Penis Mengecil dan Ukurannya Menyusut, Ini 6 Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kanker penis. Shutterstock

    Ilustrasi kanker penis. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi penis mengecil bisa jadi bukan masalah sepele bagi para pria. Berbeda dengan mikropenis atau ukuran penis kecil, penis mengecil atau atrofi penis terjadi karena faktor-faktor tertentu. Ukuran penis seorang pria dapat mengecil meskipun tidak signifikan. Biasanya, menyusutnya penis hanya beberapa inci saja dan kurang dari 1 centimeter.

    Pada beberapa kasus, menyusutnya penis bisa terjadi permanen. Namun tidak menutup kemungkinan juga kondisi ini dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup.

    Ukuran penis setiap pria tentu bervariasi. Selama ini ukuran penis kerap dikaitkan dengan ras atau etnis, padahal informasi itu tidak selamanya benar. Tapi satu yang pasti: seorang pria yang menua tentu akan mengalami penyusutan ukuran penis dan testis.

    Penyebab penis mengecil di antaranya adalah:

    1. Penuaan
    Ketika seseorang menua, ukuran penis dan testis bisa menyusut. Salah satu faktor pemicunya adalah penumpukan lemak di arteri yang menyebabkan aliran darah ke penis tidak selancar dulu. Dari waktu ke waktu, jaringan erektil di sekitar penis juga bisa mengalami gesekan akibat aktivitas olahraga atau hubungan seksual. Alhasil, terbentuk jaringan parut di sekitar penis. Hal ini dapat menyebabkan penis mengecil bahkan membatasi kemampuan ereksi.

    2. Obesitas
    Kelebihan berat badan atau obesitas terutama di perut bagian bawah juga dapat membuat penis tampak lebih pendek. Tumpukan lemak bisa menutupi bagian atas penis. Itulah mengapa bagi orang yang mengalami obesitas, penis mereka bisa terlihat lebih kecil. Bahkan pada kasus obesitas ekstrem, tumpukan lemak dapat menutupi penis.

    3. Operasi prostat
    Setidaknya 70 persen pria akan mengalami penyusutan ukuran penis setelah menjalani prosedur pengangkatan kelenjar prostat yang terkena kanker. Prosedur ini disebut dengan radical prostatectomy.

    Hingga kini, para peneliti masih terus mencari tahu apa penyebab penis tampak lebih kecil setelah prosedur prostactectomy. Salah satu dugaan terbesar adalah penis mengecil karena ada kontraksi otot di lipatan paha sehingga penis seakan “tertarik” ke arah tubuh.

    Tak hanya itu, kesulitan mengalami ereksi setelah operasi prostat juga membuat jaringan erektil sekitar penis membutuhkan asupan oksigen. Kondisi ini menyebabkan sel otot di sekitar penis semakin menyusut.

    4. Penyakit Peyronie
    Penderita penyakit Peyronie bisa saja memiliki bentuk penis yang melengkung sedemikian rupa sehingga penetrasi menjadi terasa nyeri atau bahkan mustahil. Bahkan, Peyronie juga dapat mengurangi panjang penis.

    5. Konsumsi obat
    Beberapa jenis pengobatan juga bisa menyebabkan penis mengecil. Biasanya, obat-obat yang bisa memicu atrofi penis adalah antidepresan, obat hiperaktif, atau obat untuk mengatasi pembesaran prostat.

    6. Merokok
    Substansi kimia yang ada di rokok juga dapat menyebabkan cedera pada pembuluh darah di penis. Akibatnya, darah tidak dapat mengalir ke penis dengan lancar untuk ereksi.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.