Hindari 3 Kesalahan Ini Saat Masak untuk Sambut Hari Raya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memasak. Unsplash.com/Jason Briscoe

    Ilustrasi memasak. Unsplash.com/Jason Briscoe

    TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh umat Muslim di dunia akan menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran pada Minggu, 24 Mei 2020. Sebagai puncak bulan Ramadan, banyak orang pun akan merayakannya dengan menyajikan berbagai makanan khas. Ini termasuk opor ayam, ketupat, ati ampela sambal balado dan sebagainya. Apakah Anda sedang masak makanan itu saat ini?

    Dalam memasak makanan tradisional itu, setidaknya ada tiga kesalahan umum yang sering dilakukan. Agar tidak salah langkah dan dilakukan pada persiapan makan-makan di Lebaran tahun ini, situs The Kitchn dan Productive Muslim pun membagikan tipsnya.

    Memasak dengan keadaan lapar
    Kesalahan pertama yang secara tak sengaja sering dilakukan masyarakat saat memasak untuk persiapan Lebaran adalah mengerjakannya waktu lapar. Sebab dalam kondisi ini, otak Anda akan dipengaruhi oleh kebutuhan pemenuhan perut. Alhasil, makanan yang dimasak akan dibuat secara berlebihan yang akhirnya bisa tersisa dan kemungkinan mubazir. Jadi ada baiknya, Anda memasak dalam keadaan kenyang agar jumlah makanan menjadi lebih rasional.

    Memasak makanan yang bertahan satu hari saja
    Saat memasak lebih dari satu varian makanan, pastikan bahwa tidak semua makanan itu hanya bisa bertahan seharian saja. Melainkan, pastikan beberapa jenisnya lebih enak lagi untuk disajikan esok hari agar bisa dikonsumsi kembali. Misalnya, ada makanan kering seperti dendeng yang bisa dikonsumsi hingga esok hari beserta dengan makanan bersantan seperti lodeh yang harus dihabiskan di hari tersebut.

    Memilih makanan tinggi lemak dan sodium saja
    Memasak makanan tinggi lemak dan sodium memang cocok dihidangkan saat bulan Ramadan. Sayangnya, keduanya dapat menyebabkan dehidrasi terlebih dengan musim panas seperti saat ini. Sebagai saran, tambahkanlah beberapa menu yang juga baik dalam menyeimbangkan kebutuhan hidrasi dan gizi harian Anda. Ini termasuk yang tinggi serat seperti buah dan sayuran.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | THEKITCHN | PRODUCTIVEMUSLIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.