5 Kebiasaan Buruk yang Kelak Disesali Seumur Hidup

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menangis (pixabay.com)

    Ilustrasi menangis (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada umumnya, manusia memiliki banyak hal yang disesali kemudian, baik itu harapan yang tak pernah diupayakan, kebiasaan buruk, atau dilakukan tetapi dengan cara yang salah. Seringkali kita berandai-andai apa yang mungkin terjadi jika seandainya melakukan semuanya dengan cara yang benar.

    Apa yang bisa kita dapatkan jika semuanya dilakukan dengan tepat waktu? Keputusan merupakan penentu kebahagiaan sekaligus penyesalan. Mulailah bijak dalam memutuskan sesuatu.

    Dilansir laman Shield Spirit, berikut lima kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan sebelum berusia 30 tahun. Putuskan untuk meninggalkan kebiasaan buruk atau menyesal seumur hidup.

    1. Ketergantungan ponsel
    Saat ini semua bisa dilakukan dengan telepon seluler. Ada banyak aplikasi yang bisa membantu melakukan semuanya. Tak heran jika pada 2012, 66 persen pengguna mengaku nomofobia, ketakutan saat terpisah dari ponsel.

    Penderita nomofobia semakin hari semakin banyak. Untuk mengakhiri nomofobia, lakukan hal ini.
    - Mengunduh aplikasi yang bisa mengatur jam atau waktu menggunakan ponsel.
    - Tidak menggunakan ponsel saat bertemu seseorang.
    - Tidak menggunakannya saat makan.
    - Tidak menyentuh ponsel setelah pukul 23.00

    2. Menyimpan semua uang dalam satu rekening
    Pada 2014, Princeton Survey Research Associates International menemukan bahwa 36 persen orang dewasa tidak menabung untuk pensiun mereka. Lakukan hal ini sebagai solusi. Buat rekening tabungan lain. Dan setiap gajian, sisihkan sebagian untuk rekening tersebut. Bayangkan jika Anda menyisihkan Rp 500 ribu setiap bulan, di akhir tahun Anda telah mengumpulkan tabungan sebesar Rp 6 juta. Bagaimana jika Anda menyisihkan dua kali dalam sebulan?

    3. Memendam dendam
    Ketika seseorang telah menyakiti Anda, terutama yang Anda percaya, tentu akan menimbulkan sakit hati dan kemarahan. Itu wajar. Namun, jika kemarahan itu menjadi sebuah dendam dan dirawat dalam waktu yang lama, itu berbahaya.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Science the Association menunjukkan kenangan menyakitkan dan perasaan benci dapat memiliki dampak negatif serius pada kesehatan emosional Anda.

    Lakukan hal ini: Cobalah memaafkan kesalahan orang yang pernah menyakiti. Menyimpan dendam hanya akan lebih menyakiti daripada sakit yang ia buat.

    4. Menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan hubungan yang serius
    Anggapan yang mengatakan usia 25 tahun sudah seharusnya hidup berumah tangga adalah sebuah konstruksi sosial. Usia 20-an adalah waktu untuk eksplorasi dan mencari tahu apa yang diinginkan. Tapi, bukan berarti Anda terlarut dalam pemikiran panjang untuk mencoba menjalin hubungan serius.

    5. Merokok dan pecandu alkohol
    Menurut The American Heart Association, perokok meninggal rata-rata 10 tahun lebih cepat ketimbang yang bukan perokok. Sepertiga dari kematian disebabkan oleh penyakit jantung koroner, 90 persen kematian akibat kanker paru-paru karena merokok dan asap rokok.

    Buat yang berkebiasaan merokok setelah makan, carilah tempat makan yang tidak membolehkan merokok. Jika demikian, Anda tentu memilih buah atau permen sebagai pengganti rokok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.