Huruf Kapital, Kaesang Protes Disebut Jokowi Jual Pisang Goreng

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putera bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep melayani para pelanggannya saat peresmian gerai Sang Pisang di Surabaya, Jawa Timur, 24 Maret 2018. Gerai tersebut merupakan gerai Sang Pisang pertama di Surabaya. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Putera bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep melayani para pelanggannya saat peresmian gerai Sang Pisang di Surabaya, Jawa Timur, 24 Maret 2018. Gerai tersebut merupakan gerai Sang Pisang pertama di Surabaya. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak bungsu Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Kaesang Pangarep memang suka mencuit berbagai hal di media sosial. Kali ini Kaesang protes kepada ayahnya karena dibilang menjual pisang goreng. "PISANG NAGET PAK BUKAN PISANG GORENG," kata Kaesang saat diunggah pada 8 Desember 2018.

    Baca: Acara Keluarga Jokowi di Bogor Jadi Trending Topic di Twitter

    Kaesang menulis kalimat singkatnya menggunakan huruf kapital. Biasanya bila orang menulis dalam huruf kapital, sering diartikan para pembaca pesan bahwa si penulis sedang dalam keadaan marah.

    Jokowi sebelumnya berpesan bahwa ia selalu bersyukur sebagai orang tua. Ia merasa diberikan anak-anak yang mandiri dan memikul tanggung jawab sendiri oleh Tuhan. "Ada yang menjual kopi, ada yang berjualan martabak, juga ada yang menjual pisang goreng," katanya.

    Jokowi menyebut anak-anaknya yang sudah menjadi pengusaha. Anak pertama Jokowi, Gibran Rakabuming adalah pengusaha martabak. Menantu Jokowi, Bobby Nasution, telah memulai usahanya menjual kopi lokal. Terakhir, Kaesang Pangarep telah terkenal dengan usahanya menjual nugget pisang.

    Menurut Jokowi, dengan semua usaha yang dilakukan anak-anaknya, Jokowi tidak perlu lagi memikirkan pekerjaan mereka. "Saya tidak perlu lagi memikirkan mereka harus bekerja di mana dan pekerjaan apa," katanya.

    Baca: Jokowi Ikut Senam Tera Bareng 20 Ribu Peserta di Kebun Raya Bogor

    Sudah ada 2.900an cuitan yang mengomentari cuitan protes Kaesang kepada bapaknya. Walau marah kepada ayahnya, tetap saja Kaesang menuliskan biodata twitternya dengan menandai ayahnya. "Penjual Pisang Yang Di-Notice Bapak Presiden," tulis Kaesang dalam biodata twitternya.

    TWITTER | INSTAGRAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.