Pentingnya Vitamin dan Suplemen saat Pandemi COVID-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Di Indonesia, kasus virus corona telah meningkat drastis hingga mencapai angka ribuan. Menurut Rico Mardiansyah, Kasub Advokasi Hukum dan Humas Kementerian Kesehatan, virus ini sangat mudah menular melalui kontak perorangan secara langsung, terutama yang memiliki imunitas tubuh rendah.

    Sejauh ini, pemerintah Indonesia belum mengambil langkah lockdown seperti negara-negara lain. Imbauan social distancing pun sudah dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

    Selain itu, ada juga anjuran mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk penambah daya tahan tubuh mengingat COVID-19 rentan menyerang orang dengan imunitas rendah. Adapun, produk yang paling banyak dicari lewat aplikasi adalah vitamin, suplemen, adalah peningkat daya tahan tubuh, yang terdiri atas vitamin C, multivitamin yang mengandung zat besi, serta kunyit.

    “Kenaikan terasa sejak sejak awal Maret, kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini" ujar Natali Ardianto, CEO Jovee dalam.

    Pada dasarnya, sistem imun dapat ditingkatkan oleh nutrisi yang mendukung. Bagi masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian, dapat mengonsumsi suplemen dan vitamin untuk mendapatkan asupan nutrisi tambahan.

    Beberapa asupan yang diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh adalah vitamin C, zat besi, dan kunyit. Ketiga bahan ini ampuh menjaga sistem kekebalan tubuh.

    Vitamin C tidak diragukan lagi memiliki peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan antioksidan. Vitamin C juga dapat mencegah kerusakan dan memperbaiki sel yang rusak akibat virus dan bakteri.

    Lalu, bagaimana dengan multivitamin yang mengandung zat besi dan kunyit? Multivitamin mengandung 13 nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, ditambah zat besi yang dapat merangsang sel kekebalan tertentu dan mampu mengurangi stres oksidatif.

    Tidak hanya itu, zat besi dapat mengurangi risiko infeksi serta meningkatkan respons kekebalan pada orang yang lebih tua secara signifikan. Hal ini tentu sangat mendukung untuk melawan berbagai macam virus yang menyebabkan penyakit, termasuk virus corona.

    Sedangkan kunyit memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh. Kunyit dikenal dapat membantu pengeluaran toksin dari tubuh. Kandungan kurkumin juga berperan sebagai anti-inflamasi dan antioksidan.

    “Untuk saat ini, beberapa jenis suplemen memang direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti vitamin C, zat besi, maupun kunyit atau temulawak. Konsumsi vitamin secara rutin bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh. Pencegahan ini dapat dilakukan terhadap infeksi virus maupun bakteri, aman dikonsumsi setiap hari. Pastikan suplemen yang dikonsumsi terdaftar secara resmi dan ikuti aturan pakainya,” papar dr. Fala Adinda, dokter dan konsultan kesehatan Jovee.

    Bagaimana mendapatkan suplemen atau multivitamin yang sesuai dengan kebutuhan? Jika Anda memiliki kondisi medis atau sedang menjalani pengobatan tertentu, konsultasikan dengan dokter terlebih dulu. Kemudian, pastikan kandungan suplemen sesuai dengan keperluan karena setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.