah tangga yang tidak baik juga menjadi sumber bakteri muncul di makanan. Yang utama, ibu rumah tangga wajib paham mengenai kebersihan, baik anggota tubuh maupun tempat memasak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Para koki juga yang hobi masak di rumah juga harus paham betul mengenai keracunan akibat cemaran kuman atau bahan makanan yang berbahaya untuk tubuh seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil.

Baca juga: Tak Semua Jahat, Bakteri juga Ada yang Baik! Apa Fungsi Mereka?

TABLOIDBINTANG

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Orang Tua Dianjurkan Buat MPASI Sendiri daripada Beli di Pinggir Jalan

6 jam lalu

Ilustrasi bayi makan/menyuapi bayi. Shutterstock
Orang Tua Dianjurkan Buat MPASI Sendiri daripada Beli di Pinggir Jalan

MPASI yang dibuat sendiri di rumah diklaim memiliki kandungan dan takaran yang jauh lebih baik dibanding yang dijual di pinggir jalan.


Inilah 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Disarankan Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Daging

18 jam lalu

Ilustrasi daging sapi. Foto: Unsplash/PK
Inilah 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Disarankan Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Daging

Berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan daging.


Kanada Umumkan Program Makanan Sekolah Nasional

1 hari lalu

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tiba di stasiun kereta api pada peringatan kedua invasi Rusia ke Ukraina, Kyiv, 24 Februari 2024. Press service of the State Enterprise Company Ukrainian Railways Ukrzaliznytsia/Handout via REUTERS
Kanada Umumkan Program Makanan Sekolah Nasional

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan kebijakan pemerintah federal untuk melaksanakan Program Makanan Sekolah Nasional


Jakarta Food Festival 2024 Jadi Bukti Upaya Pemprov Stabilkan Harga Pangan

2 hari lalu

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membuka Jakarta Food Festival 2024 di pasar induk beras Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (20/6).
Jakarta Food Festival 2024 Jadi Bukti Upaya Pemprov Stabilkan Harga Pangan

Kegiatan ini menandakan komitmen Pemprov DKI untuk terus mempertahankan inflasi dan menjaga stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan pokok di DKI Jakarta.


Ciri-ciri Restoran Getok Harga di Eropa, Lihat dari Menu

4 hari lalu

Ilustrasi restoran. REUTERS
Ciri-ciri Restoran Getok Harga di Eropa, Lihat dari Menu

Restoran di tempat wisata yang pasang harga mahal sering kali memiliki menu yang begitu banyak.


Idul Adha di Gaza, Warga Palestina Rayakan dengan Kelaparan dan Kesengsaraan

6 hari lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
Idul Adha di Gaza, Warga Palestina Rayakan dengan Kelaparan dan Kesengsaraan

Idul Adha tahun ini yang jatuh pada Ahad 16 Juni 2024, banyak keluarga di Gaza yang makan makanan kaleng di tenda-tenda yang sesak


6 Makanan Paling Pedas di Dunia, Ada Sambal hingga Kimchi Jjigae

8 hari lalu

Makanan paling pedas di dunia. Foto: Canva
6 Makanan Paling Pedas di Dunia, Ada Sambal hingga Kimchi Jjigae

Ada banyak makanan paling pedas di dunia. Indonesia juga termasuk dengan menu sambalnya. Berikut ini daftar makanan terpedas.


Sulit Konsentrasi? Hindari Makanan dan Minuman Berikut

10 hari lalu

Ilustrasi anak tidak konsentrasi saat belajar. shutterstock.com
Sulit Konsentrasi? Hindari Makanan dan Minuman Berikut

Pola makan juga bisa bikin sulit konsentrasi. Berikut jenis makanan dan minuman yang sudah terbukti secara ilmiah bisa mengganggu konsentrasi.


Makanan Manis Bisa Bikin Bau Mulut

10 hari lalu

Ilustrasi makanan manis seperti cupcakes. Unsplash.com/Viktor Forgacs
Makanan Manis Bisa Bikin Bau Mulut

Mengonsumsi makanan tertentu dapat berperan besar menyebabkan bau mulut. Hal ini juga dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma mulut.


BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

11 hari lalu

Penjualan Makanan-Minuman Naik Selama Ramadan
BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

BI memperkirakan kinerja penjualan eceran bulan Mei 2024 meningkat, Indeks Penjualan Riil Mei 2024 tumbuh 4,7 persen secara tahunan.