Cegukan seperti Sandiaga Uno? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cegukan (Pixabay.com)

    Ilustrasi cegukan (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno tidak hadir dalam konferensi pres dan deklarasi kemenangan yang digelar calon presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. Ketidakhadiran Sandi dikarenakan ia harus beristirahat karena sedang cegukan.

    BacaTak Temani Prabowo, Sandiaga Dikabarkan Sakit Cegukan

    "Iya lagi di belakang tadi suaranya habis. Dia cegukan enggak berhenti dari jam sepuluh pagi," kata Miftah ketika dihubungi Tempo.

    Cegukan memang bukan masalah kesehatan berbahaya atau gangguan besar, tapi sangat mengganggu. Gangguan yang juga sering disebut dengan hiccup atau spasme ini disebabkan oleh kontraksi sekat rongga tubuh atau diafragma yang terjadi secara mendadak. Kontraksi tersebut menyebabkan tarikan napas yang diakhiri secara refleks dengan tertutupnya lubang di antara kedua pita suara dan akhirnya menimbulkan suara khas cegukan.

    Kejadian ini bisa muncul sesekali dan bisa juga berulang-ulang dan sukar dikendalikan. Dalam beberapa kasus, cegukan bisa berlangsung lama, bahkan lebih dari dua hari. Penyebabnya bisa jadi karena iritasi pada saraf frenikus yang terletak dekat kerongkongan.

    Dikutip dari laman Web MD, cegukan dapat terjadi karena beberapa alasan, baik fisik maupun emosional. Beberapa di antaranya adalah makan terlalu banyak atau terlalu cepat, merasa gugup atau bersemangat, minum minuman berkarbonasi atau terlalu banyak alkohol, stres, perubahan suhu yang tiba-tiba, atau menelan udara sambil mengisap permen atau permen karet.

    Bagaimana mengatasi gangguan yang menyebalkan ini? Umumnya orang menggunakan cara-cara sederhana, seperti minum air dingin, makan makanan manis seperti permen atau madu, menarik napas panjang lalu menahannya sekitar 10 detik sebelum diembuskan kembali, atau bernapas cepat dengan kantung tertutup dalam waktu singkat atau sekitar 3 menit hingga cegukan reda.

    Jika tidak reda berhari-hari, bisa jadi cegukan ini disebabkan oleh penyakit yang lebih serius, seperti  tumor, gondok, atau kista di leher. Cegukan yang berlangsung lama juga bisa karena gangguan sistem saraf pusat seperti ensefalitis atau meningitis, atau gangguan metabolisme seperti diabetes atau gagal ginjal. Obat seperti steroid atau obat penenang juga dapat memicu cegukan jangka panjang. 

    Baca: 6 Kiat Atasi Cegukan, Masalah Kesehatan Ringan yang Menjengkelkan

    WEB MD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.