Rabu, 17 Oktober 2018

Waspada Mengolah Makanan, Bakteri Penyebab Penyakit Mengintai

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi masak (pixabay.com).jpg

    ilustrasi masak (pixabay.com).jpg

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap koki atau siapapun yang suka masak di dapur pasti ingin menyajikan masakan terbaik untuk anggota keluarga. Tapi hati-hati, salah mengolah bahan baku makanan justru dapat menyebabkan makanan tercemar bakteri dan menjadi penyebab penyakit.

    Baca juga: Ngiler Nonton Aruna dan Lidahnya, Ini Kisah Sang Food Stylist

    Bakteri yang sampai ke makanan dapat melalui berbagai cara. Di antaranya, bakteri yang bersumber dari bahan makanan itu sendiri, seperti buah-buahan dan sayuran. Dapat juga dari daging yang pencemarannya berasal dari penyembelihan yang tidak benar atau dari susu yang proses pemerahannya kurang steril.

    Selain itu, bakteri bisa muncul dari peralatan yang digunakan dalam mengolah makanan, seperti pisau, panci, penggorengan, dan sebagainya. Karena itulah disarankan untuk memisahkan bahan-bahan makanan serta alat yang akan digunakan.
    Ilustrasi pisau dapur. popculinary.com
    Seperti misalnya, pisau yang digunakan untuk memotong daging harus dicuci bersih terlebih dahulu jika ingin digunakan untuk memotong sayuran .

    Penanganan limbah rumah tangga yang tidak baik juga menjadi sumber bakteri muncul di makanan. Yang utama, ibu rumah tangga wajib paham mengenai kebersihan, baik anggota tubuh maupun tempat memasak.

    Para koki juga yang hobi masak di rumah juga harus paham betul mengenai keracunan akibat cemaran kuman atau bahan makanan yang berbahaya untuk tubuh seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil.

    Baca juga: Tak Semua Jahat, Bakteri juga Ada yang Baik! Apa Fungsi Mereka?

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.