Achmad Zaky Diserang Netizen, Ini Perjalanan Kariernya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky (tengah) menjadi panelis pada sesi Youth Dialogue 2018 dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal

    Pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky (tengah) menjadi panelis pada sesi Youth Dialogue 2018 dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal

    TEMPO.CO, Jakarta - Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky tengah diserang netizen usai menulis sebuah cuitan tentang industri 4.0 yang menyinggung presiden baru. Dalam hal ini, netizen pendukung Joko Widodo alias Jokowi sontak meramaikan cuitan dari Zaky tersebut.

    Baca: Tagar Uninstall Bukalapak Menjadi Trending, karena Twit Pendiri

    Dia menuliskan dana riset dan pengembangan di Amerika sebesar US$ 511 miliar, Cina US$ 451 miliar, Jepang US$ 165 miliar, Jerman US$ 118 miliar, Korea US$ 91 miliar, Taiwan US$ 33 miliar, Australia US$ 23 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, Singapore US$ 10 miliar, dan Indonesia US$ 2 miliar. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis akun @achmadzaky pada 14 Februari 2019.

    Alhasil, hingga pukul 22.40 tagar #uninstallbukalapak menjadi viral dan telah dicuitkan hingga mencapai 5.100. Bukalapak adalah salah satu start up Unicorn prestasinya yang melejit. Intip perjalanan karier Achmad Zaky.

    1. Mengerjakan software quickcount pemilu sebuah stasiun televisi
    Karier Zaky berawal dari keaktifannya di dunia teknologi sewaktu menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung atau ITB. Dilansir dari wawancara Hipwee dengan Zaky di tahun 2016 silam, pada saat itu ia mendapatkan tawaran mengerjakan software quickcount pemilu dengan nilai 1,5 juta untuk sebuah stasiun televisi nasional.

    2. Membuka usaha kuliner mi ayam
    Setelah lulus kuliah, ia dipengaruhi oleh teman-temannya untuk berwirausaha. Saat itu, ia langsung memutuskan untuk membuka sebuah kedai mi ayam. Dilansir dari techinasia pada tahun 2014, Zaky menghabiskan seluruh uang hasil menang dari berbagai perlombaan untuk membangun usaha kuliner tersebut. Sayangnya, usaha tersebut bangkrut.

    Baca: Achmad Zaky: Produk Dalam dan Luar Negeri di Bukalapak, 50 - 50

    3. Mulai membuka Bukalapak
    Bermodal pengalaman membangun sistem IT saat dibangku kuliah, ia pun memutuskan untuk membuka Bukalapak guna menyalurkan UMKM lewat internet. Jatuh bangun pun harus dilewati Achmad Zaky karena kurangnya minat masyarakat di tahun 2009 untuk berjualan online. Namun, karena kemajuan zaman dan teknologi, hingga tahun 2011, sudah ada sekitar 10.000 pedagang yang bergabung di Bukalapak.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | AVIT HIDAYAT | MARTA WARTA SILABAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.