Biasa Makan Tergesa-gesa, Cek Dampaknya bagi Tubuh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan sambil bekerja. casaluci.com

    Ilustrasi makan sambil bekerja. casaluci.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat yang punya kebiasaan buruk makan terlalu cepat, waspadalah. Makan cepat atau tergesa-gesa, apalagi tak mengunyah dengan benar, bisa merugikan kesehatan. Padahal, otak harus selalu diberi waktu untuk memproses dan menikmati makanan.

    Berikut masalah yang bisa muncul bila makan terlalu cepat, seperti dilansir Indian Express.

    1. Makan berlebihan
    Salah satu alasan perlunya memperlambat kecepatan makan karena dapat menyebabkan makan terlalu banyak. Makan berlebihan pada gilirannya dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak perlu. Ketika otak tidak diberi waktu untuk menyadari perut telah penuh, maka ini bisa membuat Anda makan lebih banyak, termasuk perkara kalori.

    2. Risiko obesitas
    Obesitas terutama menyerang mereka yang makan cepat, bukannya semata karena kurangnya kekuatan kemauan, tidak aktif dan diet yang buruk. Cobalah makan perlahan.

    3. Pencernaan yang buruk
    Bagaimana makanan akan dicerna ketika mengonsumsinya dengan cepat? Mereka yang makan dengan cepat, mengambil gigitan besar, dan menelan makanan tanpa mengunyah dengan benar. Terkadang, diselingi dengan minum air atau minuman lain. Kebiasaan makan ini buruk karena bisa membuat makanan tidak bisa dicerna dengan benar dan menyebabkan iritasi.

    4. Resistensi insulin
    Makan dengan cepat dapat menyebabkan resistensi insulin yang ditandai dengan kadar gula darah dan insulin yang tinggi. Agar sederet hal buruk ini tak terjadi, perlambat makan, jangan melewatkan jam makan karena saat merasa lapar berlebihan, Anda cenderung makan lebih banyak dari yang seharusnya.

    Saat makan, hindari duduk di depan televisi dan atau layar komputer karena dapat mengalihkan perhatian dan membuat Anda kehilangan fokus berapa banyak yang sudah dimakan. Selain itu, kunyah makanan dengan benar sebelum menelan. Anda juga dapat mencoba mengambil gigitan kecil dan meletakkan garpu atau sendok setelah suapan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!