Ini Gejala Penyakit yang Ancam Hewan Peliharaan di Musim Hujan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor anjing mengenakan busana saat mengkuti ajang Peragaan Busana Hewan Peliharaan 2014 di New York, (7/2). REUTERS/Eric Thayer

    Seekor anjing mengenakan busana saat mengkuti ajang Peragaan Busana Hewan Peliharaan 2014 di New York, (7/2). REUTERS/Eric Thayer

    TEMPO.CO, Jakarta -  Bagi yang memiliki hewan peliharaan, musim hujan ini ada yang perlu diwaspadai. Terutama menyangkut penyakit yang mengancam hewan peliharaannya  saat musim hujan tiba.

    Baca juga: Musim Hujan: Mood dan 2 Penyakit Ini Ancam Hewan Peliharaan

    DoveLewis Veterinarian & Critical Care Specialist Dr. Ladan Mohammad-Zadeh, menyebutkan bahwa genangan air kotor di jalan atau di halaman bisa menjadi sumber masalah bagi hewan peliharaan kita.

    "Air genangan yang kotor dapat membawa bahan kimia beracun atau bakteri dan parasit berbahaya yang bisa membuat hewan peliharaan sakit, “ ujar Zadeh.

    Anda pun sebaiknya mengetahui perkiraan gejala penyakit yang mengancam mereka saat musim hujan ini. Gejala Leptospirosis, misalnya, adalah termasuk demam, menggigil, nyeri otot, keengganan untuk bergerak, peningkatan rasa haus, perubahan buang air kecil, dehidrasi, muntah, diare, kehilangan nafsu makan, lesu dan peradangan yang menyakitkan di dalam mata. Tanda-tanda lain mungkin termasuk gangguan pendarahan yang mengarah pada muntahan darah, urine, tinja atau air liur serta mimisan.

    Gejala Giardia termasuk diare, muntah, penurunan berat badan dan kelesuan. Sementara itu gejala konsumsi racun dapat bervariasi tergantung pada apa yang telah dicerna. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai adalah kekurangan energi, muntah, infeksi, diare, kurang nafsu makan dan sakit perut.

    Apa yang harus dilakukan jika hewan peliharaan Anda menunjukkan gejala tersebut? Carilah perawatan hewan segera. Perawatan dini sangat penting dengan kasus leptospirosis dimana bakteri dapat menyebabkan kerusakan organ permanen.


    KATU.COM | ANIMALFAIR.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.