Banyak Hoax Kesehatan, Yuk Jangan Ragu Verifikasi ke Dokter Asli

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi remaja sedang konsultasi dokter. shutterstock.com

    Ilustrasi remaja sedang konsultasi dokter. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perwakilan Dokter Halodoc Iman Teguh Badruzzaman mengingatkan masyarakat untuk lebih bersikap kritis terhadap informasi kesehatan yang beredar. "Hal ini menjadi tantangan kita bersama dalam mewujudkan ekosistem di industri kesehatan Indonesia yang kondusif," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 14 November 2019.

    Bertepatan dengan momentum Hari Kesehatan Nasional, Halodoc meluncurkan kampanye #TanyaDokterAsli dengan menggandeng Bunga Citra Lestari (BCL). BCL adalah sosok pekerja seni sekaligus ibu dengan mobilitas tinggi namun tetap memprioritaskan kualitas kesehatan keluarga. Kampanye ini diluncurkan guna mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya berkomunikasi langsung dengan dokter tepercaya untuk mendapatkan informasi dan saran seputar kesehatan.

    Perputaran informasi yang begitu cepat dan mudah membuat masyarakat terpapar begitu banyak referensi yang belum tentu kredibel, termasuk seputar kesehatan. Merujuk pada data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sepanjang Agustus 2018-Februari 2019, hoaks terkait kesehatan menjadi salah satu hoaks tertinggi setelah hoaks politik. Terlebih di tengah kondisi literasi tentang kesehatan masyarakat yang masih cenderung rendah, masyarakat dituntut semakin bijak untuk mengakses informasi dari profesional dan ahli kesehatan yang tepercaya.

    Sebagai seorang tenaga kesehatan, Iman mendukung sekali kampanye bertanya kepada dokter asli untuk mengedukasi masyarakat untuk mengakses informasi kesehatan langsung dari dokter yang tepercaya. "Selain itu, melalui pemanfaatan teknologi juga memberikan kesempatan bagi saya untuk turut memperluas akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia," kata Iman.

    Bunga Citra Lestari BCL menceritakan sebagai seorang pekerja seni yang memiliki mobilitas tinggi, ia semakin sadar bahwa kebutuhan akses kesehatan yang mudah, aman, dan tepercaya menjadi hal yang sangat penting saat ini. Terlebih di tengah banyaknya informasi seputar kesehatan yang belum jelas kebenarannya. "Melalui kampanye #TanyaDokterAsli, saya ingin mengajak masyarakat, terutama para orang tua yang memegang peran vital dalam mengupayakan kesehatan keluarganya untuk langsung berkomunikasi dengan dokter-dokter yang sudah tepercaya untuk memberikan informasi kesehatan yang sesuai dengan kondisi dan keluhan kita," katanya.

    Vice President of Marketing Halodoc - Felicia Kawilarang mengatakan sejak didirikan pada 2016, timnya fokus untuk memperluas akses kesehatan berbasis teknologi bagi masyarakat yang tidak hanya mudah diakses namun juga aman dan tepercaya. Salah satu fitur terbaik dan menjadi yang terbanyak digunakan oleh pengguna adalah fitur ‘Bicara dengan Dokter’, karena melalui fitur ini pengguna dapat berkomunikasi dengan dokter asli dan tepercaya. "Kini, melalui kampanye #TanyaDokterAsli, kami ingin mengajak lebih banyak masyarakat untuk bisa berkonsultasi dengan lebih dari 20.000 dokter terverifikasi yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc,” kata Felicia.

    Dalam proses kurasi dokter, Halodoc memiliki beberapa tahap mulai dari pemeriksaan lisensi yang harus dimiliki oleh para dokter, hingga proses pelatihan bagi dokter tentang bagaimana cara menjawab pasien dengan menggunakan teknologi dalam aplikasi Halodoc. Selain itu, lebih dari 60 persen dokter yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc sudah memiliki pengalaman praktik lebih dari 5 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.